Laman

Kamis, 26 September 2013

Tanya Jawab Hukum Suami Meninggalkan Istri

Ditinggal Setahun Bolehkah Menikah lagi

Pernah kan melihat kasus seperti ini, dimana suami istri, istrinya ditinggal suami selama setahun tanpa diberi nafkah lahir dan batin.
Kasus serupa dialami salah seorang temanku berinisial WT.

Dalam Ajaran Islam.
Ada Hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Mereka (istri) berhak mendapatkan dari kamu sekalian, berupa makanan dan pakaian dengan cara yang baik."
(HR. Muslim).

Dalam hadits tersebut menunjukkan bahwa suami wajib memberi nafkah lahir dan batin kepada istri dan anak-anaknya (sesuai kemampuan) sebagai pertanggungjawaban suami serta menjaga kehormatan rumah tangga.

Sebaliknya,
jika suami meninggalkan istri dalam waktu 3 bulan berturut-turut tanpa memberi nafkah lahir dan batin, berarti pernikahan itu batal.

Artinya,
hubungan suami istri tidak ada, namun perlu dipertegas bahwa si istri harus menggugat cerai di pengadilan agama untuk mendapatkan surat cerai.

Lalu bagaimana kalau si istri disukai atau akan dipinang oleh lelaki lain.
Ya harusnya istri mengurus surat cerai dulu agar statusnya menjadi janda, karena Islam melarang seorang wanita untuk berpoligami.
Meski si suami tak memberi kabar apalagi nafkah, wanita itu tetap berstatus sebagai istri.

Jadi, penyelesaiannya.
Ditinggal setahun tanpa memberi nafkah lahir batin, istri boleh menikah lagi dengan catatan kalau sudah mendapatkan surat cerai.

Sebagai saran saja, sebaiknya si wanita tadi menikah lagi dengan lelaki yang statusnya sudah duda atau masih perjaka, karena pernikahan poligami itu sulit untuk berbagi dan adil secara fisik dan ekonomi.

Hukum Suami Meninggalkan Istri Dalam Islam

Al-Quran memberi batasan bahwa suami tidak boleh meninggalkan istri lebih dari empat bulan.
Mengenai hal ini, Syaikh Utsaimin memberikan pendapat [Fatawa Nir 'Aladarb Syaikh Utsaimin, hal 17, Majalatul Buhuts 9/60. Durus wa Fatawa Haramul Makky, juz 3 hal.270] :
Pertama : Tidak benar bahwa Al-Quran tidak membolehkan suami meninggalkan istri lebih dari empat bulan sebab tidak ada satu ayatpun yang menyebutkan demikian. Akan tetapi yang terdapat di dalam Al-Quran hanyalah pembatasan tentang orang yang ila yaitu suami bersumpah tidak akan menggauli istrinya, kemudian Allah memberikan waktu empat bulan kepadanya, sebagaimana firman Allah Kepada orang-orang yang meng-ilaa istrinya diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kepada istrinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang [Al-Baqarah : 226]
Dibolehkan suami pergi meninggalkan istrinya, lebih dari empat bulan, enam bulan, setahun atau dua tahun dengan syarat tempat tinggal istri aman dan rela ditinggalkan, jika tempat tinggalnya tidak aman atau tempat aman tapi istri tidak merelakan, maka dalam kondisi seperti itu, suami tidak boleh meninggalkan istrinya. Wajib bagi setiap suami untuk menggauli istrinya secara baik.
Jika suami pergi setelah sekian lama tanpa memberi kabar kepada istrinya (keluarganya), apakah sang suami harus memberikan surat talaq kepada istrinya ?
Syaikh Shalih Fauzan memberikan pendapat [Kitabut Muntaqa Syaikh Fauzan, juz 3/242] :
Tidak perlu sang suami mengirimkan surat untuk menjatuhkan talak kepada istrinya, jika dia berhalangan secara syariat yang mengakibatkan dia tidak bisa pulang. Maka tidak boleh bagi istri menuntut secara paksa terhadap suaminya agar pulang melainkan setelah ada kemampuan.
Dalam kondisi seperti ini istri berhak memilih diantara dua pilihan ; bersabar menunggu kedatangan suaminya atau menuntut hak dengan cara mengajukan talak. Dan sebaiknya suami harus tetap bersabar hingga datang kesempatan untuk pulang. Insya Allah jika ikhlas dan bersungguh-sungguh, maka akan mendapatkan jalan keluar dan pertolongan.
Dalam hal ini orang tua sang suami tetap harus menjaga dan bertanggung jawab terhadap sang istri.
Sumber :
Al-Fatawa Al-Jamiah Lil Maratil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita jld-2, hal 111-112 Darul Haq



Suamiku Tak Memberi Nafkah
Assalamu'alaikum
Saya ibu dari 2 anak dan saya juga bekerja. Dalam dua tahun terakhir, kehidupan rumah tangga saya tidak harmonis, bahkan sudah 1,5 tahun kami tidak melakukan hubungan suami istri. Nafkah lahir dari suami juga amat minim, bahkan 6 bulan terakhir suami tidak memberi nafkah sama sekali dengan alasan sekarang saya pulang ke rumah orangtua. Menurut saya, jika memang dia tidak ingin memberi nafkah buat saya, biar saja. Tapi, bagaimana dengan anak-anaknya yang juga butuh biaya pendidikan. Anak pertama saya sudah kelas 5 SD dan yang  kedua SD kelas 1.
Yang ingin saya tanyakan bagaimana hukum dari perkawinan kami yang seperti ini? Sepengetahuan saya jika seorang suami tidak memberi nafkah lahir batin selama 3 bulan berturut-turut padahal dia mampu, maka hukumnya sudah jatuh talak. Dengan begitu, saya menganggap bahwa saya sudah ditalak oleh suami meski tidak ada ucapan dari dia. Saya juga sudah menyampaikan kepada suami bahwa saya minta cerai, tetapi suami tidak mau mengabulkannya. Katanya, dia ingin memperbaiki keadaan, tetapi saya tidak mau lagi karena ada beberapa hal yang tidak bisa saya jalani lagi bersama dia. Bagaimana menyelesaikan masalah ini, Ummi?
Wassalamu'alaikum
 Andrie, via e-mail
 Jawaban Syariah
Nanda Andrie yang Ummi sayangi, keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah adalah idaman setiap pasangan suami istri. Rumah tangga seperti ini terbangun atas dasar pemenuhan hak-hak dan kewajiban suami istri. Kewajiban suami untuk memberikan nafkah lahir dan batin tehadap istri dan anak-anaknya, sementara istri mempunyai kewajiban untuk taat kepada suami. Allah Taala berfirman, ...dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. (QS Al Baqarah: 233). Rasulullah saw juga bersabda, Kewajiban kalian (suami) atas mereka (istri) memberikan makanan dan pakaian dengan baik.
Jika suami dengan sengaja menelantarkan dan menzhalimi istri dan anaknya dengan tidak memberikan nafkah, maka itu adalah kesalahan dan dia berdosa karena telah melalaikan kewajibannya sebagai seorang suami dan ayah bagi anak-anaknya. Istri dapat menuntut hak-haknya. Jika nafkah tersebut tidak dapat dipenuhi dan diberikan oleh suami maka istri pun dapat menuntutnya dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama. Gugatan ini dapat berakibat kepada perceraian yang disebut dengan tafriq qadhai (perceraian melalui Pengadilan Agama), sebagaimana tertuang dalam shighat taliq yang diikrarkan oleh suami saat setelah akad nikah berlangsung. Di antara poin-poinnya adalah sebagai berikut:
Meninggalkan istri selama dua tahun berturut-turut. Atau tidak memberi nafkah wajib kepadanya selama tiga bulan lamanya. Atau menyakiti badan/jasmani istri. Atau membiarkan (tidak memedulikan) istri selama enam bulan.
Jika suami melakukan salah satu dari keempat poin tersebut dan istri tidak ridha, maka istri dapat mengadukannya kepada Pengadilan Agama atau petugas yang diberikan hak mengurus pengaduan itu. Pengaduannya bisa dibenarkan serta diterima oleh pengadilan atau petugas tersebut dan istri membayar uang pengganti atau iwadh kepada suami. Jika proses ini berjalan dengan baik maka jatuh talak satu kepadanya.
Dalam masalah Nanda ini belum jatuh talak, karena yang memutuskannya adalah Pengadilan Agama setelah melakukan proses persidangan. Jadi, sebaiknya Nanda menyelesaikannya melalui Pengadilan Agama yang memang berhak memperkarakannya sesuai pengaduan istri.
Jawaban Psikologi
Nanda Andrie, salah satu tujuan pernikahan adalah terbangunnya suasana sakinah, mawaddah, dan rahmat dalam keluarga. Dengan suasana tersebut, maka seorang istri akan merasa terayomi karena perlindungan yang diberikan suaminya; sebaliknya seorang suami merasa nyaman berada bersama istrinya dan bersemangat untuk mencari nafkah bagi keluarga. Dalam suasana tersebut, anak-anak dibesarkan dan tumbuh sehingga mereka siap menjadi pribadi yang sehat.
Tetapi, memang tidak semua kondisi ideal tersebut bisa tercapai dengan mudah. Buat sebagian pasangan jalan menuju kondisi ideal ini sangat sulit. Meski dalam surat ini Nanda tidak menjelaskan faktor apa yang menyebabkan Nanda tidak bisa lagi menerimanya, beberapa saran berikut ini ada baiknya Nanda pertimbangkan sebelum mengambil keputusan:
-          Pertimbangkan dengan matang kondisi kejiwaan anak-anak yang telah diamanahkan pada Nanda. Mereka adalah generasi masa depan yang akan menjadikan kehidupan orangtuanya sebagai contoh dalam kehidupan yang mereka jalani kelak serta dalam menata cita-citanya. Anak-anak yang hidup dalam keluarga yang kurang harmonis, akan tumbuh dengan kasih sayang yang terbatas.
-          Ingat-ingatlah kebaikan dan sisi positif yang dimiliki suami, jangan terfokus pada keburukannya saja. Harapan yang terlalu besar terkadang berubah menjadi tuntutan tersendiri yang akan membuat kecewa manakala tuntutan tersebut tidak terpenuhi. Karena itu, cobalah Nanda bersikap realistis.
-          Lakukanlah introspeksi untuk mengevaluasi perjalanan pernikahan Nanda dan sejauh mana Nanda masih mencintainya. Setiap orang tentu pernah melakukan kesalahan, jika memang kesalahan tersebut bukan merupakan sesuatu yang fatal, bukakanlah pintu maaf. Semoga dengan kesabaran yang Nanda berikan, Allah berkenan menggantinya dengan karunia lain yang lebih besar.
-          Pertimbangan dari anggota keluarga besar, perlu dijadikan masukan. Mintalah pendapat pada keluarga Nanda yang memiliki wawasan dan bijak dalam memberi pandangan. Liku-liku persoalan rumah tangga dialami hampir oleh setiap orang yang sudah berkeluarga dengan intensitas yang berbeda-beda. Nanda dapat mengambil pelajaran sebelum akhirnya mengambil keputusan.
-          Apapun langkah yang akan Nanda tempuh, tentunya Nanda pun memiliki hak untuk mendapatkan kebahagiaan bagi diri sendiri. Bila semua langkah sudah dijajaki, serta Nanda sudah berpikir secara matang mempertimbangkan konsekuensinya bila berpisah, lakukan shalat istikharah agar Allah memberikan kemantapan hati kepada Nanda untuk memilih mana jalan yang akan diambil.
 Jawaban Hukum
Menurut pasal 39 dari UU No. 1 tahun 1974, perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan setelah pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. Kemudian untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan bahwa antara suami dan istri itu tidak akan dapat hidup sebagai suami istri lagi.
Kemudian pasal 19 PP No. 9 tahun 1975 menyebutkan bahwa perceraian dapat terjadi karena alasan-alasan :
Salah satu pihak berbuat zina, menjadi pemabok, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan; Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 (dua) tahun  berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain di luar kemampuannya; Salah satu pihak mendapat hukuman penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung; Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak yang lain; Salah satu pihak mendapat cacat bawaan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami/ istri. Antara suami dan istri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga.
Kemudian, dalam pasal 116 Kompilasi Hukum Islam keenam alasan tersebut di atas ditambah lagi menjadi :
Suami melanggar taklik talak Peralihan agama atau murtad yang menyebabkan terjadinya ketidakrukunan dalam rumah tangga.
Bagaimana hukum perkawinan Nanda? Menurut Ummi dalam situasi tersebut dan dengan melihat alasan-alasan di atas, talak belum jatuh. Apalagi pihak suami sendiri belum menyatakannya, baik di dalam maupun di luar pengadilan.
Namun demikian, dalam kasus Nanda, sebenarnya cukup alasan untuk berpisah dengan suami. Kendati ini juga mungkin bukan pilihan terbaik, utamanya bagi masa depan anak. Keputusan untuk bercerai adalah suatu pilihan dari suami istri bersangkutan. Dalam arti, pihak pengadilan agama akan bersikap pasif dan tak akan memaksakan terjadinya perceraian tersebut, selama kedua pihak tidak menginginkannya.
Memang talak adalah hak dan kewenangan suami, namun hukum perkawinan Indonesia juga memberi peluang kepada pihak istri untuk menggugat cerai suaminya dengan alasan-alasan yang sama seperti tersebut di atas. Gugatan cerai diajukan ke Pengadilan Agama dimana istri berdomisili atau sesuai dengan KTP dari istri.
Selanjutnya, semuanya terpulang kepada Nanda dan suami. Semoga Allah swt memberikan jalan keluar yang terbaik bagi rumah tangga Nanda.

52 komentar:

  1. aassaallamuallaikum

    saya mau bertanya apabila seorang suami hanya memberi nafkah lahirsaja tp bathin tidak selama 10tahun,tidak perna mau bicara walaupun 1 rumah ( memberikan nafkah karena ada tanggunga anak) hukumnya apa, istri perna minta cerai tapi sang suami tidak mau,
    selama 10 tahun suami berselingkuh dan ketahuan sang istri,apakah sang istri bisa menikah lagi walaupun masih berstatus masih istri orang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya jls suaminya brdosa krna tdk memberikn nafkah baik batin maupun lahiriyah, , , , Dan yg jls istri yg msh brstatus istri org haram utk menikh seblm diceraikn olh suami, nmun pabila suaminya brselingkuh dengan tanda kutip ingin menikahinya(istri kedua) itu dibolehkn, tp sang istri tidk blh ikut2an menikah lg krn msh brstatus istri org dan jg hanya laki-laki yg dibolehkn poligami (dengan ctatan hrs adil).

      Hapus
    2. kalau seandainya suami pergi entah kemana dn gak tau keberadaannya... Dn si istri mau menggugat suaminya namun si istri tak tau keberadaannya.. Boleh tidak si istri menikah lagi

      Hapus
  2. mau tanya dong umi, sudah 4 bulan suami saya meninggalkan saya dan tidak memberikan nafkah lahir batin serta mencuri mas kawin yng dia berikan ke saya waktu nikah beserta surat emasnya. apakah saya sudah bisa ajukan gugatan perceraian dan apa hukumnya mencuri mas kawin tanpa sepengetahuan saya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dinda. Bisa ajukan gugat cerai,karena suami seperrti itu bukanlah calon ayah bagi anak2nya, hukum mencuri. Mas kawin itu mah pidana. Dan. Sangatlah bodoh suamimu. Itu.

      Hapus
  3. Apakah boleh sy curhat tentang masalah keluarga dengan mertua

    BalasHapus
  4. ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ ..sy ibu dri 1 anak akhir2 ini suami sy sllu cri alsan untuk tidak pulng krmh,tiap dia dteng cm ksih kebtuhan ank it pun krna sy minta...trz dia prgi lg dngn alsan dia mau keluar kota,dan dia pun sllu bgtu..sy gak ngerti Äϑą ap dngan suami sy...sy bertanya pda suami klo memang dia sudah tdak nyaman hdup sm sy lbh baik jujur,sy bs trima keputusan ny...skrg sy tinggal nunggu wkt jika nnti suami sy pny simpenan atau suami sy sudah merasa bosan sm sy.boleh kah klo sy menuntut cerai?? Tolong pencerahan ny.makasih

    BalasHapus
  5. saya sdh pisah ranjang dan pisah rumah selama 6 bln, suami saya sdh mrnjatuhkan talak satu mau nya kita bercerai tp saya tidsk mau dan mencoba bertahan . jd bagaimana sebenarnya status perkawinan saya

    BalasHapus
  6. Maaf saya kristen tapi kel alm ibu sya islam, saya sudah menikah dan punya 2 anak. Tapi saya mau masuk islam apakah hukum jika meninggal istri dan kedua anak saya untuk memeluk islam

    BalasHapus
  7. Maaf saya kristen tapi kel alm ibu sya islam, saya sudah menikah dan punya 2 anak. Tapi saya mau masuk islam apakah hukum jika meninggal istri dan kedua anak saya untuk memeluk islam

    BalasHapus
  8. Maaf saya kristen tapi kel alm ibu sya islam, saya sudah menikah dan punya 2 anak. Tapi saya mau masuk islam apakah hukum jika meninggalkan istri dan kedua anak saya untuk memeluk islam

    BalasHapus
  9. Maaf saya kristen tapi kel alm ibu sya islam, saya sudah menikah dan punya 2 anak. Tapi saya mau masuk islam apakah hukum jika meninggalkan istri dan kedua anak saya untuk memeluk islam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
      “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Khaliq.”

      Hapus
  10. Lalu bagaimana jika isteri meninggalkan kamar suami, dia tidur dikamar tersendiri, jika didatangi kekamarnya dia marah2 dan keluar dari kamarnya tidak mau ditemani tidurnya. dengan alasan suaminya tidur mendengkur. Pertanyaan, bolehkah suaminya kawin lagi ?

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Ass..sy endang usia 44thn dan suami 44th..menikah 4thn,,blm dkaruniai anak..dan skrng suami tnggalkan sy 96hr,stlh pertengkaran,yg ingin sy tanyakan apakah sdh jatuh talak,dan mas kawin sy yg dbwanya apakah sy msih berhak meminta kmbali,dan sy mengetahui bahwa dia jg pengguna narkoba..dan saat ini dia tnggl bersma ibu tirinya sdngkan sy dg orng tua sy..apakah pernikahan ini harus sy pertahankan? Krn mmng perceraian itu menyakitkan,apa dibenak dia jka dia mengatakan pd tmnnya(sdh tdk ada kecocokan lg)

    BalasHapus
  13. Saya sudah 2 bulan pisah dengan istri saya karena istri ingin penghasilan lebih. Setelah itu orang tua nya memaksa saya tanda tangan surat pernyataan cerai. Tapi saya memberikan tanda tangan palsu. Karena saya tidak ridho. Tapi di balik semua ini istri saya pacaran dengan laki laki lain. Apa yang saya buat. Karena saya juga merasa di sakitin

    BalasHapus
    Balasan
    1. saudara Vicki yang budiman. sedikit menjawab pertanyaan saudara bahwa ada tiga hal yang dilakukan sebagai pura-pura tetapi dihukumi sebagai sah oleh Islam. yaitu Nikah, Cerai, dan Rujuk

      Hapus
  14. Saya sudah 2 bulan pisah dengan istri saya karena istri ingin penghasilan lebih. Setelah itu orang tua nya memaksa saya tanda tangan surat pernyataan cerai. Tapi saya memberikan tanda tangan palsu. Karena saya tidak ridho. Tapi di balik semua ini istri saya pacaran dengan laki laki lain. Apa yang saya buat. Karena saya juga merasa di sakitin

    BalasHapus
  15. Saya sudah 2 bulan pisah dengan istri saya karena istri ingin penghasilan lebih. Setelah itu orang tua nya memaksa saya tanda tangan surat pernyataan cerai. Tapi saya memberikan tanda tangan palsu. Karena saya tidak ridho. Tapi di balik semua ini istri saya pacaran dengan laki laki lain. Apa yang saya buat. Karena saya juga merasa di sakitin

    BalasHapus
  16. Pisah selama 5 tahun,tidak ada nafkah lahir batin..saya kembali ke rumah org tua saya karna suami sya selingkuh dan menikah lagi,dia juga kasar dan sering menyiksa saya,saya ingin menikah lagi dengan laki2 lain,bagaimana solusix

    BalasHapus
  17. Pisah selama 5 tahun,tidak ada nafkah lahir batin..saya kembali ke rumah org tua saya karna suami sya selingkuh dan menikah lagi,dia juga kasar dan sering menyiksa saya,saya ingin menikah lagi dengan laki2 lain,bagaimana solusix

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  18. Ass.saya mau tanya. Kalau seandainya si istri mau menggugat cerai suaminya yg pergi entah dimna keberadaannya.
    Sampai 1 thn lebih. Dn suami pun gak ada kabar bahkn menghilang gitu aja. Boleh tidak istri menikah lagi?

    BalasHapus
  19. Assalamualaikum Ummi,
    Saya mau bertanya ummi..
    saya ibu dari 1 anak, umur putri saya 2,5th dan saya bekerja,serta saya jg menjadi tulang punggung keluarga, orang tua serta adik2 saya.
    saya sdh menikah salama 4th, selama beberapa bulan terakhir hubungan saya dg suami kurang harmonis, sdh 3bln ini suami saya pulang kerumah orang tuanya (mertua saya) dan sudah tidak menafkahi saya lahir & batin. Yang saya ingin tanyakan adalah apakah menurut ISLAM sudah jatuh talak satu untuk saya?
    apakah saya sudah bisa mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama?
    satu lagi pertanyaan ummi,apakah saya salah jika saya membiayai pendidikan adik2 saya dg hasil gaji saya tanpa sepengetahuan suami?

    BalasHapus
  20. assalamualaikum saya ibu dari 1 anak laki2. saya sudah pisah dengan suami saya sejak 6 bulan yang lalu. suami sudah tdk mau pulang ke rumah. dan menjatuhkan talak ke saya. tetapi orgtua saya tdk menerima. saya pun tdk menerima talak suami. tetapi suami masih menafkahi saya dan anak. secara batin dan lahir tidak. saya harus bagaimana ya,, sementara suami sudah mempunyai perempuan lain di luar sana.. apa hukumnya saya? bolehkan saya menikah lagi? trmksh

    BalasHapus
  21. Pak Ustadz ....Sy mau bertanya kurang lebih hampir setahun sy nikah sirih . Dan sy tahu itu berdosa mengabuli/membohongi istri mengkhianati cintanya . Mungkin kalau aku jujur 1000 wanita yg akan merestuinya . Makanya aku sembunyi . Yang sy ingin tanyakan adalah berdosa atau tidak sy tidak pernah memberikan nafkah lahiriah terhadap istri sirih sy ....Istri sirih bekerja .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sya juga perlukan jwban yg sma kyk soalan anda...krna sya juga istri ke2....

      Hapus
  22. assalamualaikum
    mohon maaf sebelumnya, saya mau bertanya
    saya seorang suami sekaligus bapak satu anak yang baru berumur 1 bulan, apakah ada larangan dari agama islam untuk seorang suami yang pergi keluar rumah hanya untuk sekedar berolahraga atau bermain bola?
    saya selalu mengalami prahara ketika saya meminta ijin kepada istri untuk bermain futsal, salah satu hobi saya dari saya sebelum menikah, memang anak saya baru genap berusia satu bulan, tapi apakah saya sangat berdosa jika saya pergi untuk bermain futsal tadz?
    mohon bantuannya untuk memberikan pengertian kepada istri saya mengenai kegiatan saya ini, karena setiap kali saya ijn untuk futsal pasti selalu ditolak tanpa alasan apapun dari istri, terima kasih
    wassalamualaikum

    BalasHapus
  23. Saya ditinggalkan suami selama 4 bln dan tdk diberi nafkah lahir dan batin. Suami blg ingin menceraikan saya krn saya egois dan tdk berubah. Pdah selama ditinggalkan saya intropeksi diri dan berubah. Tpi malah suami saya kembali agama ke kristen setelah menikah hampir 3 thn dgn saya menjadi islam. Dan smpai skrg suami saya susah dihub dan tdk mau membalas pesan saya. Suami saya blg dia sdh mengurus proses perceraian dan sya harus bersabar. Tpi sejauh ini tdk ada panggilan gugatan cerai dri pengadilan. Sebenar nya saya berharap rmh tangga ini dpt diperbaiki. Tpi saya bingung suami saya kembali lagi jdi nasrani. Mohon saran dan masukan krn saya bingung

    BalasHapus
  24. Lalu gmn hukumx jika hingga belasan tahun sang ayah mengabaikn nafkah lahir bathin ankx ? Walaupn bertemu dg jarak pandang 30m sang ayah tau itu anakx tp tdk berusaha untuk menyapax ?

    BalasHapus
  25. Saya ingin bertanya, kalo suami tidak bekerja baru 4 bulan terakhir ini lalu istri pergi meninggalkan suami dan anak anak yang masih berumur 3 tahun dan 4 bulan pulang kerumah orang tuanya,yang saya ingin tahu apa hukumnya kalo istri pergi disaat ada anak yang harus menyusu dia tidak menyusui,dan sudah hampir 3 bulan pergi alasan mau kerja tetapi anaknya yg masih bayi tidak ditengok sama sekali ,apa itu bukan seorang ibu yang biadab saya tau walau suami tidak menafkahinya tetapi tanggung jawab suami untuk beli susu masih ada ...mohon dibalas

    BalasHapus
  26. Selama ini anak anaknya ada bersama keluarga kami dan sama bapakny ,di saat anak yg berumur 4 bulan sakit saya sebagai kk dr suaminya menyuruh ibu nya pulang untuk menengok,tapi tidak datang juga anak nya yang kecik saya urus dan yg besar sama bapaknya...ada tidak hukum untuk seorang ibu yg seperti ini

    BalasHapus
  27. Selama ini anak anaknya ada bersama keluarga kami dan sama bapakny ,di saat anak yg berumur 4 bulan sakit saya sebagai kk dr suaminya menyuruh ibu nya pulang untuk menengok,tapi tidak datang juga anak nya yang kecik saya urus dan yg besar sama bapaknya...ada tidak hukum untuk seorang ibu yg seperti ini

    BalasHapus
  28. Assalamualaikum ummi...ummi sya mau nanya apa hukum seorang suami menceraiakan istrinya yg belum pernah dia beri nafkah zahir dan batin..
    Tlg d bls ummi...
    Sya sngt perlukan jwban dri ummi
    Sekian wassalam...

    BalasHapus
  29. Mau tanya umi...
    sya punya kakak perempuan, dia ditinggalkan oleh suaminya tnpa kabar kurleb 1.5thn...
    suami jg tidak memberikan nafkah lahir batin terhadapnya, namun sesekali mengirimkan uang untuk biaya hidup anak mereka semasa sya yg mengurus anak tsb.
    sekarang sii anak diurus oleh neneknya sedangkan kakak sya dan suami tetap terpisah diperantauan.
    dan suami jg masih jarang mengirimkan uang untuk biaya hidup anak mereka.
    kemudian suatu hari..suami-istri tersebut akhirnya bertemu.
    kakak sya meminta untuk diceraikan oleh suaminya dgn alasan tidak diberi nafkah lahir-batin, dan meninggalkannya tanpa kabar. Namun suami menolak dan ingin memperbaiki rumah tangga mereka dan berjanji untuk lebih baik.
    akhirnya si istri menerima kembali suaminya dgn catatan jika trulang seperti 2 kesempatan yg sudah diberikan, si istri akan langsung menggugat ke pengadilan.
    pertanyaanya...
    Perlu gag sih untuk akad/ ijab kabul lg?

    BalasHapus
  30. adsalamualaikum ....
    saya prua usia 24 tahun. sudah punya anak 1 umur hampir 2 tahun. namun lambat laun saya merasa tidak lg merasa cocok kepada istri. karna dia sering diam jika ada masalah. dan juga sering menggrlapkan muka nya. entah mengapa selama hampir 3 tahun saya menikah.. saya merasa tidak cocok secara lahir dan batin. kami juga sering sekali bertengkar.. dan beberapa kali saya lontarkan kata cerai.. tp smpai saat ini belum bercerai.. karna saya kasiha kepada anak saya. namun saya msh tetap merasa ingin menceraukan istri saya. apakah saya boleh menceraikan istri saya dengan kondisi seperti yg saya rasakan dan alami?
    mohon penjelasan nya.
    wassalamualaikum warohmatullahu wabarokatu...

    BalasHapus
  31. Assalamualaikum , saya sudah bener bener bingun . saya menihaki seorang mu'alaf (dalam keadaan terpaksa) setelah istri saya melahirkan, dia kergerja bersama anak saya yang masih berumur 3 bulan. saya sudah berusaha mencegah semampu saya. sampai pada akhirnya, istri saya minta pisah "cerai" sementara saya sangat sangat menginginkan anak saya , tapi saya ga bisa berbuat apa apa karna mertua saya ikut dalam persoalan ini. dan saya harus bagaimana ? dan apa hukumnya jika saya meninggalkan anak istri saya demi tiang agama saya ?

    BalasHapus
  32. Saya rizka. Saya baru nikah sudah 2minggu tetapi nikah siri, setelah nikah kami tidak tinggal serumah dan sampai saat ini suami saya tidak me nafkahi saya. Gmn solusi nya

    BalasHapus
  33. Assalamualaikum..sy Rini..sy sudah berkawin 16 thn dan di karunia 4 cahaya mata..sy istri kedua dr suami yg perkawinan pertama suami 13 thn tp tdk di karunia anak..stlh berkawin dgn dgn sy 16 thn kehidupan kami bahagia sehinggalah ada org ketiga dlm rmh tangga yg sememangnya perempuan itu dulu pun bekas kekasih lama suami sy..dan skrg sudah bergelar janda sblm perempuan ini bercerai de suaminya memang sudah terjalin hub sulit dgn suami sy..setelah perempuan ini sudah menjadi janda dan suami sy menikah sirih..tp tdk register..dia menikah tanpa sepengetahuan sy..setelah sy tau..suami ckp mau berlaku adil..tp lama2 kelamaan sy rasa suami tdk bisa berbuat adil..kalau raganya saja yg ada ketika bersama sy tp jiwa dan pikirannya bersama janda itu selama dia mengawini perempuan itu sy kerap sekali bergaduh..dan skrg ini sudah hampir dua bulan suami tdk blk ke rmh..memberi nafkah semampu dia..kebetulan sy pun bekerja..makin kesehari hati sy jd tawar..sememangnya sy inginkan perceraian..tapi proses nya memakan waktu yg lama sy sudah prg buat laporan skrg tunggu surat dr mahkamah..kalau lah ada nasehat2 yg bisa sy terima tlg berikan..sememangnya skrg ini sy pasrah saja..

    BalasHapus
  34. Assalamualaikum saya menikah sudah hampir 2 tahun dan dikaruniai seorang anak lakilaki berumur 1 tahun 2 bln , suami pergi meninggalkan rumah dgn menyertakan surat talak kpd saya , tp saya tdk ingin bercerai saya ingin pnya keluarga yg sakinah mawadah warohmah saya msh bnyak belajat mnjadi istri yg baik . Suami pergi ktika kita sdg bertengkar dan mslhnya tidak sberapa suami tdk bicara apapun selain meninggalkan surat talak . Apaka saya sebagai istri yg sudah ditalak suami msh bisa memperbaiki hub rmh tangga ini? Atau bolehkah saya mencari suami dan membujuk suami pulang

    BalasHapus
  35. asalamualaikum ... saya mau bertanya mohon jawabanya ... suami saya mendiami saya udah 4 hari ini tapi sebelum mendiami suami saya smpt inbok kalo dia pengen mengakhiri pernikahan kami.. aku cb.. untuk hubungi gak pernh.di. respon yg saya tanyakan apa itu udah termasuk talak ...mohon jawabanya terima kasih

    BalasHapus
  36. asalamualaikum ... saya mau bertanya mohon jawabanya ... suami saya mendiami saya udah 4 hari ini tapi sebelum mendiami suami saya smpt inbok kalo dia pengen mengakhiri pernikahan kami.. aku cb.. untuk hubungi gak pernh.di. respon yg saya tanyakan apa itu udah termasuk talak ...mohon jawabanya terima kasih

    BalasHapus
  37. assalamualaikum ummi.. saya ingin bertanya apabila seorang suami jarang di rumah dan keluar dengan alasan tidak jelas bahkan sering berbohong,trs tidak mau bekerja bahkan mas kawin dan harta orangtua si istri ataupun orang tua nya sudah abis di jual2in dan istri mau mengajukan talak bagaimana hukumnya dan bagaimana caranya?
    sebelumnya si suami sudah membuat surat perjanjian ke istri untuk tidak melakukan hal tersebut lagi. tetapi belum masuk dalam waktu yang di tentukan dalam surat perjanjian apakah istri boleh menggugat cerai?

    mohon jawaban nya ummi.
    teriamakasi.
    wassalamualaikum

    BalasHapus
  38. Assalamualaikum mau tanya suami saya ketika marah selalu bilang menyesal dan terpaksa mnkah dgn saya dan selalu pergi entah kemana lalu jarang memberi nafkah lahir saya harus Giman

    BalasHapus
  39. Assalamualaikum ijinkan saya mencurahkan kesedihan saya..saya sudah menikah hampir 22 tahun, selama ini saya bekerja, dan tadinya suami juga bekerja. Tapi karena sesuatu hal suami keluar dari pekerjaannya, dg alasan berantem dengan atasan, akhirnya suami gonta ganti pekerjaan tapi selalu berakhir kurang baik dg perusahaannya. Akhirnya suami membuat perusahaan sendiri..itupun sering bermasalaha dg patner kerjanya.Karena banyak menganggurnya suami jadi sensitif perasaanya, sedangkan usia kami hampir sama sekarang ini 50 tahunan...seharusnya sudah tidak perlu adanya konflik lagi seusia tsb (sudah mulai mencari jalan surga)..tapi kemungkinan suami merasa merasa rendah diri mengingat saya bekerja dan mencukupi kebutuhan anak2. Dan hal ini sering membuat suami marah2 atau berpikiran negatif terus, termasuk jika saya kadang capek pulang kerja maka saya cenderung diam, tapi diartikan menyepelekannya.

    Suatu saat suami pergi meninggalkan kami..entah dimana, menurut ibu mertua suami mendapatkan pekerjaan, ketika saya WA, suami menyampaikan bahwa katanya dia tidak mau kembali lagi ke saya dan anak2 ..Ya Allah...ujian apalagi ini, banyak di WA yg suami sampaikan yang isinya sungguh menyakitkan hati saya...menuduh saya yang bukan2 dan juga menyalahkan saya mendidik anak2 yang tidak hormat kepadanya.

    Anak-anak sudah besar, sehingga mereka bisa berpikir sendiri seperti apa ayahnya sebenarnya...tetapi saya tetap menanamkan untuk tetap menghormatinya.

    Sampai sekarang suami menghilang entah kemana, meninggalkan saya yang merana kesepian...saya hanya bisa berdoa dan berdoa memohon kepada Allah SWT untuk ujian hidup saya ini.

    BalasHapus
  40. Saya seorg istri ank 1,,awalnya suamiku gk mau krj jd aq krj krn ingin membantu suami tp suami ttp malas n gk mau krj,,hutangpun semakin bnyak jd aq mnt izin tuk krj di luar negri,,awalnya suami tak merestui tp ahirnya dia relakan aq krj di LN,,aq pun pergi ke LN setelah di LN sthn lbih aq dngar suamiku nikah lg n mmpunyai ank dr istri keduanya,,dia gk prnh mmberikn nafkah kepada ank saya slma 5thn lamanya,,dan skrg dia mau kembali lg kepada saya..
    Pertanyaan saya apakah blh suami saya kmbli lg kepada saya stlh 5thn gk ada kabar atau kami sah bercerai meski suami gk pernh menceraikn saya?tlg jawabannya ummi

    BalasHapus
  41. Umii mau nanya. Apabila saat nikah wali saksi ada tp buku nikah gak ada. Apaka pernikahan itu sah.. Dan apabila suami sudah menjatukan talak. Apakah ada hukumnya suami berpacaran lagi.dan. ingin nikah lagi.. Apakah berhak istri pertamnya memidana suaminya... Sedangkan udalama di talak. Dan udah lama gak di nafkahi.. Tlg jawabana ummi

    BalasHapus
  42. Umii mau nanya. Apabila saat nikah wali saksi ada tp buku nikah gak ada. Apaka pernikahan itu sah.. Dan apabila suami sudah menjatukan talak. Apakah ada hukumnya suami berpacaran lagi.dan. ingin nikah lagi.. Apakah berhak istri pertamnya memidana suaminya... Sedangkan udalama di talak. Dan udah lama gak di nafkahi.. Tlg jawabana ummi

    BalasHapus
  43. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  44. Rifkah Amalia13 Juli 2017 15.53

    Assalamualaikum umi mau tanya saya pengantin baru, baru nikah sekitar 3 bulan lebih tapi suami saya selingkuh dan berzina dengan perempuan lain, dia juga kasar walau gapernah mukul tapi akibat orang ketiga itu kami sering bertengkar dan suami sebelum lebaran kemarin kabur bawa koper lebih memilih bersama wanita itu dibanding saya ataupun keluarganya. tidak ada kabar sejak saat dia pergi sampai saat ini. saya hanya bertanya bagaimana cara mengajukan cerai? apakah saya harus ke pengadilan agama? lalu berapa biaya administrasi gugatan cerai yang harus saya bayar? mohon bantuannya. terimakasih.

    BalasHapus