Laman

Sabtu, 22 April 2017

SEMBILAN RUH DIDALAM DIRI KITA.

Salaam Hiyas Salam...
- Baiklah Ana mau menjelaskan tentang Ruh yang ada didalam diri kita yang bersangkutan. Yang merupakan tonggak kehidupan pada raga kita.
Mari dengar bersama- sama.
_________________________
.
RUH IDHAFI.
.
Ruh inilah yang paling utama.
Karena ia juga merupakan " JAUHAR AWAL SUCI "
Maka Manusia jadi Hidup.
Jika Ruh ini meninggalkan tubuh kita, tentu kita ini akan wafat.
.
Ruh inipun disebut dengan " NYAWA "
Sebab ia merupakan sumber Utama daripada Ruh yang lainnya.
Dan tentu ruh lainnyapun ikut jika serta, bila Ruh Idhafi keluar meninggalkan raga.
.
Bagi orang yang telah sampai pada Iradah Tuhan tentang ke- Tauhidannya, maka tentu ia bisa berjumpa dengan Ruh Idhafi ini dengan pengelihatannya.
Dan Ujud Ruh ini, Mirip dengan dirinya.
Baik rupa, suara, serta segala apapun.
Ibarat ia berdiri didepan cermin.
.
Ruh- Ruh lainpun sama. Tetapi kita dapat membedakannya.
Alam Ruh Idhafi berupa :
" NUR "
Yang terang benderang.
Rasanya sejuk bukan dingin, tenteram.
Dan tentu kita bisa bertemu dengannya bila kita sudah mencapai Maqam " INSAN KAMIL ".
________________________
.
RUH RABBANI.
.
Ruh ini dikuasai Ruh Idhafi.
Alam Ruh ini ada dalam cahaya kuning, diam tak bergerak.
Bila kita berhasil menemuinya, tentu kita tidak akan memiliki kehendak apapun.
Karna hati terasa damai. Dan tubuh tidak merasa apa- apa.
________________________
.
RUH RUHANI.
.
Ruh inipun dikuasai Ruh Idhafi.
Sebab, adanya ia, maka kita memiliki kehendak dua rupa yakni :
Suka sesuatu, dan tidak suka sesuatu.
Ruh ini mempengaruhi berbuat baik dan buruk.
Dan Ruh inilah yang menempati 4 jenis Nafs yaitu :
Nafs- Lawwamah.
Nafs- Ammarah.
Nafs- Sufiyah.
Nafs- Muthmainnah.
.
Bila kita ditinggalkan Ruh ini, maka kita tidak akan memiliki Nafsu lagi.
Karna, Nafsu 4 itu dikendali oleh Ruhani kita.
Jika kita mampu mengendalinya dengan baik, tentu kita hidup didalam kemuliaan.
Dimana pandangan kita tempatkan ia, disitulah ia berdiri.
Sebelum kita bisa menemuinya dulu, tentu kita akan melihat bermacam aneka cahaya bagai kunang- kunang.
Setelah cahaya itu hilang, baru Ruh Ruhani muncul.
__________________
.
RUH NURANI.
.
Inipun dibawah pengaruh Ruh Idhafi.
Ruh Nurani memiliki Sifat terang didalam hati.
Jika ia meninggalkan tubuh kita, maka hati kita menjadi gelap.
Fikiranpun menjadi gelap pula.
.
Ruh ini hanya menguasai Nafs- Muthmainnah saja. Jika ia menguasai hati, maka Nafs- Muthmainnah akan menonjol.
Yang mampu mengendalikan Nafsu- Nafsu yang lainnya.
.
Hati kita akan terang.
Kelakuan kita baik dan terpuji.
Wajah kita berseri. Pendiam, tidak cemas menghadapi hal apapun. Tidak memprotes jika ditimpa musibah.
Bahagia, senang, sedih, menderita dianggap sama saja.
________________________
.
RUH QUDS.
.
Ruh inipun dikuasai Ruh Idhafi.
Ruh ini mempengaruhi orang yang bersangkutan.
Suka menolong, suka berbuat baik, suka berbuat ibadah sesuai keyaqinan yang dimilikinya.
_________________________
.
RUH RAHMANI.
.
Ruh ini juga dikuasai Ruh Idhafi.
Ruh ini disebut :
" RUHUL RAHMAN "
Ia bersifat penyayang sesuai dengan nama gelarannya.
Ruh ini mempengaruhi manusia untuk bersifat sosial, dan suka menolong.
_________________________
.
RUH JASMANI.
.
Ruh inipun dibawah kendali Ruh Idhafi.
Ruh Jasmaniah ini menguasai segenap darah dan urat Syaraf kita.
Karena adanya ia, kita bisa merasa rasa sakit, lesu, segar, kuat dan sebagainya.
Jika Ruh ini keluar dari Tubuh kita, maka tentu kita tidak merasa sakit jika tertusuk apapun.
Nah... Jika kita berhasil menjumpainya, maka tentu ujudnya pun sama dengan kita, tapi ia berbentuk warna merah.
.
Ruh Jasmaniah ini menguasai Nafs Ammarah dan Nafs Hewani.
Nafsu Hewani memiliki sifat yang gemar menyukai seperti sifat binatang yaitu, Sifat Malas, suka setubuh, sifat sarakah, maunya menang sendiri.
Banyak lagi kegemarannya.
________________________
.
RUH NABATI.
.
Ruh ini dalam kekuasaan Ruh Idhafi.
Ruh Nabati inilah yang mengendalikan perkembangan dan pertumbuhan tubuh kita hingga membesar.
_______________________
.
RUH RAHWANI.
.
Ruh ini juga dalam kekuasaan Ruh Idhafi.
Ruh ini yang menjaga raga kita.
Jika Ruh ini meninggalkan raga kita, maka tentu kita menjadi tertidur.
Dan jika ia masuk lagi didalam raga kita, maka kitapun akan terjaga.
.
Bila kita bermimpi bertemu ruh siapapun, maka Ruh seseorang itulah yang menjumpai kita.
Jadi mimpinya kita itu dipengaruhi oleh Ruh Rahwani.
Jadi Ruh Rahwani itu juga suka berpergian, dan juga kembali pada raga.
Ruh ini diatur oleh Ruh Idhafi.
Demikian Ruh- Ruh yang lainnya, yang sangat dekat hubungan dengan Ruh Idhafi.
_________________________
.
Nah para Ikhwani dan Akhwati....
.
Demikianlah tentang Ruh- Ruh yang bersemayam didalam diri kita yang selalu punya tugas masing- masing.
Karena semuanya itu merupakan anugerah yang terbesar pada Diri kita.
Tinggal kita mampu atau tidak mengawasi Nafsu dan Akal kita.
Agar kita tidak terjebak dalam kesesatan.
.
Aamiin Yaa Allaahu....
Aamiin Yaa Rahmaanu....
Aamiin Yaa Rahiim....


 --------------ooooo000ooooo------------
 lalu, apa bedanya korin dengan ruh idhafi...:

        Jelaskan apa itu Korin? Ruh Idhafi adalah awal Jauhar suci yg merupakan Nur. Ia merupakan Nukthah yang menjadi hakikat Muhammad.. Ruh Idhafi lah yang akan kembali pada Allah, karena ia haq Allah. Dialah yang Ruh utama pada tiap- tiap manusia hidup. Ruh Idhafi merupakan kehidupan diri manusia, jika Ruh utama itu meninggalkan jasad kita, maka tentu kita akan meninggal. Tetapi jika Ruh Idhafi tidak meninggalkan jasad, sedangkan ruh lainya meninggalkan jasad, tentu kita tidaklah meninggal.
__________________________

 Jadi , mungkin yg pernah saya dengar ada ruh yg bisa di panggil , atau ruh bisa pergi / keluar saat kita tdur itu, bukan Ruh utama ( bukan ruh idhafi), maaf kalau saya salah bertanya, salam santun

             Ruh yang bisa meninggalkan jasad itulah Ruh Rahwaniah nak..... Ruh inilah yang selalu kita lihat dialam mimpi. Memang setiap ruh2 yang bersangkutan dg raga kita mirip wajah kita. Tapi ada perbedaan bentuk diri dan warna saja. Namun tiap2 ruh itu merupakan aneka berupa cahaya. Tetapi cahaya yg tetap cemerlang adalah ruh Idhafi suci. Ia merupakan jauhar awal hakikat. Dialah yang terdekat dg Allah itulah hakikat Nur Muhammad jati.

--------------ooooo0ooooo-------------

Roh adalah benda yg ghaib,tidak boleh dibincangkan dgn dalam kerana akal fikiran manusia itu amat terbatas.Bila kita dah lakukan segala perintahNya dan jauhi segala laranganNya,kita isi diri kita dgn membaca Quran,berzikir dll,insyaAllah kita boleh nampak roh kita,roh kita boleh keluar masuk dari jasad dan kita boleh meneroka alam ghaib yg akan menakjubkan,tapi kita dilarang menceritakan pada orang lain kerana khuatir akan jadi riyak,ujub atau fitnah-dari pengalaman saya,bukan dari kitab.

                     Kita adalah Insan yang mencintai Allah, maka kita harus wajib mengetahui yg namanya hidup. Benar apa katamu... Tapi sebaliknya, apakah ummat manusia itu harus melupakan asal kejadiannya, dan melupakan hidup yg hakiki? Jadi jika manusia dipengaruhi oleh hawa nafsunya, hingga ia lupa mengenal makna hidup... Mereka akan memikirkan dunia ini. Banyak manusia yg lupa kepada Sang penciptanya. Pengaruh dunia nyata dan dunia maya, dapat membutakan jalan dirinya. Apakah kita mau ruh kita tersesat?

--------------------ooo0ooo----------------------
 . tanpa kita mengenal tentang ruh bagaimana bisa mengenal siapa diri ini....semoga Alloh swt slalu melimpahkan rahmatNYA kpd kita smua dan menambahkan ilmu yg bermanfaat...aamiin

            
Mengenal Ruh berarti mengenal yang namanya hidup anakku... Jasad kita dihidupkan oleh Ruh Utama. Kesukaan, dan tidak menyukai adalah tingkah laku yang diperan oleh ruh- ruh yg lainnya, makanya adanya yang dinamakan rasa.

Semoga mengenali siapa diri kita sesungguhnya. Hanya sedikit pengetahuan mengenai Ruh, karena Ruh merupakan urusan Allah. Tapi sebalik urusan hak Allah, itulah suatu rahasia yang tersimpan. Itulah yg dikatakan AL- QUR'AN " jika yang bertanya tentang, bahwa Ruh adalah urusan Allah " Namun Sebalik Urusan itulah makna Rahasia yg tersimpan. 

--------------ooo0ooo------------------


MENGENAL MANI MAKA MENGENALI JASADYA.

Assalaamu 'Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh..
.
Alhamdulillah..
Semoga hari-hari kita selalu kita isi dengan amal- amal kebajikan didunia ini, terutama shalat.
Karena Shalat merupakan tempat untuk mengingat Allah Ta'ala.
Baiklah-
Ana mau menjelaskan hal perkara yang begitu mendalam tentang Manusia yakni asal jasad manusia yang dijadikan asalnya " MANI "
_________________________
Ikhwani, ketahuilah..
" MANI " adalah :
Penjelmaan dari Ayah dan Ibu kita yang disebut dengan :
" SULBI WAL TARAIB "
.
Jadi Mani itu awalnya sepercik Cahaya yang dikeluarkan oleh Allah dari " MUTU MANIKAM "
.
Mani merupakan salah satu penjelmaan dari dua macam Dzat yakni :
" SULBI & TARAIB "
.
Dengan kekuasaan Allah, mani berasal dari Sulbi Ayah. Dan menjadi kehendak Allah pada Ibu. Tetapi, bagaimanapun Birahi seorang Ibu, hal ini tidaklah nampak.
Sebab Birahi Ibu tidaklah mampu melewati batas seorang Ayah.
Karena, Ibu hanyalah sifat IRADAT.
Maka para Ulama mengistilahkannya :
" Syurga itu ditelapak kaki Ibu "
_________________________
Mari kita bersama- sama menyimak tentang maksud ungkapan Ana diatas.
.
Yang dinamakan :
WADI
MADI
MANI
MANIKAM
Adalah : SULBI nya bagian Ayah.
Sedangkan bagian Ibu ialah :
Asalnya dari :
TANAH
AIR
ANGIN
API.
Yang dinamakan :
"TARAIB "
.
Dan bagian dari Allah adalah :
RUH IDHAFI
RUH RUHANI
RUH RAHMANI
RUH JASADI.
Dan bahagian sejuta Rahasianya adalah :
" MUTU MANIKAM "
__________________________
jadi asalnya TANAH ialah : " ANFAS "
Hurufnya ialah :
" ALIF "
Kalimahnya yakni :
" LAA "
.
Asalnya ANGIN ialah :
" TANAFAS "
Hurufnya ialah :
" LAM AWAL "
Kalimahnya yakni :
" ILAAHA "
.
Asalnya AIR adalah :
" NAFAS "
Hurufnya ialah :
" LAM AKHIR "
Kalimahnya yakni :
" ILLAA "
.
Asalnya API adalah :
" NUFUS "
Hurufnya ialah :
" HA "
Kalimahnya yakni :
" ALLAH "
.
WADI... MA'ANI Kalimahnya yaitu :
" LAA ILAAHA "
.
MADI... MA'NAWIYAH Kalimahnya yaitu :
" ILLALLAAHU "
.
MANI.. SULBI
Kalimahnya yakni :
" ALLAH "
.
MANIKAM... SALBIYAH Kalimahnya yaitu :
" HU "
.
RUH JASADI Kalimahnya adalah : " YAA HU "
.
RUH RAHMANI Kalimahnya adalah : " I YAA HU "
.
RUH RUHANI Kalimahnya adalah : " YAA MANI HU "
.
RUH IDHAFI Kalimahnya adalah : " YAA MAN LAISYALA HU "
.
MUTU MANIKAM Kalimahnya adalah :
" MA'DA HU "
__________________________
Maka :
7 lapis bumi dijadikan 7 tingkatan Nafsu didalam diri yakni :
- AMMARAH
- LAWWAMAH
- MULHIMMAH
- MUTHMAINNAH
- RADHIYAH
- MARDHIYAH
- UBUDIYAH.
.
Lalu pula 7 lapis langit dijadikan 7 pula tingkatan LATIFAH didalam diri yakni :
- LATHIFAH QALBT
- LATHIFAH AR-RUH
- LATHIFAH AS-SIRR
- LATHIFAH KHAFI
- LATHIFAH AKHFA
- LATHIFAH NAFSUN NATIQA.
- LATHIFAH KULLU JASADI.
_________________________
Nah jadi-
Jika tingkata seperti ini- Maka kita ambil hakikatnya itu pula pada sisi alam SAGHIR yang rahasia pada diri kita yang dinamakan :
- HAYATUN JASADI BI NAFASI
- HAYATUN NAFASI BI RUUHI
- HAYATUN RUUHI BI SIRRI
- HAYATUN SIRRI BIL IMAANI
- HAYATUN IMAANI BI NUURI
- HAYATUN NUURI BI QUDRATI
- HAYATUN QUDRATI BI MU'ALAMULLAAHI DZATI.
.
Artinya :
.
Hidupnya jasad itu daripada Nafas.
Hidupnya Nafas itu daripada Ruh.
Hidupnya Ruh itu daripada Rahasia.
Hidupnya Rahasia itu daripada Iman.
Hidupnya iman itu daripada Nur.
Hidupnya Nur itu daripada Qudrat.
Hidupnya Qudrat daripada ke- Baqa'an Dzat Allah.
__________________________
Maka :
Kalimah yang 7 tadi menjadi kalimah :
.
- HAYATUN JASADI Menjadi " ALIF " Kalimahnya ialah :
" LAA "
.
- HAYATUN NAFASI
Menjadi " LAM AWAL " Kalimahnya ialah :
" ILAAHA "
.
- HAYATUN RUUHI
Menjadi " LAM AKHIR "
Kalimahnya ialah :
" ILLA "
.
- HAYATUN SIRRI
Menjadi " HA "
Kalimahnya ialah :
" ALLAH "
.
- HAYATUN IMAANI
Hurufnya " ALIF " Yakni : ALLAH. Kalimahnya ialah : " YAA HU "
.
- HAYATUN NUURI
Hurufnya " LAM " Yakni : JIBRIL. Kalimahnya :
" I YAA HU "
.
- HAYATUN QUDRATI
Hurufnya " MIM " Yakni : MUHAMMAD. Kalimahnya :
" I YAA HU - YAA MANI HU "
_________________________
Jadi para Akhwan...
Jika semuanya ini kita mengetahui, maka lenyapkan diri kedalam Baqa Billah yang disebut :
.
- WA TUJIBUL JASADI FII FASARAL QALBI
- WA TUJIBUL QALBI FII FASARAL RUUHI
- WA TUJIBUR RUUHI FII FASARAS SIRRI
- WA TUJIBUS SIRRI FII FASARAN NUURI
- WA TUJIBUN NUURI FII FASARAL QUDRATI
- WA TUJIBUL QUDRATI FII FASARADZ- DZAATI FIIDZ- DZAATI.
__________________________
__________________________
Nah para Akhwani wal Akhwati...
Inilah pengertian tentang pemahaman mengenal " MANI "
agar kita, kalian semua mengetahui asal jadinya hingga menjadi tubuh yakni jasadnya sendiri.
Semoga pelajaran ilmu Tauhid diri ini, dapat kalian mendalami makna kehidupan sehari- hari. Bahwa semua yang hidup dimuka bumi akan kembali keasalnya masing- masing.
.
Lebih dan terkurang dalam penyampaian ini, jika ada uraian yang tidak tepat pada pendapat kalian, silahkan koreksi apa yang ada kekurangan Abi ini.
Karena pemahaman ilmu, ada yang tidak sejalan.
Akhirul Kalam.
.
Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

ILMU NISAI

BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM..
Segala puja dan puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang menciptakan keni'matan terbesar bagi diri laki- laki terhadap diri wanita.
Dan menjadikan terhadap wanita kepada laki- laki.
________________________
Ketahuilah wahai kaum laki- laki dan kaum wanita...........
.
Ilmu Nisai adalah :
Ilmu cinta kasih- sayang kepada seorang Wanita yang wajib dimiliki oleh tiap- tiap kaum laki- laki. Untuk seterusnya diajarkan kepada tiap- tiap pasangan masing- masing sebelum masuj kejenjang perkawinan.
Karena :
.
- AR RIJAALU QAWWAMUUNA 'ALAA NISAA -
.
" Kaum Laki- Laki adalah : Pemimpin bagi kaum Wanita "
_________________________
Cinta kepada Allah Ta'aka tidak akan sempurna jika tidak mencintai seorang wanita.
Karena cinta kepada Allah Ta'ala dan juga cinta terhadap wanita adalah :
Saling menyempurnakan mencintai seorang wanita.
Sama halnya juga kita mencintai diri kita sendiri. Sebab, Wanita itu sesungguhnya berasal dari sari pati seorang Laki- laki.
_________________________
Dalam Sebuah Hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengatakan bahwa :
.
Ada tiga perkara yang aku sukali yaitu :
Wanita, wangi- wangian, dan Shalat
karena shalat menyejukkan pandangan mataku "
_________________________
Perkataan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam ini, sebagai Nilai ekstase dalam cinta kepada yang tidak terhingga untuk dipelajari dan diamalkan.
_________________________.
Wanita adalah :
Bentuk Feminim yang Maujud tanpa persepsi apapun.
.
Wangi- wangian :
Menduduki posisi Maskulin.
Yang mesti menguasai sifat- sifat Feminim.
.
Shalat adalah :
Penghubung atau tata cara berhubungan.
Dan juga melambangkan sifat Feminim.
________________________
Wanita -
Wangi - wangian -
Shalat.
Feminim -
Maskulin -
Feminim -
.
- MATSNA WA TSULATSA WARUNA -
" Maskulin Satu.
Feminim boleh dua.
Dan boleh tiga, dan empat "
_________________________
.
(1) - WANITA.
.
- Wanita adalah merupakan saudara kembar dari laki- laki. Wanita dalam pandangan Ilmu Nisai ialah :
Tulang punggung dalam keluarga.
Dan juga wanita merupakan simbol perjalanan, serta perjuangan bagi kaum laki- laki untuk menuju ke- Hadirat Allah Ta'ala.
________________________
.
(2) - WANGI - WANGIAN.
.
Wewangian adalah :
Merupakan keindahan dan keharuman " Bunga Mawar ".
Yang berada diujung batang yang kokoh, kuat dan berdiri.
Yang mana juga menggambarkan kesatriaan.
Yang mana Makna satria bukanlah sebuah kemenangan dari suatu perjalanan.
Tetapi yang dikatakan satria adalah :
Perjuangan yang tiada henti - hentinya.
________________________
.
(3) - SHALAT.
.
Shalat adalah :
Merupakan pada posisi Feminimisme.
Karena Shalat merupakan salah satu cara untuk terhubung kepada Allah Ta'ala yang bersifat Maskulin.
________________________
.
Susunan tiga pengertian diatas itu adalah :
Suatu Simbol yang mengintikasikan penguasaan sifat- sifat Feminim oleh Maskulin.
.
- THALABUL 'ILMII FARIIDHATUN 'ALAL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAAT -
.
" Menuntut Ilmu itu Wajib 'Ain atas tiap- tiap Muslim laki- laki dan Muslimah wanita "
________________________
.
Nah para Akhwan dan Akhwat........
Inilah pengertian Ilmu Nisai, Ilmu yang bisa mengimbangi kita yang tidak seimbang ini.
Dan juga merupakan Wajib 'Ain bagi setiap Muslim dan Muslimat.
.
Cukuplah sampai disini dari Abi, agar dapat kalian mengerti dalam hubungan berumah tangga.
Karena kebahagiaan didalam rumah tangga kita adalah :
Mengharapkan keridha'an, keindahan, keselamatan, ketenangan dan barakah.
Itulah : SAQINAH - MAWAEAH & WARAHMAH.
Jika penguraian tentang hal ini yang Abi tuliskan yang bukan pada tempatnya.
Sekali lagi Ma'afkanlah atas kelancangan apa yang dijelaskan hal perkara ini.
Karena tidak lain dan tidak bukan kecuali hanya menyampaikan yang haq atas tiap laki- laki jika memiliki wanita dalam suatu hubungan.
Karena didalam hubungan suami istri adalah rahasia yang mesti diketahui.
Itulah dengan memahami ilmu Nisai.
Cukup sampai disini dahulu, karena udah malam.
Abi Akhiri dengan kata salam untuk kalian semua.
=================
.
ASSALAAMU 'ALAIKUM WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH

RAHASIA KEUTAMAAN AL-FATIHAH BAGI DIRI KITA.

Assalaamu 'Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.....
.
Selamat Siang semuanya. Apa khabar kalian hari ini. Apakah sehat- wal'afiat selalu?
Insya Allah, semoga hari ini lebih baik daripada hari- hari sebelumnya...
.
Aamiin Allaahumma Aamiin.......@
.
Ikhwani yang dimuliakan Allah...
Ini rahasia Fadhilah Al-Fatihah sewaktu kita shalat hakikat ( Da'im ). Dan boleh juga kita dilakukan shalat Syari'at ( syar'i).
Dengan cara memesrakannya Zahir maupun Batin.
Karena shalat 5 Waktu kita melaksanakan dengan dua jalan tujuannya, agar seimbang dan sejalan yakni Syari'at dan Hakikat, zahir dan batin, gerak tubuh dan gerak hati.
________________________
Caranya adalah sewaktu membaca yaitu Al- Fatihah.
.
Pertama : MEMBACA :
- BISMILLAAHIR :
Lalu kita Mesrakan dimulai dari pandangan atau pengelihatan kita.
.
- RAHMAANIR :
Terus mesrakan dari pendengaran kita.
.
- RAHIIM :
Terus mesrakan dengan penciuman kita.
.
- ALHAMDULILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN :
Terus mesrakan dengan pengerasa kita.
.
- ARRAHMAANIR RAHIIM :
Terus mesrakan lagi kedalam otak kita.
.
- MAALIKI YAUMID DIIN :
Mesrakan lagi hingga sampai Sum- Sum.
.
- IYYAAKA NA'BUDU WA IYYAAKA NASTA'IIN :
Terus dimesrakan hingga ketulang- tulang kita sampai 360¤
.
IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM :
Mesrakan terus hingga keseluruh aliran urat nadi kita.
.
- SHIRAATHAL LADZIINA AN 'AMTA 'ALAIM :
Terus mesrakan lagi sampai kedaging- daging- daging kita.
.
- GHAIRIL MAGHDHUU BI 'ALAIM :
Terus dimesrakan hingga keseluruh kulit tubuh kita.
.
- WA LADH-DHAALIIIN :
Teruskan mesrakan lagi hingga keseluruh bulu- bulu kita.
.
- AAMIIIN :
Terus mesrakan kesegenap tubuh kita hingga menjadi sempurna zahir dan bathin kita.....
________________________
jadi kita membaca ayat Al -Fatihah, dengan cara satu persatu yang Abi jelaskan diatas, lalu dimesrakan' maka kita fokuskan Qalbu, hingga menjadi lupa diri.
Agar pengerasa kita didalam hati Nurani.
_______________________
Jadi kita membaca Al-Fatihah sambil Da'im dinamakan Puji Al-Qur'an didalam Diri kita.
Nah......
Inilah penjelasan tentang keutamaan Al- Fatihah dengan cara dimesrakan dalam pujian kita kepada Allah Ta'ala. Agar shalat zahir dan bathin kita menyatu menjadi hakikatnya Shalat.
_________________________
Nah para Akhwan dan Akhwat...
Semoga pelajaran Ilmu Tauhid Al- Fatihah ini, menjadi dinding didalam diri kalian. Agar dapat kalian menuju hakikat kalian ke- Hadirat Allah Ta'ala.
Cukup sampai disini :
Lebih terkurang dalam penyampaian Abi.
Akhirul Kalam :
=================
Assalaamu 'Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh....
.
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin

Kamis, 20 April 2017

*Inilah Jin Wanita Pengganggu Anak Kecil Saat Maghrib*

_Maghrib merupakan waktu yang spesial karena menjadi saat pergantian antara siang dan malam_. Namun dibalik itu, waktu ini juga cukup memberikan nuansa horor karena dipercaya menjadi *momentum keluarnya setan dan jin*

*Anjuran menutup rumah atau menggendong bayi ketika magrib bukan hanya kebiasaan semata. Namun hal ini menjadi salah satu perintah Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam kepada umatnya*
Salah satu jin yang akan mengganggu ketika magrib adalah jin wanita berikut ini.
Target utamanya adalah *anak-anak yang usianya masih di bawah dua tahun dan Ibu hamil*. Konon *selain psikis, jin ini juga bisa menyebabkan penyakit fisik.* Untuk itu, perlu bagi kita untuk mengenali siapa jin tersebut, bagaimana cara kerjanya, serta mengantisipasinya. Berikut penjelasannya.
Rasulullah Salallahu Alaihi wassalam sudah sangat jelas memerintahkan umatnya agar ketika maghrib menutup pintu dan menggendong bayi yang masih kecil.

Dalam *shahih Muslim Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam bersabda yang artinya:*
*_“Jika sore hari mulai gelap maka tahanlah bayi bayi kalian sebab iblis mulai bergentayangan pada saat itu, Jika sesaat dari malam telah berlalu maka lepaskan mereka, kunci pintu pintu rumah dan sebutlah nama Allah sebab setan tidak membuka pintu yang tertutup. Dan tutup rapat tempat air kalian dan sebutlah nama Allah. dan tutup tempat makanan kalian dan sebutlah nama Allah. meskipun kalian mendapatkan sesuatu padanya.” (HR Muslim)_*

Rasulullah sudah jelas mengatakan jika pada *waktu maghrib ini iblis bergentayangan dan bisa memasuki rumah-rumah.* Salah satu Iblis yang akan bergentayangan saat magrib adalah jin wanita pengganggu anak kecil dan ibu hamil.
Jin wanita ini bernama Jin *Ummu Sibyan* Mereka akan mengganggu anak-anak yang usianya di bawah dua tahun serta ibu hami. Jin ini pernah menemui Nabi Sulaiman as dan menjelaskan kepada beliau apa target utamanya.
Ia datang dengan ciri-ciri yang sangat menakutkan, terlebih saat melakukan aksinya pada saat magrib. Perempuan tua ini memiliki rambut beruban, dengan dua bola mata berwarna biru, kedua-dua keningnya bertanduk, betisnya kecil, rambut kusut, mulutnya ternganga dan keluar pucuk api daripadanya, dan bisa memecahkan batu-batan yang besar dengan pekikan suaranya.
Nabi Sulaiman kemudian bertanya pada jin tersebut, “Siapa kamu?Adakah kamu daripada jenis manusia atau jin? Kerana aku tidak pernah melihat orang yang paling hodoh selain daripada engkau. Perempuan itu menjawab: “ *Akulah Ummu Sibyan (Ibu penyakit sawan)* yang dapat menguasai ke atas anak Adam lelaki dan perempuan, aku boleh masuk ke rumah-rumah, boleh berkokok seperti ayam, menyalak seperti anjing, bertebah seperti lembu, bersuara seperti keldai dan kura-kura dan bersiul seperti ular.”
Si jin menjelaskan lagi, jika ia bisa bertukar wajah dan berubah sesuai dengan keinginannya. Kemudian, bisa mengikat rahim perempuan serta membunuh anak-anak yang masih ada di dalam rahim. Mereka masuk ke perut lalu menendang bayi yang masih di dalam rahim, hingga sang Ibu keguguran. Mereka juga mengganggu anak-anak kecil memberikan kepadanya kepanasan yang sangat panas dan kesakitan yang mengerikan. Maka, dengan itu mengigillah badan mereka serta diconteng-conteng rupa paras mereka supaya dibenci orang.

Nabi Allah, Sulaiman menangkapnya dan berkata : “Wahai perempuan yang celaka! Kamu tidak boleh lari dari genggamanku sehingga berikan satu perjanjian dan sumpah setia kepada anak-anak Adam, lelaki dan perempuan”.

Dalam keseharian, mungkin kita sering melihat ada *anak-anak yang menangis ketika maghrib tiba.Tidak hanya itu, mereka menjerit dengan mata terbelalak ke arah tertentu seperti melihat sesuatu. Tidak jarang, anak-anak juga demam tinggi hingga berakibat fatal yakni kematian.*
Orang tua seharusnya mengikuti anjuran Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam ini. *Menutup pintu ketika magrib, serta menggendong anak-anak mereka yang masih kecil.* Pasalnya, gangguan dari *jin Ummu Sibyan ini bisa menyebabkan penyakit bagi anak seperti sawan tangis, autisme, nakal, dan pelbagai komplikasi otak*
Wanita hamil juga harus lebih waspada dr jin yg bernama Ummu Sibyan ini.
Silahkan di share untuk ibu hamil & yg masih punya anak kecil.
Semoga Bermanfaat.

"Kitab Diri satu"


RAHSIA MAKRIFAT
Ada pun makrifat itu rahsianya ialah mengenal Zat Allah dan Zat Rasulullah,oleh kerana itulah makrifat dimulakan:-
1. Makrifat diri yang zahir.
2. Makrifat diri yang bathin.
3. Makrifat Tuhan.
APA GUNA MAKRIFAT…?

Ada pun guna makrifat kerana mencari HAKIKAT iaitu mengenal yang Qadim dan mengenal yang baharu sebagaimana kata:“AWALUDDIN MAKRIFATULLAH”
Ertinya: Awal agama mengenal Allah.
Maksudnya mengenal yang mana Qadim dan yang mana baharu serta dapat mengenal yang Qadim dan yang baharu,maka dapatlah membezakan diantara Tuhan dengan hamba.
BAITULLAH KALBU MUKMININ Sesungguhnya hati ini sewaktu bayi sehingga aqil baliq diibaratkan bunga yang sedang menguntum,tidak ada seekor ulat atau kumbang yang dapat menjelajahnya! apabila dewasa (aqil baliq) maka hati itu ibaratkan bunga yang sedang mengembang,maka masuklah ulat dan kumbang menjelajah bunga itu!
Sesungguhnya amalan makrifat dan zikir yang dibaiah itu adalah untuk membersihkan hati agar dapat menguntum semula seperti hati kanak-kanak yang suci-bersih!
Hati ini juga seperti satu bekas menyimpan gula yang tertutup rapat dan dijaga dengan baik! sekiranya tutup itu tidak jaga dengan baik atau tutupnya sudah rosak,maka masuklah semut hitam yang sememangnya gula itu makanannya!PEPERANGAN
Peperangan yang lebih besar dari perang UHUD, KHANDAK dan lain-lain peperangan ialah “Peperangan dalam diri sendiri (Hati)”, setiap saat denyut jantung ku ini, aku akan terus berperang.Sesungguhnya iblis itu menanti saat dan ketika untuk merosakkan anak Adam !Sekiranya aku tidak ada bersenjata (zikir), nescaya aku pasti kecundang!Keluar masuk nafas anak Adam adalah zikir! 6,666 sehari semalam nafas keluar dan masuk, sekiranya anak Adam tidak bersenjata, pasti ia kecundang!
ASAL USUL MAKRIFAT
Rasulullah SAW mengajar kepada sahabatnya Saidina Ali Karamullah.Saidina Ali Karamullah mengajar kepada Imam Abu Hassan Basri.Imam Abu Hassan Basri mengajar kepada Habib An Najmi.Habib An Najmi mengajar kepada Daud Attaie.Daud Attaie mengajar kepada Maaruf Al Karhi.Maaruf Al Karhi mengajar kepada Sirris Sakatari.Sirris Sakatari mengajar kepada Daud Assakatar.Daud Assakatar mengajar kepada Al Junidi. Maka Al Junidi yang terkenal sebagai pengasas MAKRIFAT.Maka pancaran makrifat itu dari empat sumber iaitu:
1. Pancaran daripada sumber SULUK yang dinamakan
Makrifat Musyahadah.
2. Pancaran daripada sumber KHALUAT yang dinamakan
Makrifat Insaniah.
3. Pancaran daripada Inayah yang dinamakan ROHANI.
4. Pancaran daripada Pertapaan yang dinamakan JIRIM.Maka dari sumber amalan itulah terbit makrifat yang tinggi dan mempunyai rahsia yang sulit.
Dengan berlindung kepada Allah Swt, Pencetusan Api Ma’rifattullah dalam kalimah “ALLAH” Syah dan, nama Allah itu tidak akan pernah dapat dihilangkan, sebab nama Allah itu akan menjadikan Zikir bagi para Malaikat, Zikir para burung, Zikir para binatang melata, Zikir tumbuh-tumbuhan dan Zikir dari Nasar yang 4 (tanah, air, angin dan api) serta zikir segala makhluk yang ada pada 7 lapis langit dan 7 lapis bumi, juga zikir makhluk yang berdiam diantara langit dan bumi. (buka…..Al-Qur’an, Surah At-thalaq, ayat 1).
Adapun zikir para makhluk Allah yang kami sebutkan tadi tidaklah sama logatnya, dan tidak sama pula bunyi dan bacaannya. Tidak sedikit para akhli Sufi dan para wali-wali Allah yang telah mendengar akan bunyi zikir para makhluk itu, sungguh sangat beraneka ragam bunyinya.
Dalam Kitab Taurat, nama Zat yang maha Esa itu ada 300 banyaknya yang ditulis menurut bahasa Taurat, dalam Kitab Zabur juga ada 300 banyaknya nama Zat yang maha esa itu yang ditulis dengan bahasa Zabur.
Dalam Kitab Injil juga ada 300 banyaknya nama Zat yang Esa itu yang ditulis dengan bahasa Injil, dan dalam Kitab Al-Qur’an juga ada 99 nama Zat yang esa itu ditulis dalam bahasa Arab. Jika kita berhitung maka dari keempat kitab itu yang ditulis berdasarkan versinya, maka akan ada 999 nama bagi zat yang maha esa itu, dari jumlah tersebut maka yang 998 nama itu, adalah nama dari Sifat Zat yang maha Esa, sedangkan nama dari pada Zat yang maha esa itu hanya satu saja, yaitu “ ALLAH ”.
Diterangkan didalam Kitab Fathurrahman, berbahasa Arab, yaitu pada halaman 523. disebutkan bahwa nama Allah itu tertulis didalam Al-Qur’an sebanyak 2.696 tempat.
Apa kiranya hikmah yang dapat kita ambil mengapa begitu banyak nama Allah, Zat yang maha Esa itu bagi kita…?
Allah, Zat yang maha esa, berpesan :
“ Wahai Hambaku janganlah kamu sekalian lupa kepada namaku “
Maksudnya : Allah itu namaku dan Zatku, dan tidak akan pernah bercerai, Namaku dan Zatku itu satu.
Allah Swt juga telah menurunkan 100 kitab kepada para nabi-nabinya, kemudian ditambah 4 kitab lagi sehingga jumlah keseluruhan kitab yang telah diturunkan-Nya berjumlah 104 buah kitab, dan yang 103 buah kitab itu rahasianya terhimpun didalam Al-Qur’annul karim, dan rahasia Al-Qur’annul karim itu pun rahasianya terletak pada kalimah “ALLAH”.
Begitu pula dengan kalimah La Ilaha Ilallah, jika ditulis dalam bahasa arab ada 12 huruf, dan jika digugurkan 8 huruf pada awal kalimah La Ilaha Ilallah, maka akan tertinggal 4 huruf saja, yaitu Allah.
Ma’na kalimah ALLAH itu adalah sebuah nama saja, sekalipun digugurkan satu persatu nilainya tidak akan pernah berkurang, bahkan akan mengandung ma’na dan arti yang mendalam, dan mengandung rahasia penting bagi kehidupan kita selaku umat manusia yang telah diciptakan oleh Allah Swt dalam bentuk yang paling sempurna.
ALLAH jika diarabkan maka Ia akan berhuruf dasar Alif, Lam diawal, Lam diakhir dan Ha.Seandai kata ingin kita melihat kesempurnaannya maka gugurkanlah satu persatu atau huruf demi hurufnya.
• Gugurkan huruf pertamanya, yaitu huruf Alif (ا ), maka akan tersisa 3 huruf saja dan bunyinya tidak Allah lagi tetapi akan berbunyi Lillah, artinya bagi Allah, dari Allah, kepada Allahlah kembalinya segala makhluk.
• Gugurkan huruf keduanya, yaitu huruf Lam awal (ل ), maka akan tersisa 2 huruf saja dan bunyinya tidak lillah lagi tetapi akan berbunyi Lahu.
Lahu Mafissamawati wal Ardi, artinya Bagi Allah segala apa saja yang ada pada tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi.
• Gugurkan huruf ketiganya, yaitu huruf Lam akhir ( ل), maka akan tersisa 1 huruf saja dan bunyinya tidak lahu lagi tetapi Hu, Huwal haiyul qayum, artinya Zat Allah yang hidup dan berdiri sendirinya.
Kalimah HU ringkasnya dari kalimah Huwa, sebenarnya setiap kalimah Huwa, artinya Zat, misalnya :
Qul Huwallahu Ahad., artinya Zat yang bersifat kesempurnaan yang dinamai Allah. Yang dimaksud kalimah HU itu menjadi berbunyi AH, artinya Zat.
Bagi sufi, napas kita yang keluar masuk semasa kita masih hidup ini berisi amal bathin, yaitu HU, kembali napas turun di isi dengan kalimah ALLAH, kebawah tiada berbatas dan keatas tiada terhingga.
Perhatikan beberapa pengguguran – pengguguran dibawah ini :
Ketahui pula olehmu, jika pada kalimah ALLAH itu kita gugurkan Lam (ل ) pertama dan Lam (ل ) keduanya, maka tinggallah dua huruf yang awal dan huruf yang akhir (dipangkal dan diakhir), yaitu huruf Alif dan huruf Ha (dibaca AH).
Kalimah ini (AH) tidak dibaca lagi dengan nafas yang keluar masuk dan tidak dibaca lagi dengan nafas keatas atau kebawah tetapi hanya dibaca dengan titik.
Kalimah AH, jika dituliskan dengan huruf Arab, terdiri 2 huruf, artinya dalam bahasa disebutkan INTAHA (Kesudahan dan keakhiran), seandai saja kita berjalan mencari Allah tentu akan ada permulaannya dan tentunya juga akan ada kesudahannya, akan tetapi kalau sudah sampai lafald Zikir AH, maka sampailah perjalanan itu ketujuan yang dimaksudkan. (Silahkan bertanya kepada akhlinya)
Selanjutnya gugurkan Huruf Awalnya, yaitu huruf ALIF dan gugurkan huruf akhirnya, yaitu huruf HA, maka akan tersisa 2 buah huruf ditengahnya yaitu huruf LAM pertama (Lam Alif) dan huruf LAM kedua ( La Nafiah). Qaidah para sufi menyatakan tujuannya adalah Jika berkata LA (Tidak ada Tuhan), ILLA (Ada Tuhan), Nafi mengandung Isbat, Isbat mengandung Nafi tiada bercerai atau terpisah Nafi dan Isbat itu.
Selanjutnya gugurkan huruf LAM kedua dan huruf HU, maka yang tertinggal juga dua huruf, yaitu huruf Alif dan huruf Lam yang pertama, kedua huruf yang tertinggal itu dinamai Alif Lam La’tif dan kedua huruf itu menunjukkan Zat Allah, maksudnya Ma’rifat yang sema’rifatnya dalam artian yang mendalam, bahwa kalimah Allah bukan NAKIRAH, kalimah Allah adalah Ma’rifat, yakni Isyarat dari huruf Alif dan Lam yang pertama pada awal kalimah ALLAH.
Gugurkan tiga huruf sekaligus, yaitu huruf LAM pertama, LAM kedua, dan HU maka tinggallah huruf yang paling tunggal dari segala yang tunggal, yaitu huruf Alif (Alif tunggal yang berdiri sendirinya).
Berilah tanda pada huruf Alif yang tunggal itu dengan tanda Atas, Bawah dan depan, maka akan berbunyi : A.I.U dan setiap berbunyi A maka dipahamhan Ada Zat Allah, begitu pula dengan bunyi I dan U, dipahamkan Ada Zat Allah dan jika semua bunyi itu (A.I.U) dipahamkan Ada Zat Allah, berarti segala bunyi/suara didalam alam, baik itu yang terbit atau datangnya dari alam Nasar yang empat (Tanah, Air, Angin dan Api) maupun yang datangnya dan keluar dari mulut makhluk Ada Zat Allah.
Penegasannya bunyi atau suara yang datang dan terbit dari apa saja kesemuanya itu berbunyi ALLAH, nama dari Zat yang maha Esa sedangkan huruf Alif itulah dasar (asal) dari huruf Arab yang banyaknya ada 28 huruf.
Dengan demikian maka jika kita melihat huruf Alif maka seakan-akan kita telah melihat 28 huruf yang ada. Lihat dan perhatikan sebuah biji pada tumbuh-tumbuhan, dari biji itulah asal usul segala urat, batang, daun, ranting, dahan dan buahnya.
Syuhudul Wahdah Fil Kasrah, Syuhudul Kasrah Fil Wahdah.
Pandang yang satu kepada yang banyak dan pandang yang banyak kepada yang satu maka yang ada hanya satu saja yaitu satu Zat dan dari Zat itulah datangnya Alam beserta isinya.
Al-Qur’an yang jumlah ayatnya 6666 ayat akan terhimpun kedalam Suratul Fatekha, dan Suratul Fatekha itu akan terhimpun pada Basmallah, dan Basmallah itupun akan terhimpun pada huruf BA, dan huruf BA akan terhimpun pada titiknya (Nuktah). Jika kita tilik dengan jeli maka titik itulah yang akan menjadi segala huruf, terlihat banyak padahal ia satu dan terlihat satu padahal ia banyak.
Selanjutnya Huruf-huruf lafald Allah yang telah digugurkan maka tinggallah empat huruf yang ada diatas lafald Allah tadi, yaitu huruf TASYDID (bergigi tiga, terdiri dari tiga huruf Alif) diatas Tasydid adalagi satu huruf Alif.
Keempat huruf Tasydid itu adalah isyarat bahwa Tuhan itu Ada, maka wajib bagi kita untuk mentauhidkan Asma Allah, Af’al Allah, Sifat Allah dan Zat Allah.
Langkah terakhir gugurkan keseluruhannya, maka yang akan tinggal adalah kosong.
LA SAUTUN WALA HARFUN, artinya tidak ada huruf dan tiada suara, inilah kalam Allah yang Qadim, tidak bercerai dan terpisah sifat dengan Zat.
Tarku Mayiwallah (meninggalkan selain Allah) Zat Allah saja yang ada.
La Maujuda Illallah (tidak ada yang ada hanya Allah).
Sembilan kali sudah kita menggugurkan kalimah Allah, seandainya juga belum dapat dipahami maka tanyakanlah kepada akhlinya.

AKU


Siapa AKU ..?
Perlukah kita mencari AKU..?.
Pentingkah AKU..?
AKU adalah diri yang sebenar-benar diri.
AKU adalah ROHULLAH yang datangnya dari ZATULLAH.
Dan Menyatakan akan UJUDULLAH,
AKU lah yang dinamakan AMAR ROBBI yaitu urusan Tuhan.
AKU yang hidup datangnya dari Yang Maha Hidup yang bersifat ghaib yang datang dari Yang Maha Ghaib…
Takkala ZATUL HAQ ingin menyatakan akan diriNya maka DIA mentajallikan akan NUR-Nya
yang dinamakan ROHULLAH atau AKU.
Kini AKU yang nyata dan AKU merupakan SIFATNYA.
Sebagaimana firmanNya…
“Kulli rohi min amri robbi” Artinya : Setiap Roh itu adalah urusanku
Banyak yang mencari AKU namun jarang yang ketemu.
Ini kerana AKU berada jauh didalam RASA yaitu di ALAM RASA yang mendalam…
Dimanakah AKU berada ?
Tentunya pada Badan yaitu didalam Badan Diri.
Kalau ada yang mau mencari AKU, maka katakanlah….
AKU ada tetapi tiada.., AKU tiada tetapi ada…
Ada pada Hakikat.. namun tiada pada Rupa. AKU yang tidak berupa merupakan sumber atau daya KUDRATULLAH yang hidup lagi menghidupkan kerana AKU adalah HAYATULLAH yang berasal dari ZATULLAH.