Laman

Sabtu, 04 Maret 2023

Siapa mengenal Dirinya ia mengenal Tuhannya

MAN ARAFA NAFSAHU FAKAD ARAFA RABBAHU
=======================================
Ayat ini sudah tdak asing lagi kita mendengarnya Siapa mengenal Dirinya ia mengenal Tuhannya siapa mengenal tuhanya binasalah ia..
Menuntut ilmu adalah taqwa.
Menyampaikan ilmu adalah ibadah.
Mengulang-ulang ilmu adalah zikir.
Mencari ilmu adalah jihad.
Membagikan duit dgan janda adalah pahala
Maksudnya :
_____________________________________
MAN ini adalah bertaraf makhluk, namun apabila ia mengenal dirinya
NAFSAHU (Manusia) maka barulah ia mengenal TuhanNya yang bernama
RABBAHU, Yaitu Tuhan yang bertaraf LAISA KAMISLIHI SYAIUN
( Yang tidak berupa apa pun jua)
Maksudnya lagi :
_____________________________________
MAN ini jika kita bawa kepada pengertian NAFSAHU maka ia akan membawa kepada manusia yang
" Laisa kamislihi syaiun" yaitu manusia yang Batin atau dikenal sebagai Insan atau di kenal juga sebagai DIRI SEBENAR DIRI yang bertaraf NYAWA atau NAFAS, Nyawa atau Nafas adalah bagian dari diri Rohani, fungsinya adalah menghidupkan diri Jasmani atau diri yang bernama DIRI TERPERI.
Coba rasakan di dalam tubuh ini :
ada yang TURUN dan NAIK atau yang KELUAR dan yang MASUK.
_____________________________________
Anasirnya terdiri dari NAFAS, NUFUS, AMFAS dan juga TANAFAS yang senantiasa mengingat Allah tanpa henti-hentinya,
Seharusnya diri manusia yang bertaraf MAN dan NAFSAHU ini wajib di kenali, dan ibadahnya pun wajib juga di kenali, karena inilah nilai sebenar Manusia.
Diri terperi juga mempunya komponen Rohani yang lain yaitu :
_____________________________________
Roh, Akal dan Nafsu, Lebih jelasnya adalah :
Dalam Jasad itu ada dua ROH,
"Pertama Roh Yaqazah, (Roh Jaga=akal dan nafsu) jika ia berada pada jasad, jadilah manusia itu jaga, maka apabila ia "keluar" dari jasad maka tidurlah manusia itu dengan mimpinya.
"Kedua adalah Ruhul Hayat (Nyawa) jika ia berada pada jasad maka hiduplah jasad, apabila ia "keluar" dari jasad maka matilah manusia itu.
"Kedua jenis Roh ini berada dalam jasmani manusia, tiada yang mengetahui tempatnya melainkan Allah SWT.
_____________________________________
Roh itu adalah..,
Satu bernama Ruhul Yaqazah yang terdiri daripada Roh, Akal dan Nafsu,
Ruhul Yaqazah ini juga di kenal sebagai HATI, ia memberikan fungsi kepada manusia supaya "HIDUP BERARTI", dengan adanya Roh ini di dalam jasad maka dapat memberikan kekuatan kepada setiap komponen jasmani, AKAL dapat memberikan kemampuan berfikir, mengingat, dan berperasaan, sementara fungsi yang terdapat pada anasir NAFSU adalah untuk menimbul suatu hasrat atau berkeinginan,
_____________________________________
Ruhul Yaqazah ini jika dia masih berada didalam jasad maka manusia akan menjadi aktif (sadar) dan apabila ia keluar dari jasad maka jasmani menjadi hilang kesadaran secara total, semua ini adalah atas ketentuan Allah SWT jua.
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.
_____________________________________
Surah Az Zumar ayat 42 menyatakan bahwa :
Ruhul Yaqazah ini di tahan kemudian di lepaskan, jika dilepaskan jasad menjadi aktif dan apabila ditahan maka jasad menjadi hilang kemampuannya, hasratnya, berfikirnya, maka jadilah jasad tidur,
Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan,terkadang ada jugak yang berdoa MINTAK UMURNYA PANJANG LEBAR FREEETT....tuuh sonoh lobang semak udah nunguin..
_____________________________________
(Qs.Al'anam:60)
Sementara Roh yang satu lagi dinamakan Ruhul Hayat atau di kenal sebagai NYAWA kepada JASAD, atau dikenal juga sebagai INSAN BATIN, Ruhul Hayat (Roh menghidupkan) ini selama ia tidak "keluar" dari jasmani maka jasad tidak akan mati, akan tetapi apabila ia "keluar" maka jasad manusia akan mati dan menjadi busuk atau hilang (ghaib),
Sementara Ruhul Yaqazah akan mengikuti kemana saja Ruhul Hayat berada.
Kesimpulan Awal..
_____________________________________
"ROHANI yang terdiri daripada Anasir ROH, AKAL, NAFSU dan NYAWA adalah makhluk yang TERSIRAT dan yang berhak diistilahkan sebagai DIRI YANG SEBENARNYA kepada manusia, ROHANI yang lebih awal Allah jadikan sebelum Allah ciptakan MANUSIA dari jenis yang TERSURAT.
_____________________________________
"Jasmani ibarat Rumah (tempat kediaman) yang mana kita boleh keluar dan masuk dan memeliharanya dengan baik supaya dapat tinggal lama disitu, Karena itulah kita perlu mengucapkan rasa syukur apabila Rohani itu di kembalikan Allah kedalam jasmani agar dapat meneruskan kerja KHALIFAH di bumi ini.
Akhirul kalam.. Inillah Doa yang biasa di ucapkan ketika bangun tidur :
_____________________________________
" Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan Rohku kepadaku, dan yang telah memberi kesehatan pada tubuhku"
Doa ini mengisyaratkan bahwa Rohani (Ruhul Yaqazah) itu boleh keluar dan masuk kedalam jasad manusia atas izin Allah SWT.
____________________
Dia yang mengenal dirinya sendiri, mengenal Tuhannya
=======================================
Ayat ini sudah tdak asing lagi kita mendengarnya Siapa mengenal Dirinya ia mengenal Tuhannya siapa mengenal tuhanya binasalah ia..
Menuntut ilmu adalah taqwa.
Menyampaikan ilmu adalah ibadah.
Mengulang-ulang ilmu adalah zikir.
Mencari ilmu adalah jihad.
Membagikan duit dgan janda adalah pahala
Maksudnya :
_____________________________________
MAN ini adalah bertaraf makhluk, namun apabila ia mengenal dirinya
NAFSAHU (Manusia) maka barulah ia mengenal TuhanNya yang bernama
RABBAHU, Yaitu Tuhan yang bertaraf LAISA KAMISLIHI SYAIUN
( Yang tidak berupa apa pun jua)
Maksudnya lagi :
_____________________________________
MAN ini jika kita bawa kepada pengertian NAFSAHU maka ia akan membawa kepada manusia yang
" Laisa kamislihi syaiun" yaitu manusia yang Batin atau dikenal sebagai Insan atau di kenal juga sebagai DIRI SEBENAR DIRI yang bertaraf NYAWA atau NAFAS, Nyawa atau Nafas adalah bagian dari diri Rohani, fungsinya adalah menghidupkan diri Jasmani atau diri yang bernama DIRI TERPERI.
Coba rasakan di dalam tubuh ini :
ada yang TURUN dan NAIK atau yang KELUAR dan yang MASUK.
_____________________________________
Anasirnya terdiri dari NAFAS, NUFUS, AMFAS dan juga TANAFAS yang senantiasa mengingat Allah tanpa henti-hentinya,
Seharusnya diri manusia yang bertaraf MAN dan NAFSAHU ini wajib di kenali, dan ibadahnya pun wajib juga di kenali, karena inilah nilai sebenar Manusia.
Diri terperi juga mempunya komponen Rohani yang lain yaitu :
_____________________________________
Roh, Akal dan Nafsu, Lebih jelasnya adalah :
Dalam Jasad itu ada dua ROH,
"Pertama Roh Yaqazah, (Roh Jaga=akal dan nafsu) jika ia berada pada jasad, jadilah manusia itu jaga, maka apabila ia "keluar" dari jasad maka tidurlah manusia itu dengan mimpinya.
“Keduanya adalah Ruhul Hayat (Jiwa) jika ada di dalam tubuh maka jasad itu hidup, apabila ia “keluar” dari tubuh maka matilah orangnya.
"Kedua jenis Roh ini berada dalam jasmani manusia, tiada yang mengetahui tempatnya melainkan Allah SWT.
_____________________________________
Roh itu adalah..,
Satu bernama Ruhul Yaqazah yang terdiri daripada Roh, Akal dan Nafsu,
Ruhul Yaqazah ini juga di kenal sebagai HATI, ia memberikan fungsi kepada manusia supaya "HIDUP BERARTI", dengan adanya Roh ini di dalam jasad maka dapat memberikan kekuatan kepada setiap komponen jasmani, AKAL dapat memberikan kemampuan berfikir, mengingat, dan berperasaan, sementara fungsi yang terdapat pada anasir NAFSU adalah untuk menimbul suatu hasrat atau berkeinginan,
_____________________________________
Ruhul Yaqazah ini jika dia masih berada didalam jasad maka manusia akan menjadi aktif (sadar) dan apabila ia keluar dari jasad maka jasmani menjadi hilang kesadaran secara total, semua ini adalah atas ketentuan Allah SWT jua.
Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.
_____________________________________
Surah Az Zumar ayat 42 menyatakan bahwa :
Ruhul Yaqazah ini ditahan lalu dilepaskan, jika dilepaskan tubuh menjadi aktif dan ketika ditahan maka tubuh menjadi hilang kemampuan, keinginan, pemikiran, maka ia menjadi tubuh tidur.
Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan,terkadang ada jugak yang berdoa MINTAK UMURNYA PANJANG LEBAR FREEETT....tuuh sonoh lobang semak udah nunguin..
_____________________________________
(Qs.Al'anam:60)
Sedangkan Roh yang lain disebut Ruhul Hayat atau dikenal sebagai JIWA bagi TUBUH, atau dikenal juga sebagai MANUSIA DALAMAN, Ruhul Hayath ini (ruh pemberi hidup) selama ia tidak "keluar" tubuh maka tubuh tidak akan mati, tetapi ketika ia "keluar" tubuh tubuh manusia akan mati dan menjadi busuk atau lenyap (menghilang),
Sementara Ruhul Yaqazah akan mengikuti kemana saja Ruhul Hayat berada.
Kesimpulan Awal..
_____________________________________
" ROHANI yang terdiri dari Anasir ROH, PIKIRAN, NAFSU dan JIWA adalah makhluk yang DIWARISKAN dan layak di definisikan sebagai DIRI SEJATI kepada manusia, ROHANI yang diciptakan Tuhan lebih dahulu sebelum Tuhan menciptakan MANUSIA dari jenis yang DIWARISKAN.
_____________________________________
"Jasmani ibarat Rumah (tempat kediaman) yang mana kita boleh keluar dan masuk dan memeliharanya dengan baik supaya dapat tinggal lama disitu, Karena itulah kita perlu mengucapkan rasa syukur apabila Rohani itu di kembalikan Allah kedalam jasmani agar dapat meneruskan kerja KHALIFAH di bumi ini.
Akhirul kalam.. Inillah Doa yang biasa di ucapkan ketika bangun tidur :
_____________________________________
" Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan Rohku kepadaku, dan yang telah memberi kesehatan pada tubuhku"
Doa ini mengisyaratkan bahwa Rohani (Ruhul Yaqazah) itu boleh keluar dan masuk kedalam jasad manusia atas izin Allah SWT.