Laman

Jumat, 29 Agustus 2014

PANTUN INGAT MATI .


Bila ingat mati.
Taubat tak henti-henti.
Takut disoalnya nanti.
Amal ibadah aku jagai.


Bila ingat mati.
Air wuduk ku basahi.
Bersuci sentiasa diri ini.
Mudahan dosa diampuni.

Bila ingat mati.
Bersedia aku hari-hari
Melangkah setapak aku berhenti.
Takut jalan dimurkai.

Bila ingat mati.
Harta yang ada tiada erti.
Tinggallah aku menyendiri.
Munajat musyahadah ingat illahi.

Bila ingat mati
Dunia sudah cemburui.
Tiada lekat kasih lagi.
Semua fana tiada arti.

Bila ingat mati.
Akhlak budi aku hiasi.
Takut tersangkut pada duniawi.
Bersenda seloka aku jauhi.

Bila ingat mati.
Tujuh anggota diangkat pergi.
Tiada lagi ampunya diri.
Hanya isbat ingat illahi.

Bila ingat mati.
Apa lagi nak ku cari.
Berjalan bertahun tiada henti.
Ingatkan Allah aku lebihi.

Bila ingat mati.
Rakan taulan aku jauhi.
Hidup aku menyendiri.
Takut lalai sesaat nanti.

Bila ingat mati.
Makanan jasad ku kurangi.
Sanrapan roh ku tambahi.
Agar penuh setiap inci.

Bila ingat mati.
Tidur malam ku kurangi.
Jaga malam aku hiasi.
Sentiasa munajat pada illahi.

Bila ingat mati.
Siang malam ku tangisi.
Kenapa mereka tak fahami.
Hidup ini pasti akan mati.

Bila ingat mati.
Aku senang dok menyendiri.
Muhasabah tilik kebenaran hakiki.
Supaya aku diredoi.

Bila ingat mati.
Bergetar jiwa ingatkan janji.
Amanah janji harus ku tepati.
Kembali suci sesuci-suci.

Bila ingat mati.
Ingatkan Allah tiada henti.
Dosa yang lalu aku taubati.
Mudahan kasih Allah aku diredhoi.

Bila ingat mati.
Carilah jalan mendekati.
Cara untuk mengingati.
Guru yang sentiasa memberkati.

Bila ingat mati..
Ingin ku nasihati
Ingatlah Allah jangan berhenti.
Semoga kita semua diberkati dan diredoi.

Bila ingat mati.
Selalu aku mengingati diri
Kerana yang dihati ianya bersembunyi
Menyepikan diri menunggu kembali

Bila ingat mati.
Rahsia diri bersemadi dihati
Antara manikam dan serkam ku simpan sendiri
Akhirnya kelak bertemu AKU pasti

MUKJIZAT SURAT AL-FATIHAH


Dalam kitab Jamiun Nuraini, Wa’izh Sabzawari menulis sebuah kisah bahwa salah seorang sahabat Imam Ali yang tangannya terputus mendatangi beliau. Imam Ali kemudian mengambil bagian tangannya itu. Secara perlahan, beliau membacakan sesuatu hingga pulih.
Sahabat Imam itu pun merasa senang, kemudian pamit dan pergi. Akan tetapi, di hari lain, dia bertanya kepada Imam Ali, “Apa yang telah Anda bacakan waktu itu, sehingga tangan saya yang terputus normal kembali.”
Imam Ali menjawab, “Saya membaca surat Al-Fatihah.”
Sambil memandang rendah, lelaki itu berkata, “Anda hanya membacakan Al-Fatihah?”
Usai mengucapkan kata-kata itu, tiba-tiba tangannya kembali putus dan terus dalam keadaan seperti itu.


MEMAHAMI AL-QURAN
Seseorang menemui Imam Ja’far Shadiq lalu berkata kepada beliau, “Ada dua ayat dalam Al-Quran dan saya telah menjalankan perintah yang termuat dalam kedua ayat itu, tetapi tidak meraih apapun setelah mengamalkannya.”
“Dua ayat suci mana yang kau maksud?” Tanya Imam Ja’far Shadiq. Orang itu menjawab, “Pertama, ayat suci ini : Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan (Ku) kabulkan untuk kalian. Adapun ayat suci yang kedua adalah : Dan apa-apa yang kau infakkan dari sesuatu, maka Dia tidak akan mengingkari janjinya, dan Dialah sebaik-baik pemberi rezeki. Aku berdoa, tetapi doaku tidak dikabulkan. Dan aku pun berinfak, tetapi tidak mendapatkan imbalan apapun.”
Berkenaan dengan ayat pertama, Imam Ja’far Shadiq berkata, “Apakah engkau mengira Allah SWT, tidak menepati janji-Nya?”
“Tidak!” jawab orang itu. Imam Shadiq berkata lagi, “Kalau begitu, apa kiranya yang menyebabkan tak terkabulnya doamu?”
“Saya tidak tahu,” jawab orang itu. Imam Shadiq berkata kembali, “Oleh karena itu, Aku akan menjelaskan masalah ini kepadamu. Apabila seseorang menaati perintah-perintah Allah SWT yang berhubungan dengan doa, dan dia juga menjaga adab-adab dalam berdoa, maka doanya pasti akan dikabulkan.”
Orang itu bertanya kepada Imam Shadiq, “Apa adab dan syarat-syarat berdoa itu?”
“Pertama, pujilah Allah SWT dan ingatlah segala nikmat yang telah diberikan-Nya, lalu syukurilah semua itu. Kemudian, sampaikan shalawat kepada Rasulullah SAW. Dan ingatlah semua dosa-dosamu yang telah lalu, lalu mohonlah perlindungan kepada Allah SWT,” jawab Imam Ja’far Shadiq.
Adapun berkenaan dengan ayat kedua, Imam Shadiq bertanya kepada orang itu, “Apakah engkau mengira Allah SWT, tak menepati janji-Nya?”
AL-QURAN ADALAH PEMBERI REZEKI
Alkisah, ada seorang lelaki yang selalu berkunjung ke rumah Umar, agar dia selalu dibantu. Akhirnya, Umar pun merasa bosan dengan tingkah laku orang tersebut.
Umar berkata kepadanya, “Hai lelaki, apakah kamu hijrah ke rumah Tuhan atau ke rumah Umar? Pergilah dan bacalah Al-Quran, lalu ambillah pelajaran-pelajaran Al-Quran yang dapat membuatmu tidak butuh lagi untuk pergi ke rumah Umar.”
Lelaki itu pun pergi. Telah berbulan-bulan dia tak datang lagi dan Umar pun tak pernah melihatnya. Hingga akhirnya Umar beroleh informasi bahwa dia telah menjauhi masyarakat. Dia kini berada di suatu tempat yang sunyi untuk beribadah. Di samping itu, dia memohon pertolongan kepada Tuhan agar diberi taufik untuk berusaha mencari rezeki yang halal dan memohon agar kebutuhan hidupnya dipenuhi oleh-Nya.
Umar mengunjunginya, lalu berkata kepadanya, “Aku rindu bertemu denganmu dan kedatanganku ini hanya ingin tahu tentang keadaanmu sekarang. Katakanlah, apa kiranya yang menyebabkanmu menjauh dan lari dari kami?”
Lelaki itu menjawab, “Aku telah membaca Al-Quran, dan Al-Quran telah membuatku tak membutuhkan Umar dan keluarganya.”
Umar bertanya lagi, “Ayat manakah yang telah kau baca itu, sehingga kau seperti ini?”
Dia menjawab, “Ketika aku membaca Al-Quran dan sampai pada ayat ini : Dan di langitlah berada rezeki-rezeki kalian dan apa-apa yang telah dijanjikan kepada kalian (Az-Zariyat : 22). Aku berkata kepada diri sendiri, “Ternyata rezekiku ada di langit, tetapi aku selalu mencarinya di bumi. Sungguh aku adalah lelaki yang buruk.”

AIR MENGALIR KARENA AL-QURAN
Dikisahkan bahwa pada suatu hari, beberapa orang dari kalangan sayyid warga kota Najafabad, Isfahan, mengunjungi Ayatullah Bid Abudi. Mereka berkata, “Sebuah sumber mata air yang berasal dari gunung telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. Namun, sumber itu akhir-akhir ini mengering, sehingga kami menjadi susah. Kami mohon, doakanlah agar mata air itu kembali mengalir.”
Sang Ayatullah itu lalu menuliskan sebuah ayat pada selembar kertas, yakni ayat : Apabila Kami turunkan Al-Quran kepada gunung, maka kamu akan melihatnya tunduk dan terpecah belah karena takut kepada Allah SWT.
Lalu, beliau memberikan itu kepada mereka seraya berkata, “Letakkan ini di puncak gunung itu di awal malam, kemudian kalian pulanglah.”
Mereka lantas melaksanakan perintah itu. Ketika dalam perjalanan pulang ke rumah masing-masing, tiba-tiba mereka mendengar suara yang menggetarkan dari gunung itu. Semua penduduk mendengar suara itu. Saat subuh tiba, sumber mata air itu telah kembali mengalir. Dan penduduk pun bersyukur kepada Allah SWT.


TITIK YANG TAKKAN BERPINDAH TEMPAT
Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman : Maka keduanya berjalan, hingga tatkala keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka minta dijamu kepada penduduk negeri itu, tetapi penduduk negeri itu tidak mau menjamu mereka.
Rasulullah SAW menjelaskan, “Penduduk negeri itu adalah orang-orang yang celaka karena tidak mau menerima dua orang nabi yang mulia sebagai tamunya.”
Disebutkan dalam sejarah bahwa negeri itu bernama Inthakiyah (Anthiokia). Ketika mendengar ayat suci itu turun, penduduk negeri itu menghadap Rasulullah SAW sambil membawa sekarung emas, lalu berkata, “Wahai Rasulullah, kami akan menyerahkan sekarung emas ini kepada Anda apabila Anda mau menukar huruf ba dengan ta.”
(Artinya cuma satu) maksudnya, “Ambillah emas-emas ini sebagai imbalan apabila Anda menghapus titik pada kata (bauw) dan sebagai gantinya Anda meletakkan dua titik di atasnya hingga menjadi (tauw). Sehingga, makna ayat suci itu menjadi seperti ini : Penduduk negeri itu menyambut kedatangan kedua nabi yang mulia itu untuk dipersilahkan sebagai tamu mereka. Dengan begitu, sebutan sebagai orang-orang yang tak tahu malu tak akan kami sandang lagi.
Rasulullah SAW tak menyetujui keinginan mereka itu dan bersabda, “Perubahan titik ini akan menyebabkan adanya kebohongan pada firman Tuhan dan akhirnya akan merendahkan maqam ketuhanan.”

73 Manfaat Dzikir Bagi Manusia


Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT, adalah amalan
istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dzikir merupakan media yang membuat
kehidupan Nabi dan para sahabat benar-benar hidup.
Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki tujuh puluh tiga manfaat yaitu:
1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
2. Membuat Allah ridah.
3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
5. Menguatkan hati dan badan.
6. Menyinari wajah dan hati.
7. Membuka lahan rezeki.
8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
9. Melahirkan kecintaan.
10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
12. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
13. Pembuka semua pintu ilmu.
14. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
16. Menghidupkan hati.
17. Menjadi makanan hati dan ruh.
18. Membersihkan hati dari kotoran.
19. Membersihkan dosa.
20. Membuat jiwa dekat dengan Allah.
21. Menolong hamba saat kesepian.
22. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
23. Penyelamat dari azab Allah.
24. Menghadirkan ketenangan.
25. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.
26. Majlis dzikir adalah majlis malaikat.
27. Mendapatkan berkah Allah dimana saja.
28. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat.
29. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat.
30. Mendapat pemberian yang paling berharga.
31. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal.
32. Dzikir adalah bunga dan pohon surga.
33. Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga.
34. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya.
35. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia.
36. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi.
37. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat.
38. Dzikir sebagai pintu menuju Allah.
39. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa.
40. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah.
41. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia.
42. Menjadikan hati selalu terjaga.
43. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih.
44. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah.
45. Dzikir adalah pangkal kesyukuran.
46. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah.
47. Melembutkan hati.
48. Menjadi obat hati.
49. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah.
50. Mendatangkan nikmat dan menolak bala.
51. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir.
52. Majlis dzikir adalah taman surga.
53. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat.
54. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.
55. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah.
56. Semua kebaikan ada dalam dzikir.
57. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’.
58. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan.
59. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah.
60. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa.
61. Memberikan kekuatan jasad.
62. Menolak kefakiran.
63. Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah.
64. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta.
65. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun, dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir.
66. Penghalang antara hamba dan jahannam.
67. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir.
68. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir.
69. Membersihkan sifat munafik.
70. Memberikan kenikmatan tak tertandingi.
71. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat.
72. Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat.
73. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan.
Sungguh luar biasa manfaatnya, tetapi orang tidak akan yakin dengan manfaat-manfaat diatas
kecuali yang telah merasakan dan menikmatinya. Mari kita coba memulainya dari sekarang.

Syekh adalah

Syekh adalah orang yang
menyingkap semua hijab yang
menghalangimu, dan yang
meminta idzin Allah untuk
kedekatanmu.

Syekh adalah yang telah
mematikan nafsumu sebelum
engkau mematikannya, dan yang
membawa ruhmu ke dalam alam-
alam ketuhanannya.

Syekh adalah orang yang
memindahkanmu dari api
kejauhan dan keterputusan
kepada surga kedekatan dan
ketersambungan (kepada Allah).

Syekh adalah seorang yang
membawa namamu dan
menghapus bentuk dan sifatmu(membawa kepada Fana).

Syekh adalah seorang yang
menampkan kondisi jiwamu
kepadamu dan bukan yang
mengambil hartamu.
Salam duhur..

COBAAN/ BENCANA

Bacalah oleh kalian yang suka mengeluh saat mendapat COBAAN/ BENCANA
CObaan atas manusia – kadang berupa hukuman atas pelanggaran terhadap hukum Allah dan atas dosa yang telah diperbuatannya.
Kadang berupa pembersihan noda, dan kadang pula berupa
pemuliaan maqam ruhani manusia, yang baginya rahmat Tuhan semesta terkaruniakan
sebelumnnya, yang melakukannya dari bencana dengan kelembutan, sebab cobaan semacam itu tak dimaksudkan untuk menghacurkan dan mencamapakkan ke dasar neraka, tapi, dengan begini, Allah mengujinya untuk dipilih dan mewujudkan darinya hakikat iman,
mensucikannya dan bersih dari kesyirikan, kebanggaan diri, kemunaffikan, dan membuat karunia Cuma-Cuma sebagai pahala baginya, dari berbagai pengetahuan, rahasia dan nur.

Nah. Bila orang ini menjadi bersih ruhani dan Jasmani, dan hatinya menjadi tersucikan, berarti DIa telah memilihnya di dunia ini dan diakhirat –di dunia ini yakni melalui hatinya, sedang di akhirat yakni melalui jasmaninya.
Maka segala bencana menjadi pencuci noda kesyirikan dan
pemutus hubungan dengan manusia, sarana duniawi dan dambaan-dambaan dan menjadi
pelebur kesombongan, ketamakan dan harapan akan imbalan surga atas penunaian perintah-perintah.

Sejuta sholawat

بسم الله الرحمن الرحيم
Bismillâhir rohmânir rohîm
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد المرسلين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Mursaliin.
Sejuta sholawat (rahmat) dan sejuta salam (keselamatan) untukmu wahai penghulu para utusan.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا سيد النبيين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidan-Nabiyyiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu para nabi.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الصديقين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidash-Shiddiiqiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu para shiddiqin.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الراکعين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidar-Rooki’iin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang ruku’.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد القاعدين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Qoo’idiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang duduk.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الساجدين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidas Saajidiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang sujud.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الذاکرين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidadz-Dzaakiriin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang berdzikir.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد المگبرين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Mukabbiriin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang mengagungkan.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الطاهرين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidath-Thoohiriin.
Sejuta sholawat dan salam untukmu wahai pemimpin orang orang yang suci
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الظاهرين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidadh-Dhoohiriin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang Nampak
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الشاهدين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidasy Syaahidiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang bersaksi.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الأولين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Awwaliin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang terdahulu.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد الأخرين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Aakhiriin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang akhir.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيدی يارسول الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidii Yaa Rosuulallaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai Junjunganku ya Rasulallah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يانبي الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Nabiyyallaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai Nabi Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيدي ياجبيب الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa sayyidii Yaa Habiiballaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai junjunganku wahai kekasih Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامن أکرمه الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man Akromahullaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai orang yang dihormati Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا من عظمه الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man ‘Adhdhomahullaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai orang yang diagungkan Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامن شرفه الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man Syarrofahullaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang yang dimuliakan Allah
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامن أظهره الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man Adh-Harohullaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang yang didhohirkan Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامن اختاره الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man Ikhtaarohullaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai orang yang dipilih Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامن صوره الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man Showwarohullaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang yang dilukiskan Allah
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامن عبد الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Man ‘Abadallaah.
Sejuta sholawat dan sejuta Salam untukmu wahai orang yang berbakti kepada Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا خير خلق الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Khoiro Kholqillaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai sebaik-baik makhluk Allah
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياخاتم رسول الله
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Khootama Rusuulillaah.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penutup para utusan Allah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسلطان الأنبياء
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sulthoonal Anbiyaa-i
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai Raja para Nabi.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يابرهان الأصفياء
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Burhaanal Ashfiyaa-i
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai Hujjah para Sufi.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامصطفی
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Mushthofaa.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai manusia pilihan.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا معلی
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Mu’laa.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai manusia yang ditinggikan.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامجتبی
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Mujtabaa
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai manusia yang dipilih.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يامزکی
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Muzakkaa.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang yang disucikan.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا مکي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Makkiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang Mekkah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا مدني
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Madaniyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang Madinah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياعربي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa‘Arobiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai orang Arab.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا قرشي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Qurosyiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai bangsa Quraiys.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك هاشمي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Haasyimiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai keturunan Hasyim.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياابطحي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Abthohiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai bangsa Abthahiyyah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يازمزمي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Zamzamiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai bangsa Zamzam.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا تهامي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Tihaamiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai bangsa Tihamah.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياأمي
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Ummiyyu.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai nabi yang Ummi.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك سيد ولد أدم
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyida Waladi Aadam.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu anak Adam (manusia)
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياأحمد
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Ahmad.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai Nabi Ahmad.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا محمد
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Muhammad.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai Nabi Muhammad.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياطه
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Thooha.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai Nabi Thoha.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يايس
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Yaasiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai Nabi Yaasiin.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا مدثر
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Mudatstsir.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai orang yang berselimut.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا صاحب الگوثر
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Shoohibal kautsar.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai pemilik telaga Kautsar.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياشفيع يوم المحشر
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Syafii’u yaumal mahsyar.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai pemberi syafa’at di padang mahsyar.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياصاحب التاج
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Shoohibat-taaji.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai orang yang memiliki mahkota.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياصاحب المعراج
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Shoohibal Mi’rooji.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai orang yang bermi’raj
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا سيد الأولين والأخرين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Awwaliina wal Aakhiriin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai penghulu orang-orang yang terdahulu dan kemudian.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيد المحسنين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal Muhsiniin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam keselamatan untukmu wahai penghulu orang yang baik-baik.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا سيد الگونين والثقلين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidal kaunaini watstsaqolain.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai pemimpin dunia dan akhirat, pemimpin jin dan manusia
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك يا صاحب النعلين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Shoohiban-Na’laiin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai yang memiliki dua sandal.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيدى يارسول الله ياخاتم الأنبياء والمرسلين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidii Yaa Rosuulallaah Yaa Khootamal Anbiyaaa-i Wal Mursaliin.
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai junjunganku wahai utusan Allah, wahai penutup para Nabi dan para Rasul.
ألف ألف صلاة وألف ألف سلام عليك ياسيدی يانبي الله إلی يوم الدين والحمد لله رب العالمين
Alfu Alfi Sholaatin Wa Alfu Alfi Salaamin ‘Alaika Yaa Sayyidii Yaa Nabiyyallaah Ilaa yaumiddiin walhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin
Sejuta sholawat dan sejuta salam untukmu wahai junjunganku wahai nabi Allah hingga hari pembalasan dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

MARI BASAHI LIDAH DENGAN DZIKIR!


Allah SWT berfirman: “Kami telah jadikan untuk isi Neraka Jahannam kebanyakan dari Jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah). Mereka punya mata (tetapi) tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan-Nya). Mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak digunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka laksana binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS Al-‘Araf [7]: 179)
Buah dari lidah adalah dzikir. Lidah orang yang beriman sibuk mengingat Allah. Jika lisan lebih suka menggunjing, mengadu domba, mencela, merusak kehormatan orang lain, serta berbicara sia-sia, maka sedikit demi sedikit hati si pemilik lidah akan menjadi gelap dan kesat. Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah lidahmu basah dengan mengingat Allah.” (HR At-Tirmidzi, Ibn Majah dan Ahmad)
Sofyan Ibn Abdillah menuturkan, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang paling kau khawatirkan atas diriku?’ Rasulullah memegang lidahnya sendiri lalu bersabda, “INI” (HR At-Tirmidzi dan Ibn Majah)