Hidup pastikan aman tenteram dunia wal akhirat kalau saja kita selalu bertafakur untuk mengingat Allah dan mengingat kehidupat akhirat, minimal 5 menit dalam sehari semalam
Kamis, 24 April 2014
Zuhud
1 Zuhud seluruhnya terdapat di antara dua kalimat dari ayat Alqur’an. Allah SWT berfirman: supaya kamu tidak berduka atas apa yang luput darimu, dan tidak terlalu gembira atas apa yang diberikan Nya kepadamu (QS 57:23) . Maka, barangsiapa yang tidak berduka atas apa yang telah lewat, dan tidak terlalu bergembira dengan yang didapat, dia telah mengambil zuhud dalam kedua sisinya (secara sempurna).
2 Zuhud di dunia adalah pendek angan-angan, bersyukur ketika mendapatkan nikmat, dan menjauhi segala hal yang haram.
3 Zuhud adalah perbuatan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah.
4 Tidak akan binasa orang yang hemat, dan tidak akan menjadi miskin orang yang zuhud.
5 Seutama-utama zuhud adalah menyembunyikan zuhud.
6 Zuhud adalah kekayaan.
7 Orang yang zuhud terhadap dinar dan dirham adalah lebih mulia daripada dinar dan dirham.
8 Zuhudlah di dunia, niscaya Allah akan memperlihatkan kepadamu aib-aib dunia itu, dan janganlah engkau lalai, maka sesungguhnya engkau bukanlah orang yang tidak mengerti akan dirimu sendiri.
9 Beruntunglah orang-orang yang zuhud di dunia; yang merindukan kehidupan akhirat. Mereka adalah orang-orang yang telah menjadikan bumi sebagai hamparan, tanahnya sebagai tilamnya, airnya untuk bersuci, Alqur’an sebagai syiarnya, dan do’a sebagai bantalnya. Kemudian mereka meninggalkan dunia sama sekali sebagaimana yang ditempuh al-Masih (`Isa a.s.).
10 Kekayaan yang paling mulia adalah meninggalkan banyak keinginan.
11 Sesungguhnya orang-orang yang zuhud di dunia, hati mereka menangis walaupun mereka tertawa, kesedihan mereka bertambah wa laupun mereka berbahagia, dan mereka membenci diri mereka wa laupun mereka senang dengan rezeki yang dikaruniakan kepada mereka.
12 Tidak ada kezuhudan (yang lebih utama) seperti kezuhudan terhadap segala hal yang haram.
13 Imam `Ali a.s. berkata dalam menyifati orang-orang yang zuhud, “Mereka adalah orang-orang yang tinggal di dunia, tetapi mereka bukan termasuk penghuninya; mereka hidup di dunia, tetapi mereka seperti yang bukan berasal dari dunia.”
14 Jika engkau tidak membutuhkan sesuatu, maka tinggalkanlah ia dan ambillah yang engkau butuhkan saja.
HIJAB ITU MELINDUNGI & MEMULIAKAN DIRI,
HIJAB ITU MELINDUNGI & MEMULIAKAN DIRI,Ada sebagian yang terkesan meremehkan..
Bahwa wanita yang berhijab itu belum tentu baik kelakuannya.
Akan tetapi wanita yang baik iman sudah pasti berhijab bukan?Ada juga yang terkesan menyepelekan..Bahwa wanita yang enutup aurat belum tentu tak berbuat dosa...Ada pula yang terkesan apatis...Bahwa wanita berhijab itu bukan jaminan akan dekat dengan Allah..Dan yang lebih parah ada pula yang berkata :"LEBIH BAIK TIDAK BERHIJAB KALAU KELAKUAN MASIH PENUH MAKSIAT"Itu adalah perkataan yang menyesatkan. Yang sudah seharusnya kita abaikan. Yang baik ditampakkan jelek. Yang jelek ditampakkan baik..Ketahuilah..Berhijab (menutup aurat) itu adalah bentuk ketaatan.
Minimal ia telah menggugurkan dosa kewajiban menutup aurat.
Wanita berhijab itu ingin mendekat kepada Allah...Hijab itu adalah untuk memperjelas jati diri. Membedakan yang baik dan yang tidak baik. Melindungi kehormatan dan kemuliaan yang tak akan tergantikan. (Q.S. Al-Ahzab 59)Hijabmu akan sangat menentukan pasangan hidupmu. Karena wanita yang taat sangat berhak mendapatkan pendamping yang taat. Itu janji Allah dalam firman-Nya. Bukan hanya sekedar kata-kata manis tanpa makna...Hijab itu adalah penjaga diri bagi godaan lelaki yang tidak taat. Dan wanita berhijab adalah perhiasan terindah bagi lelaki yang taat...Mengapa harus berhijab ?Karena itu adalah perintah-Nya.
Karena itu akan melindungi wanita dari gangguan lelaki yang suka maksiat. Seperti yang ditegaskan dalam firman-Nya...Maka mulialah wanita berhijab di hadapan Allah.
Dan berbahagialah. اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ.
Bahwa wanita yang berhijab itu belum tentu baik kelakuannya.
Akan tetapi wanita yang baik iman sudah pasti berhijab bukan?Ada juga yang terkesan menyepelekan..Bahwa wanita yang enutup aurat belum tentu tak berbuat dosa...Ada pula yang terkesan apatis...Bahwa wanita berhijab itu bukan jaminan akan dekat dengan Allah..Dan yang lebih parah ada pula yang berkata :"LEBIH BAIK TIDAK BERHIJAB KALAU KELAKUAN MASIH PENUH MAKSIAT"Itu adalah perkataan yang menyesatkan. Yang sudah seharusnya kita abaikan. Yang baik ditampakkan jelek. Yang jelek ditampakkan baik..Ketahuilah..Berhijab (menutup aurat) itu adalah bentuk ketaatan.
Minimal ia telah menggugurkan dosa kewajiban menutup aurat.
Wanita berhijab itu ingin mendekat kepada Allah...Hijab itu adalah untuk memperjelas jati diri. Membedakan yang baik dan yang tidak baik. Melindungi kehormatan dan kemuliaan yang tak akan tergantikan. (Q.S. Al-Ahzab 59)Hijabmu akan sangat menentukan pasangan hidupmu. Karena wanita yang taat sangat berhak mendapatkan pendamping yang taat. Itu janji Allah dalam firman-Nya. Bukan hanya sekedar kata-kata manis tanpa makna...Hijab itu adalah penjaga diri bagi godaan lelaki yang tidak taat. Dan wanita berhijab adalah perhiasan terindah bagi lelaki yang taat...Mengapa harus berhijab ?Karena itu adalah perintah-Nya.
Karena itu akan melindungi wanita dari gangguan lelaki yang suka maksiat. Seperti yang ditegaskan dalam firman-Nya...Maka mulialah wanita berhijab di hadapan Allah.
Dan berbahagialah. اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ.
Sukses Ruhani
Ibnu Ath-thailah Ass-Sakandari
”Diantara tanda-tanda peneguhan Allah Azza wa-Jalla kepadamu dalam suatu hal, adalah peneguhanNya padamu di dalamnya disertai keberhasilan.”
Dalam soal ibadah kita butuh kemantapan dan peneguhan yang kokoh. Namun
peneguhan itu tetap datang dari Allah Azza wa-Jalla, dan karena itu
kita perlu mengenal apakah posisi kita sedang diberi keteguhan oleh
Allah Azza wa-Jalla dalam suatu hal, khususnya ibadah, atau amaliyah
lainnya?
Tanda-tanda peneguhan itulah yang perlu kita cermati. Diantaranya adalah keberhasilan anda dalam membuahkan konsistensi terhadap suatu perkara tersebut. Buah dari keteguhan dalam menempuh Jalan Allah adalah akhlak dan adab yang mulia.
Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzily ra, mengatakan, “Faidahnya karomah itu adalah pengenalan rasa yaqin dari Allah Swt. melalui Ilmu, Qudrat dan IradatNya serta Sifat-sifat AzaliNya yang terpadu, tidak sama sekali terpisah, dan perkara yang tidak sama sekali terpisah. Seakan-akan satu sifat yang tunggal yang berdiri dengan Dzat Yang Satu, yang menjadi sama antara orang yang mengenal Allah Swt. melalui NurNya, atau mengenal Allah Swt. melalui TindakanNya.”
1 Buah dari karomah adalah Istiqomah dan yaqin.
2 Buah dari syukur adalah bertambahnya nikmat, buah dari nikmat adalah bertambah syukurnya.
3 Buah dari sabar adalah ridho,
4 Buah dari memandang anugerahNya adalah amal ibadah.
5 Buah dari kesadaran dosa adalah taubat, dan taubat sesungguhnya buah dari ampunanNya.
6 Buah dari ma’rifat adalah terus memandangNya (musyahadah).
7 Sedangkan buah musyahadah adalah tidak memandang kecuali hanya padaNya. Ia fana’, lalu ma’rifat, lalu mahabbah, lalu berbuah untuk Baqa’ Billah Rahmatan lil’Alamin.
8 Amaliyah mu’min sejati selalu membuahkan tiga hal: Amaliyah Islam, membuahkan ibadah lahiriyah syar’iyyah, termaujud dalam taubat, taqwa dan istiqomahnya.
9 Amaliyah Iman, membuahkan ubudiyah bathiniyah, penataan batin dan periasan akhlaq batin yang indah, dan termaujud dalam sikap batin yang benar, ikhlas dan ketenangan.
10 Amaliyah Ihsan, membuahkan ‘abudah rahasia batin, dalam maujud muroqobah, musyahadah dan ma’rifatnya.
Tanda-tanda peneguhan itulah yang perlu kita cermati. Diantaranya adalah keberhasilan anda dalam membuahkan konsistensi terhadap suatu perkara tersebut. Buah dari keteguhan dalam menempuh Jalan Allah adalah akhlak dan adab yang mulia.
Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzily ra, mengatakan, “Faidahnya karomah itu adalah pengenalan rasa yaqin dari Allah Swt. melalui Ilmu, Qudrat dan IradatNya serta Sifat-sifat AzaliNya yang terpadu, tidak sama sekali terpisah, dan perkara yang tidak sama sekali terpisah. Seakan-akan satu sifat yang tunggal yang berdiri dengan Dzat Yang Satu, yang menjadi sama antara orang yang mengenal Allah Swt. melalui NurNya, atau mengenal Allah Swt. melalui TindakanNya.”
1 Buah dari karomah adalah Istiqomah dan yaqin.
2 Buah dari syukur adalah bertambahnya nikmat, buah dari nikmat adalah bertambah syukurnya.
3 Buah dari sabar adalah ridho,
4 Buah dari memandang anugerahNya adalah amal ibadah.
5 Buah dari kesadaran dosa adalah taubat, dan taubat sesungguhnya buah dari ampunanNya.
6 Buah dari ma’rifat adalah terus memandangNya (musyahadah).
7 Sedangkan buah musyahadah adalah tidak memandang kecuali hanya padaNya. Ia fana’, lalu ma’rifat, lalu mahabbah, lalu berbuah untuk Baqa’ Billah Rahmatan lil’Alamin.
8 Amaliyah mu’min sejati selalu membuahkan tiga hal: Amaliyah Islam, membuahkan ibadah lahiriyah syar’iyyah, termaujud dalam taubat, taqwa dan istiqomahnya.
9 Amaliyah Iman, membuahkan ubudiyah bathiniyah, penataan batin dan periasan akhlaq batin yang indah, dan termaujud dalam sikap batin yang benar, ikhlas dan ketenangan.
10 Amaliyah Ihsan, membuahkan ‘abudah rahasia batin, dalam maujud muroqobah, musyahadah dan ma’rifatnya.
"Celakalah kamu semua !
Pada suatu hari Nabi saw. Datang ke
mesjid seorang diri hendak sholat.
Tetapi, dg mendadak pd hari itu para
ketua musyrikin quraisy telah
berkumpul menunggu kedatangan
beliau. Beliau lalu dikerubuti dan ditanya "Engkaukah yg berkata bahwa
kami semua sesat? Engkaukah yg
menghina sesembahan kami?
Engkaukah yg membodoh bodohkan
kami dan kau kah yg.... ? ".
mesjid seorang diri hendak sholat.
Tetapi, dg mendadak pd hari itu para
ketua musyrikin quraisy telah
berkumpul menunggu kedatangan
beliau. Beliau lalu dikerubuti dan ditanya "Engkaukah yg berkata bahwa
kami semua sesat? Engkaukah yg
menghina sesembahan kami?
Engkaukah yg membodoh bodohkan
kami dan kau kah yg.... ? ".
Kemudian Nabi saw. Menjawab dg
tenang, "Ya. ya, akulah yg berkata
begini dan begitu"
Lalu salah seorang dari mereka
menarik jubah beliau, ditarik kesana
kesini. Beliau waktu itu dijadikan
seperti mainan, ditarik kesana dan sini.
Bahkan diriwayatkan juga ada diantara
mereka yg memegang kepala beliau lalu menarik rambut dan janggut
beliau, hingga tdk sedikit rambut beliau
yg copot karena kerasnya tarikan itu.
sahabat Abu Bakar mendengar suara
teriakan yg memanggilnya. Dengan
sangat terperanjat dan tergopoh
gopoh dia keluar dari rumahnya dan
pergi kemesjid. Sesampainya di mesjid
serta dilihatnya bahwa diri Nabi sedang dikerubut dan dibuat seperti
permainan oleh mereka itu berteriak
lah dia
"Celakalah kamu semua ! Apakah
kamu hendak membunuh seorang laki
laki yg berkata 'Tuhanku itu hanya
Allah', padahal sesungguhnya dia
datang kepada kamu dg membawa
bukti dari Tuhanmu ? "
Setelah mendengar teriakan Abu
Bakar, mereka lalu mengerubuti Abu
Bakar dan masing masing memukul
dia. Kemudian mengerubuti diri nabi
lagi. Dan sebagian menarik rambut dan
jenggot beliau hingga banyak yg tercabut. Dalam keadaan demikian,
sedang Abu Bakar tidak kuat melawan
mereka, hanya berdiri dibelakang Nabi
sambil bercucuran air matanya dan
mengulangi teriakannya tadi.
Sebab itu, Nabi lalu bersabda
"Biarkanlah mereka itu, hai Abu Bakar!
Demi Zat yg menguasai diriku dalam
kekuasaanNya, sesungguhnya aku
diutus untuk menyembelih mereka itu
nanti"
Sesudah mereka mendengar suara
Nabi saw. itu, kemudian mereka
melepaskan diri beliau lalu mereka
bubar. Akhirnya Nabi saw. serta Abu
Bakar r.a terhindar dari penganiayaan
mereka yg sangat ganas itu...
tenang, "Ya. ya, akulah yg berkata
begini dan begitu"
Lalu salah seorang dari mereka
menarik jubah beliau, ditarik kesana
kesini. Beliau waktu itu dijadikan
seperti mainan, ditarik kesana dan sini.
Bahkan diriwayatkan juga ada diantara
mereka yg memegang kepala beliau lalu menarik rambut dan janggut
beliau, hingga tdk sedikit rambut beliau
yg copot karena kerasnya tarikan itu.
sahabat Abu Bakar mendengar suara
teriakan yg memanggilnya. Dengan
sangat terperanjat dan tergopoh
gopoh dia keluar dari rumahnya dan
pergi kemesjid. Sesampainya di mesjid
serta dilihatnya bahwa diri Nabi sedang dikerubut dan dibuat seperti
permainan oleh mereka itu berteriak
lah dia
"Celakalah kamu semua ! Apakah
kamu hendak membunuh seorang laki
laki yg berkata 'Tuhanku itu hanya
Allah', padahal sesungguhnya dia
datang kepada kamu dg membawa
bukti dari Tuhanmu ? "
Setelah mendengar teriakan Abu
Bakar, mereka lalu mengerubuti Abu
Bakar dan masing masing memukul
dia. Kemudian mengerubuti diri nabi
lagi. Dan sebagian menarik rambut dan
jenggot beliau hingga banyak yg tercabut. Dalam keadaan demikian,
sedang Abu Bakar tidak kuat melawan
mereka, hanya berdiri dibelakang Nabi
sambil bercucuran air matanya dan
mengulangi teriakannya tadi.
Sebab itu, Nabi lalu bersabda
"Biarkanlah mereka itu, hai Abu Bakar!
Demi Zat yg menguasai diriku dalam
kekuasaanNya, sesungguhnya aku
diutus untuk menyembelih mereka itu
nanti"
Sesudah mereka mendengar suara
Nabi saw. itu, kemudian mereka
melepaskan diri beliau lalu mereka
bubar. Akhirnya Nabi saw. serta Abu
Bakar r.a terhindar dari penganiayaan
mereka yg sangat ganas itu...
Rendah Hati
Rendah Hati
1 Rendah hati (tawadhu) adalah suatu kenikmatan yang tidak dimengerti oleh orang yang dengki.
2 Sombong terhadap orang-orang yang sombong adalah tawadhu itu sendiri.
3 Rendah hati termasuk salah satu cara mendapatkan kemuliaan.
4 Rendah hati membawa kepada keselamatan.
5 Tidak ada nasab (yang lebih mulia) seperti rendah hati.
6 Buah dari rendah hati adalah (mendapatkan) kecintaan.
7 Kerendahhatian seseorang di saat dia memiliki kedudukan menjadi perlindungan baginya ketika dia mengalami kejatuhan.
8 Temuilah orang-orang ketika mereka butuh kepadamu dengan keceriaan dan kerendahhatian. Maka, jika engkau terkena suatu musibah dan keadaan buruk menimpamu, lalu engkau bertemu dengan mereka, maka engkau telah aman dan terlepas dari bahaya kehinaan karena kerendahhatianmu itu.
9 Orang-orang golongan atas, jika mereka terdidik, mereka rendah hati; dan jika mereka menjadi miskin, mereka menyerang.
10 Imam ‘Ali a.s. berkata kepada seseorang yang memuji-mujinya secara berlebihan, sementara kesetiaannya kepada beliau diragukan, “Aku tidak seperti yang kaukatakan, dan ‘di atas’ apa yang engkau sembunyikan di dalam hatimu.”
11 Orang yang rendah hati seperti jurang yang di dalamnya berhimpun air hujan dan air hujan lainnya, sedangkan orang yang sombong seperti bukit yang tidak menetap di dalamnya air hujannya dan air hujan yang lainnya.
12 Jika engkau telah melakukan segala sesuatu, maka jadilah seperti orang yang tidak melakukan apa pun.
1 Rendah hati (tawadhu) adalah suatu kenikmatan yang tidak dimengerti oleh orang yang dengki.
2 Sombong terhadap orang-orang yang sombong adalah tawadhu itu sendiri.
3 Rendah hati termasuk salah satu cara mendapatkan kemuliaan.
4 Rendah hati membawa kepada keselamatan.
5 Tidak ada nasab (yang lebih mulia) seperti rendah hati.
6 Buah dari rendah hati adalah (mendapatkan) kecintaan.
7 Kerendahhatian seseorang di saat dia memiliki kedudukan menjadi perlindungan baginya ketika dia mengalami kejatuhan.
8 Temuilah orang-orang ketika mereka butuh kepadamu dengan keceriaan dan kerendahhatian. Maka, jika engkau terkena suatu musibah dan keadaan buruk menimpamu, lalu engkau bertemu dengan mereka, maka engkau telah aman dan terlepas dari bahaya kehinaan karena kerendahhatianmu itu.
9 Orang-orang golongan atas, jika mereka terdidik, mereka rendah hati; dan jika mereka menjadi miskin, mereka menyerang.
10 Imam ‘Ali a.s. berkata kepada seseorang yang memuji-mujinya secara berlebihan, sementara kesetiaannya kepada beliau diragukan, “Aku tidak seperti yang kaukatakan, dan ‘di atas’ apa yang engkau sembunyikan di dalam hatimu.”
11 Orang yang rendah hati seperti jurang yang di dalamnya berhimpun air hujan dan air hujan lainnya, sedangkan orang yang sombong seperti bukit yang tidak menetap di dalamnya air hujannya dan air hujan yang lainnya.
12 Jika engkau telah melakukan segala sesuatu, maka jadilah seperti orang yang tidak melakukan apa pun.
MAKRIFAT Dalam ilmu..
RENUNGANKU
MAKRIFAT
Dalam ilmu..
ilmu terbagi kepada
Sariat, tarikat , hakikat dan makrifat..
Tetapi disini aku sedikit terangkan
Pasal makrifat...
MAKRIFAT
Dalam ilmu..
ilmu terbagi kepada
Sariat, tarikat , hakikat dan makrifat..
Tetapi disini aku sedikit terangkan
Pasal makrifat...
Dalam makrifat..
Sebetulnya kita bnyk melakukan kesilapan..
kesirikan, dan lebih satu saat pada allah
tanpa engkau sadari..
Karna makrifat adalah...
" Sesuatu yg engkau hadir hadirkan
engkau bayangkan, engkau angankan
engkau andaikan..."
Sehingga tanpa sadar..engkau yg buat...
Bukan ALLAH yg buat..
pasal itu Apa bila engkau bermakrifat..
enkau akan letih penat dan bnyk sekali keluar tenaga..
karna engkau gunakan tenaga allah..
Bukan allah yg gunakan tenaga dia sendiri...
Dalam makrifat engkau sudah hilang
Kepercayaan pada allahmu..
karna engkau yg hadirkan,
angankan dan bayangkan
Seakan engkau tak yakin pada
Kekuatan dan kehebatan allah itu
engkau telah lupa sifat hambamu
Yaitu lauhaula wala kuata ila bilah...
" tiada daya dan upaya selain kekuatan allah
Wahai
SAUDARA...
SAUDARIKU..
ENgkau ada pada NIAT sahaja..
selebihnya enkau hanye berserah..
biar allah dgn tenaganya yg berbuat..
melakukan sesutu yg engkau niatkan itu
Tanpa engkau bayangkan , hadirkan dan angankan
enkau cukup menjadi saksi...sahaja..
Tetapi untuk sampai pda sifat..
Lauhaula wala kuata ila bilah...
Bukan senang...??
Karna engkau harus menjumpai
Tenaga allah itu...yg terasia letaknya itu..
pada dirimu...
Apa bila tenaga itu hidup..
brulah engkau boleh berserah padanya..
Dengan hanya mengingatnya..
menyaksikanya dan mengakuinya..
yaitu dgn syahadah
Tenaga allah itu akan bekerja otomatik...
untuk melakukan sesuatu untuk sesuatu..
yaitu untuk apa yang engkau niatkan itu...
Barulah enkau melakukan..
penyerahan sebenar benar serah..
tanpa engkau yg buat...
tapi dia yg buat...??
Jadi
Jumpalah yg otomatik itu....
carilah dan temuilah ...
dia itu....
tetapi jangn lupa..
inggatlah dia...
kalau engkau mengingatnya selalu
dia akan mengingat engkau
maka akan jadilah sebuah
kasih sayang abadi...
dgn ingat mengingati
salam
PUSAT RAWATAN SYAHADAH
Sebetulnya kita bnyk melakukan kesilapan..
kesirikan, dan lebih satu saat pada allah
tanpa engkau sadari..
Karna makrifat adalah...
" Sesuatu yg engkau hadir hadirkan
engkau bayangkan, engkau angankan
engkau andaikan..."
Sehingga tanpa sadar..engkau yg buat...
Bukan ALLAH yg buat..
pasal itu Apa bila engkau bermakrifat..
enkau akan letih penat dan bnyk sekali keluar tenaga..
karna engkau gunakan tenaga allah..
Bukan allah yg gunakan tenaga dia sendiri...
Dalam makrifat engkau sudah hilang
Kepercayaan pada allahmu..
karna engkau yg hadirkan,
angankan dan bayangkan
Seakan engkau tak yakin pada
Kekuatan dan kehebatan allah itu
engkau telah lupa sifat hambamu
Yaitu lauhaula wala kuata ila bilah...
" tiada daya dan upaya selain kekuatan allah
Wahai
SAUDARA...
SAUDARIKU..
ENgkau ada pada NIAT sahaja..
selebihnya enkau hanye berserah..
biar allah dgn tenaganya yg berbuat..
melakukan sesutu yg engkau niatkan itu
Tanpa engkau bayangkan , hadirkan dan angankan
enkau cukup menjadi saksi...sahaja..
Tetapi untuk sampai pda sifat..
Lauhaula wala kuata ila bilah...
Bukan senang...??
Karna engkau harus menjumpai
Tenaga allah itu...yg terasia letaknya itu..
pada dirimu...
Apa bila tenaga itu hidup..
brulah engkau boleh berserah padanya..
Dengan hanya mengingatnya..
menyaksikanya dan mengakuinya..
yaitu dgn syahadah
Tenaga allah itu akan bekerja otomatik...
untuk melakukan sesuatu untuk sesuatu..
yaitu untuk apa yang engkau niatkan itu...
Barulah enkau melakukan..
penyerahan sebenar benar serah..
tanpa engkau yg buat...
tapi dia yg buat...??
Jadi
Jumpalah yg otomatik itu....
carilah dan temuilah ...
dia itu....
tetapi jangn lupa..
inggatlah dia...
kalau engkau mengingatnya selalu
dia akan mengingat engkau
maka akan jadilah sebuah
kasih sayang abadi...
dgn ingat mengingati
salam
PUSAT RAWATAN SYAHADAH
Jangan menjauh dari Allah,
Wahai sahaya ...
Berupaya sekuat daya untuk senantiasa tidak
menyekutukan Allah.
Jangan mendekati dosa ini
dan jauhilah ia(menyekutukan Nya) dalam segala gerak dan diammu
siang dan malam, baik sendirian maupun
bersama.
Waspadalah terhadap segala bentuk
dosa dalam anasir tubuhmu dan dalam hatimu.
Hindarilah dosa yang tampak atau pun yag
tersembunyi.
Jangan menjauh dari Allah, sebab
Ia akan menjangkaumu.
Jangan bersitegang
dengan Allah atas takdir Allah, sebab Allah akan
melumatkanmu; jangan salahkan aturan Allah ,
agar kau tidk dihinakan oleh Allah, jangan melupakan
ALLAH agar kau tidak dilupakan-Nya dan tak
mengalami kesulitan;
Jangan mereka-reka di
dalam rumah-Nya agar kau tak dibinasakan-Nya;
jangan memperkatakan tentang agama Allah(Islam)
dengan hawa nafsu agar kau tak binasa, agar
hatimu tak gelap, agar iman dan pengetahuanmu
tak tercabut darimu, agar kau tak dikuasai oleh
kekejianmu, hewanimu, hawa nafsumu,
keluargamu, tetanggamu, sahabatmu, ciptaan
termasuk kalajengking, ular serta jin ..rumahmu
dan makhluk-makhluk melata lainnya, sehingga
dengan demikian hidupmu di dunia ini akan
gelap dan kau akan disiksa di akhirat terus
menerus.
Syaikh Abdul Qadir AJ qs
Berupaya sekuat daya untuk senantiasa tidak
menyekutukan Allah.
Jangan mendekati dosa ini
dan jauhilah ia(menyekutukan Nya) dalam segala gerak dan diammu
siang dan malam, baik sendirian maupun
bersama.
Waspadalah terhadap segala bentuk
dosa dalam anasir tubuhmu dan dalam hatimu.
Hindarilah dosa yang tampak atau pun yag
tersembunyi.
Jangan menjauh dari Allah, sebab
Ia akan menjangkaumu.
Jangan bersitegang
dengan Allah atas takdir Allah, sebab Allah akan
melumatkanmu; jangan salahkan aturan Allah ,
agar kau tidk dihinakan oleh Allah, jangan melupakan
ALLAH agar kau tidak dilupakan-Nya dan tak
mengalami kesulitan;
Jangan mereka-reka di
dalam rumah-Nya agar kau tak dibinasakan-Nya;
jangan memperkatakan tentang agama Allah(Islam)
dengan hawa nafsu agar kau tak binasa, agar
hatimu tak gelap, agar iman dan pengetahuanmu
tak tercabut darimu, agar kau tak dikuasai oleh
kekejianmu, hewanimu, hawa nafsumu,
keluargamu, tetanggamu, sahabatmu, ciptaan
termasuk kalajengking, ular serta jin ..rumahmu
dan makhluk-makhluk melata lainnya, sehingga
dengan demikian hidupmu di dunia ini akan
gelap dan kau akan disiksa di akhirat terus
menerus.
Syaikh Abdul Qadir AJ qs
Langganan:
Postingan (Atom)


