Laman

Minggu, 10 Oktober 2021

Kenapa Qur'an mushaf selalu cocok bagi semua zaman ???

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Karena zamannya selalu diulang2. Hanya saja dengan keadaan yang berbeda dengan sudut pandang berbeda, dengan kasus yang berbeda, dengan penggambaran berbeda dengan orang2 berbeda----->PADAHAL INTINYA SAMA.
Jika dizaman nabi yang DIKITABKAN ADA KEJADIAN A,B,C,D,E,.......Z, MAKA DI SETIAP ZAMAN, KEJADIAN A,B,C,D,E,......Z ITUPUN ADA DAN TERJADI. Hanya saja dengan kasus berbeda.
Disetiap zaman akan selalu ada yang MEWAKILI NABI MUHAMMAD, ada yang mewakili ABU LAHAB DAN ABU JAHAL, ada yang mewakili seluruh detail perjuangan nabi dengan suka dukanya, juga akan selalu ada yang memusuhi nabi. Pasti akan selalu demikian karena ZAMAN SELALU DIPUTAR, hanya saja, hanya saja keadaan dunia nya yang berbeda sesuai dengan panca Indra kita sendiri. Karena pada prinsipnya dimensi ruang dan waktu itu TIDAK ADA. Yang membikin ada adalah karena PANCA INDRA.
Di zaman ini PASTI ADA ORANG /SESEORANG MANUSIA YANG KEDUDUKANNYA SAMA PERSIS DENGAN NABI MUHAMMAD ( walaupun namanya beda, keadaaan nya beda)
Misalkan setiap episode dunia adalah film antara 0--100%, maka setiap manusia lahir akan selalu diputarkan film yang sama antara 0--100% ( hanya saja dengan eksisting dan deskripsi berbeda)
Tidak lantas kita ada di episode 101%--200% (lanjutan episode)
Logikanya jika tidak sama, maka QUR'AN TIDAK BISA DIPAKAI SEBAGAI KITAB MUSHAF ACUAN SELURUH ZAMAN.
AGAMA pun sebenarnya intinya sama, yaitu tauhid dan selalu DIULANG2....
( walaupun seolah2 berbeda2)
RASULNYA pun sebenarnya intinya sama, yaitu seorang pembawa Chanel tuhan atau WASILAH
( walaupun seolah2 berbeda2)
Syari'at AGAMA dari semua agama pun selalu SAMA, hanya menjadi berbeda2 karena menyesuaikan dengan keadaan zamannya masing2.
Nabi Ibrahim, nabi NUH, nabi Musa, nabi Isa, nabi Muhammad isinya juga SAMA. Selalu diulang2, Hanya saja dengan eksisting dan deskripsi berbeda sesuai dengan zamannya..
KENAPA SEMUA SAMA KOK MENJADI SEOLAH2 BERBEDA ??
ADALAH KARENA ZAMANNYA BERUBAH ( keadaannya saja). Padahal intinya TETAP SAMA ( diulang2).
Lucunya adalah JIKA TUAN2 TERBEBAS DARI GRAVITASI RUANG DAN WAKTU MAKA KESAKSIAN AKAN KESAMAAN ZAMAN DAHULU, SEKARANG DAN AKAN DATANG ITU AKAN TETAP SAMA !!!!!
Sama halnya nabi Muhammad bersaksi akan Rasul2 dahulu, kitab2 dahulu walaupun tidak hidup dizaman beliau2 sebelumnya. Adalah karena BELIAU NABI MUHAMMAD MASUK LORONG JALAN YANG TIDAK TERIKAT RUANG DAN WAKTU SEHINGGA BISA KETEMU DIMENSINYA ORANG2 YANG LEBIH DULU. TENTANG RASUL2 DAHULU DAN KITABNYA ORANG2 DAHULU.
Selama kita terjebak di dimensi RUANG DAN WAKTU dan TIDAK BISA KELUAR, MAKA MUSTAHIL KITA BISA BERSAKSI AKAN ALAM MUTLAK KETUHANAN.
Yang mestinya waktu itu TIDAK ADA ( hanyalah saat ini saja)
Kita pun bukan yang berbentuk jasad ini...
Semuanya hanya akan menjadi GELOMBANG, FREKWENSI, POTENSI DAN DIMENSI SAJA.
Carilah seorang manusia yang sebenarnya ISINYA ADALAH ISI YANG SAMA DENGAN ISI NABI MUHAMMAD DI ZAMAN INI. DIALAH ORANG YANG BISA MEMBAWA KITA MEMASUKI RUANG VAKUM YANG TIDAK LAGI TERIKAT RUANG DAN WAKTU LAGI.
( ma'rifatullah)
Salam Damai

MENGENAL ALLAH DAN MENGENAL DIRI.

Asalamualaikum Warahmatullahu Wabarahkatuh.
l Bismillahirahmanirahim.

Apabila kita mendengar perkataan diri dan mengenal diri.. makna, maksud dan erti diri-diri itu bukan jasad. Tubuh ini bukan diri.. ini jasad tubuh badan..bukannya diri.. Mana yang dikatakan diri? Pertamanya tujuan kita dijadikan oleh Allah S.W.T ini adalah untuk menyatakan Allah. Dalam bahasa lain untuk mengenal Allah S.W.T. Ingat.. kalau orang tanya apa sebab kamu dijadikan? Jawabnya.. aku dijadikan untuk menyatakan Allah, untuk mengenal Allah. Nombor 1 adalah untuk menyata, mengenal Allah. Selepas itu baru lah bab ibadah dan seterusnya.
 
Kita kena kenal diri kita dulu.. kita tak boleh terus mengenal Allah.. tidak ada ilmu untuk mengenal Allah. Al-quran dan baginda Rasulullah tidak ajar mengenal Allah melainkan barang siapa mengenal diri maka dia akan mengenal Allah.. pada siapa mengenal Allah, binasalah sekalian anggota jasad kita. Dalam buku dan dalam kitab mengatakan mengenal diri.. diri itulah roh kita.. barang siapa yang mengenal roh akan mengenal Allah.
 
Sebelum kita solat, kita kena faham apakah erti solat.. solat-solat ini ertinya menyatakan Allah. Seumpamanya kita nak sembah raja, kita kena nyata dan tentukan dulu yang duduk atas kerusi tu benar-benar raja. nyata.. baru kita boleh sembah “ampun tuanku”.. begitu juga dengan Allah.. solat-solat ini adalah bagi menyatakan Allah S.W.T.. tak ada yang lain. Solat ini bukan untuk dapat pahala, syurga.. buat pun kalau Allah tak bagi macam mana? kita tak buat pun kalau Allah kata nak bagi macam mana?
Persoalannya, apakah telah nyata solat itu semasa kita solat? Jikalau tak nyata Allah, itu bukan bersolat.. kalau nak solat mesti nyatakan Allah. Solat untuk menyatakan Allah dengan senyata-nyatanya, dengan seterang-terangnya, dengan sejelas-jelasnya.. baru kita boleh angkat takbir. Barang siapa menyatakan Allah, itu lah solat. Solat ada 2 makna.. 1. solat fardu 2.solatun daim. Menyatakan Allah ada 2 peringkat.. 1. nyatakan Allah dengan solat 5 waktu.. 2. nyatakan Allah sepanjang waktu.
 
Salam Santun Dan Salam Tauhid.

JANGAN MARAH PADA ALLAH ( MANUSIA)

Assalamualaikum
Manusia itu makhluk
Makhluk itu Perbuatan Allah
Sebab itulah Nabi tidak marah ketika dilempari batu, di fitnah, di kata gila, di jauhi, dihina..
Bahkan Nabi mendoakan :
Ya Allah ampunilah mereka,
kerana mereka tidak mengerti yang sebenarnya..
Sebab itulah kita mesti mendalami Tauhid
Kita ini terdiri atas ruh dan jasad
Berasal dari Nur Muhammad
Nur Muhammad itu dari Nur Allah
Begtu juga semesta alam dan isinya
Semua berasal dari Nur Muhammad
Itu sebab para Arifbillah menyampaikan :
Mesrakan dirimu dengan Nur Muhammad
Zahir dan bathin
Itulah jalan pulang ke asal
Jalan Makrifatullah
Maksudnya
Pandanglah geraknya tubuhmu itu kerana ruh
Ruh itu asal mulanya Nur Muhammad
Nur Muhammad itu asalnya Nur Allah
Jadi , apapun yg kamu pandang..
dirimu dan lainnya..
sebenarnya adalah Kenyataan Allah
Bukan maksudnya kita ini Allah
Bukan begitu..
Zat Allah itu Laisa kamislihi sai un
Tapi maksudnya nyata Kebesaran Allah
Pada diri hamba dan alam semesta
Ibarat pohon sudah menjadi potongan kayu lalu menjadi kursi..
Jika hanya memandang bentuk kursinya,
lupa lah kita sebenarnya itu pohon..
Ibarat nasi dan tepung
Asalnya dari beras juga..
Nama saja yg berubah
Jadi..
Jika kita marah dengan perbuatan manusia..
Itu tanda, kita masih terhijab pandang..
Semua itu hanyalah perbuatan Sang Sutradara
Untuk menguji kita...
Tidak kah kau melihat..
Aku lah asal segala sesuatu..
Akulah yang menggerakkan segala sesuatu..
Ashabul Kahfi,25,9,21

 

Jumat, 09 Juli 2021

NYAWA ITU RUH AKU ALLAH PANDANGAN SUFI

ASSALAMUALAIKUM

Allah merujuk Nyawa itu dengan perkataan RUH AKU. Maksudnya menurut Allah Ruh itu ialah Ruh Allah.
Di dalam al-Quran , tiada pula Allah merujuk kepada Ruh itu sebagai Ruh Yang Aku Cipta atau Ruh Milik Aku. Yang ada cuma RUH AKU.
( WANAFAKHTU FIHI MIN RUHI ) - Aku hidup kan di dlm lembaga Adam itu drp Roh-Ku ( Hayat-Ku),
Hanya penterjemah yang menterjemahkan al-Quran itu ke dlm bahasa Melayu menulis di dalam kurungan dengan penjelasan bahawa Ruh itu ialah Ruh yang dicipta oleh Allah.
Apa pun Ruh itu, maka nyatalah kepada kita bahawa Ruh itu adalah Ruh Allah dan bukannya Ruh kita sebagai Manusia.
Maka dikatakanlah bahawa Ruh itu bersifat Rabbaniyah atau bersifat Ketuhanan. Ruh ini berada di dalam Jasad kita secara khusus.
Maka tidakkah kamu faham akan Firman Allah Taala bahawa Ianya ( ALLAH ) beserta kamu di mana sahaja kamu berada.
( WAHUWA MA'AKUM AINAMA KUNTUM) ).
Dan juga sapertimana Firman-Nya yang lain yang bermaksud ..Dalam Diri kamu tu sendiri , kenapa kamu tak mahu lihat ?
( WAFI ANFUSIKUM AFALAA TUBSHIRUN )
Nyata juga kepada kita bahawa kita ini sebagai Manusia yg terdiri daripada dua ( 2 ) perkara iaitu :
JASAD / TUBUH / BADAN / JASMANI yang berasal drp setitik MANI Bapa kita dan sebutir TELUR Ibu kita ,
dan yang satu lagi dikenali sebagai :
NYAWA / RUH / RUH AKU ALLAH / NAFS / HATI / QALBU / NUR MUHAMMAD / RUHANI dan lain lain nama yang banyak itu yang berasal drp Allah.
Ketahuilah juga Mani Bapa sebutir telur pun berasal drp Allah juga disimpan di dalam Jasad Ibu bapa kita .
Satu dinamakan ADAM
Dan yang satu lagi dinamakan MUHAMMAD.
Maka ditanya orang , di manakah Allah ? Dijawab Guru ... itulah Rahsianya Manusia yg sememangnya tdk wujud / tdk ada / ghaib / kosong..
Maka bersabda pula Nabi kita :
" Itulah Amanah Allah kepadamu. Maka pulangkanlah Amanah itu kepada Pemiliknya yang sebenar iaitu Zat Wajibul Wujud, yang wajib ada,, yg wujud, yg tdk ghaib yang kepadamu menamakan Diri-Nya sebagai Allah. "Ashabul Kahfi

 

AKU..( ALLAH)

ASSALAMUALAIKUM 

 
بسم الله الرحمن الرحيم ....
Allah berfirman :
انني انا الله لا اله الا انا فاعبدوني و اقيم الصلاة لذكري
" Sesungguhnya Aku inilah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku, dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku."
( Q,S Thaahaa 20 : 14 )
 
Perkataan Tuhan mengatakan Akulah Allah, bererti Tuhan mengatakan Aku- nya dulu, baru lah menyatakan Tuhan itu Allah...
Ini bererti Aku Tuhan itu merujuk pada Dzat-Nya atau Diri Tuhan. Dan Diri Tuhan itu memiliki nama sebutan Tuhan yang paling tinggi dan Mulia itu adalah Allah..
* Aku Tuhan itu merujuk Diri Maha Tinggi ke-Akuan. *
* ke-Akuan Tuhan Ghaib dalam Dzat-Nya, dan
* Dzat- Nya adalah Laisya Kamislihi tertinggi...
* Aku- nya Tuhan itu adalah ungkapan kata melingkup ruang dan waktu , yang tiada menyatu kata pada sesuatu kecuali ke-Akuan Tuhan....
* Ghaib Ke-Akuan Tuhan, nyata pada Nama Allah...
Inilah Wujud kenyataan adanya Tuhan dibalik nama Allah iaitu sebuah kata pengakuan :
" Sesungguhnya Aku inilah Allah "
* Yang wujud bererti Asma sebutan Allah, dan
* Rahasia Allah adalah Aku.
* Dan rahasia Aku adalah Diri-Nya ( Kunhi Dzat )...
Nah.. jelas... Kata suruhan drp Aku-nya Tuhan adalah kenyataan adanya Tuhan yakni nama Tuhan iaitu Allah.....
 
Memerintahkan dengan kata perintah kedua setelah mengakui Diri-Nya Allah itu adalah kata Sembah atau sembahlah Aku.....
* Lalu, sembahlah Aku itu siapa ?
* Dan siapa disembah, Aku atau Allah ?..
Yang diperintahkan untuk menyembah-Nya adalah hamba atau 'abid. Dan yang disembah adalah Ma' bud.
Bagaimana pemahamannya ?
Yang menyatakan Aku adalah Ma'bud, dan yang dianjurkan untuk menyembah Aku-nya Tuhan adalah 'abid.
Bukan menyembah pada nama, tetapi menyembah Aku- Nya Tuhan.
Allah itu sebagai nama wakil daripada Aku- nya Tuhan.
Ini bererti yang disembah adalah :
* Aku- nya Tuhan, dan erti sebenar utk faham adalah Diri Tuhan...
* Jadi , Aku-nya Tuhan merujuk pada Diri Tuhan....
Maka Dirikan sholat, untuk mengingat-Ku..
Mendirikan sholat bererti telah menunaikan atau mentaati perintah menyembah. Dan menyembah- Nya Aku.
Tuhan ada di dalam sholat. Dan di dalam sholat diharamkan bercampur sembah kepada ke-Akuan Tuhan selain- Nya sahaja....
Maka di dalam sholat, diperintahkan wajib untuk mengingat ke-Akuan Tuhan yakni " sebut Nama Allah "
Oleh sebab itu, ungkapan seorang hamba penyembah kepada Tuhan adalah hamba Allah bukan Aku Allah...
* Hamba tetap hamba, pengabdi, penyembah..
* Aku-Nya Tuhan, tetap Tuhan...
Maka dirikanlah sholat untuk mengingat Tuhan yang Satu iaitu Allah...
Pengakuan seorang hamba adalah Aku hamba, bergantung pada Pemilik hamba...
Pengakuan Tuhan Aku Allah, tidak bergantung pada seorang hamba-Nya...
Antara hamba dengan Tuhan, tidak bisa di pisahkan... Ini kerana tidak ada hamba, tidak ada menyembah Ke-Akuan Tuhan sebagai Allah mewakili Nama...
Adanya hamba bererti adanya yang menyembah Ke-Akuan Tuhan mewakili nama Allah...
Nama Allah lah sebagai wujud persaksian adanya seorang hamba-Nya...
"Insan itu Rahsia Aku, dan Hakikat Aku- itulah Rahasia Insan"

 

SALAWAT NABI MUHAMMAD SAW

 

ASSALAMUALAIKUM..

Keterangan ini TDK bersumber dari kitab
Tapi berdasarkan dari pengalaman
ada yg bertanya dengan sy..
 
Boleh kah mengambil ijazah selawat nabi..
Untuk di amal kan..?
Klu soal boleh tentu sangat boleh..
Selawat nabi ..bila di amal kn begitu saja tanpa melalui ijajah Mursid/tampa tarekat salawat.
Tentu tidak ada buah nya.. padahal salawat ini induk atau kunci untuk sampai kepada Allah dgn jalan mahrifat Tampa ada unsur kesesat..
 
Bila kita mengamal kan selawat nabi Tampa mengenal nur Muhammad.. atau martabat tujuh...maka kita akan terjerumus ke jalan kesesatan.. apa bila salawat itu sdh tembus dlm zaud...rasa
Jalan kesesatan itu.. seperti menarik benda benda pusaka... menggandakan uang..
Bersabar dgn jin banyak lagi....
 
Jalan sufi dgn melalui selawat nabi..
1.Salik harus memahami martabat tujuh/nur Muhammad..
2 .harus mengetahui sejarah cerita nabi Muhammad Saw
3.. selawat nabi harus melalui tarekat atau ijajah dari Mursid..
Dengan jalan ini lah salik dapat sampai PD mahabah Allah..
Cara mengamalkan nya...
 
Salik harus perbanyak membaca selawat nabi
Sambil membanyangkan..nur Muhammad..
Setelah amalan selawat itu menjumpai alam rasa.atau alam gaib..
Maka salik akan bermimpi nabi Muhammad..
Atau berjumpa nabi Muhammad di saat terjaga..ini lah salah satu tanda untuk sampai pada Allah dgn mahrifat yg sempurna..
 
Setelah ini baru kita beranjak pada zikir khofi..
Allah.... Allah....
Amalan selawat nabi sekali kali aja di amal kan
Semua keterangan di atas musti melalui tarekat Mursid...saran dari Mursid..

Sholat Itu Adalah Pelita Hati.

Asalamualaikum Warahmatullahi Wabarahkatuh.
l Bismillahirahmanirahim.

Barangsiapa terbiasa menunda sholat, maka ia harus siap tertunda dalam segala urusan kehidupannya: nikah, pekerjaan, keturunan, kesehatan, kemapanan, petunjuk dan lain-lain.
Hasan al-Bashri berkata:
 
أَيُّ شَيْءٍ يَعِزُّ عَلَيْكَ مِنْ دِينِكَ إِذَا هَانَتْ عَلَيْكَ صَلَاتُكَ وَأَنت أول مَا تسْأَل عَنْهَا يَوْم الْقِيَامَة
 
"Apa yang berharga dari agamamu jika sholatmu saja tidak berharga bagimu? Padahal pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepadamu pada hari kiamat adalah tentang sholat."
Seperti apa kamu mampu memperbaiki sholatmu, seperti itulah kamu akan mampu memperbaiki hidupmu.
Tidakkah kamu tahu bahwa sholat itu bergandengan dengan kesuksesan?
"Hayya 'alas sholah... hayya 'alal falaah..." artinya "Marilah melakukan sholat, marilah meraih kesuksesan"
Bagaimana mungkin kamu minta kesuksesan kepada Allah, sedangkan kamu tidak menunaikan hakNya?
 
استغفرالله العظيم
 
semoga menjadi perantara orang mendapatkan hidayah
Salam Santun Dan Salam Tauhid.
Bakti Sejati Dan Sukmadia Muhammad.