Laman

Sabtu, 08 April 2023

Lenyap didalam ke-esaannya ALLAH

TUHAN itu bukan huruf, bukan nama, bukan suara...
Tauhid sejati tidaklah perlu huruf² dan suara lagi......
Namun manunggal dalam "rasa TUHAN"
Bukan sekedar menyebut nama "ALLAH saja" itu Tauhid,
namun....
yg terpenting mampu menghayati adanya ALLAH itu sendiri, itulah Tauhid.
Tatkala seseorang mencoba memahami tentang Tauhid hanya semata² dengan akal fikirannya maka dia akan gagal..!
Cahaya AKAL itu tertinggi hanya mampu menembus sampai lapisan ke-5 dari langit.
Selanjutnya Akal mesti ditanggalkan dan menggunakan KEYAKINAN HATI.
Keyakinan Hati pun hanya akan menembus sampai lapisan ke-6 dari langit.
Selanjutnya Qolbu mesti ditanggalkan dan meneruskan perjalanan dengan RAHSA (Rasa yg terdalam).
Laa ilaha illa ana
(tidak ada TUHAN selain AKU)
ini adalah makna dari TITIK satu dalam huruf hijaiyah
Laa ilaha illa anta
(tidak ada TUHAN selain ENGKAU)
ini adalah makna dari TITIK dua dalam huruf hijaiyah
Laa ilaha illa huwa
(tidak ada TUHAN selain DIA)
ini adalah makna dari TITIK tiga dalam huruf hijaiyah
Laa ilaha illa Allah
(tidak ada TUHAN selain ALLAH)
AKU, ENGKAU dan DIA, semuanya ALLAH...
Pandanglah yang memandang dan rasakan yang merasakan maka engkau tidak ada, maka engkau kosong, maka engkau hampa.
Bukan AL-HAQ yang tidak ada,
bukan AL-HAQ yang kosong itu,
bukan AL-HAQ yang hampa itu
melainkan
dirimulah yang tidak ada,
dirimulah yang kosong itu,
dirimulah yang hampa dan sunyi itu.
Dan tidak boleh dua, tiga, empat atau banyak yang mengisi kekosongan itu ! melainkan hanya SATU yang berhak untuk mengisi kekosongan itu yaitu “ AL-HAQ ”.
DIAlah Dzat Maha Agung,
yang tidak tergambarkan dan tak pernah bisa terwadahi oleh bahasa manusia: ALLAH AZZA WAJALLA…
TIDAK AdA TUHAN, MELAINKAN TUHAN
TIDAK ADA ENGKAU, MELAINKAN AKU
TIDAK ADA AKU, MELAINKAN ENGKAU
ENGKAU DAN AKU ADALAH ESA
ENGKAU LENYAP, AKU BERNYATA
AKU LENYAP ENGKAUPUN NYATA
ENGAKU DAN AKU telah lenyap didalam kefanaannya,
kefanaan lenyap didalam ke-esaannya Tuhan.

PERJALANAN NYAWA DI DALAM SHOLAT

❃ ﷽ ﺑِﺴْـــــــﻢِﺍﷲِﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِﺍﺍﺭَّﺣِﻴﻢ ﷽ ❃
السَّلَامُ عَلَيْڪُمُ وَرَحْمَةُ اللَّٰهِہ وَبَرَڪَاتُهُہ
اَللَّٰہُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَیٰ سَیِّدِنَا مُحَمَّدِِ عَبْدِڪَ وَرَسُوْلِڪَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وعَلَی آلِــهِہ وَصَحْبِـهِہ وَسَلِّمْ تَسْلِيـمََا ڪَثِيْـرََا فَسُبْحَٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ.......
PERJALANAN NYAWA DI DALAM SHOLAT
Ketahuilah saudaraku.
1. Berdiri untuk mengangkat Takbiratul ihram. adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita di alam ruh. Segala sesuatu menghadap kepada keesaan-Nya.
أَلَآ إِنَّ لِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ قَدْ يَعْلَمُ مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ وَيَوْمَ يُرْجَعُونَ إِلَيْهِ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا۟ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۢ
Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hati (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha mengehui segala sesuatu.
_____________________
2. Ruku' adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita di alam dunia. Didalam ruku' ini kita di sunahkan membaca tasbihnya para malaikat yaitu Subhanallah wabihamdihi Subhanallahal adzim Astagfirullahal Adzim. Dzikir inilah yang sering diamalkan sebagian orang untuk hajat Duniawi diwaktu antara Azan dan Qomat Pada Sholat Subuh. Padahal kalau ingin mendapatkan segala hajat kita di dunia perbanyaklah dzikir ini diwaktu kita ruku'
_____________________
3.Iktidal (berdiri kembali). Pada hakikatnya adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita di waktu Sakratul maut. (Sami' Allahu liman hamidah)
"Allah maha mendengar siapa yg memujinya)
Dari sinilah adanya pendapat Qunut diwaktu Subuh. Coba kita perhatikan arti bacaan Qunut diwaktu subuh. Semuanya mengarah kepada perjalanan kita ketika akan sakratul maut. Permohonan Sejati dari sang Hamba. " Allahumma inni as-alukal Khusnul Khotimah" (Ya Allah Sesungguhnya Aku memohon kesudahan yg baik ( Kematian yg diridhoi). Perbanyaklah membaca doa ini di waktu kita Iktidal.
_____________________
4. Sujud Pertama. Adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita didalam Kubur (Alam Kubur). Kita disunahkan membaca tasbih kembali " Subhana rabbiyal-a'laa wa bihamdih Subhanallahal adzim Astaghfirullahal Adzim ". Kesadaran akan diri ini yg fana dan Tuhanku adalah yg kekal. Dzikir inilah yg sering dipakai oleh sebagian orang untuk memperoleh kedudukan didalam Dunia. Dan diamalkan setelah Sholat Subuh sambil menunggu terbitnya sang surya. Padahal fungsi utama dzikir ini adalah keteguhan hati didalam menghadapi fase selanjutnya dari sebuah pertemuan dengan dua makhluk dialam Kubur.
______________________
5. Duduk diantara Dua Sujud. Adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita yg dihidupkan kembali di alam kubur untuk menjawab pertanyaan Pamungkas dari malaikat penanya (Mungkar dan Nakir). Kita di sunahkan untuk berdoa mohon ketetapan iman. " Rabbighfir li warhamni wajburni warfa'ni warzuqni wahdini wa'afini wa'fu'anni "( Tuhanku.. Ampunilah aku.. Belas kasihanilah aku.. Cukupkanlah segala kekuranganku... Angkatlah derajatku.. Berilah rezki kepadaku.. Berilah aku petunjuk.. Dan berilah kesehatan kepadaku .. Serta maafkanlah aku..). Suatu perkara besar sedang dihadapan kita. Dua malaikat yg tidak ada kompromi dan senda gurau. wahai Tuhanku. Tetapkan Iman kami pada waktu ini dgn Kalimat : Lailaha ilallahu Muhammadar rasulullah alaiha nah'ya wa alaiha namutu wa alaiha tub'asu Insya Allah Ta'ala minal aminiin. Perbanyaklah membaca dzikir ini diwaktu kita duduk diantara dua sujud setelah doa tersebut diatas. Dzikir ini sering diamalkan sebagian orang ketika berhadapan dgn suatu masalah dalam hidup dan kehidupan.
_____________________
6. Sujud Kembali (Sujud kedua). Pada hakikatnya Adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita yg ditidurkan kembali oleh Allah SWT. Setelah selesai menjawab pertanyaan dari dua malaikat. Disinilah dimulainya fase siksa kubur ataukah nikmat Kubur yg akan kita alami sampai hari Kiamat.disini kita disunahkan bertasbih kembali " Subhana rabiyal a'la wa bihamdih Subahanallahal Adzim Astaghfirullahal Adzim" kita diwajibkan berdoa untuk memohon perlindungan dari azab kubur, azab neraka. Fitnah hidup dan fitnah mati serta fitnahnya Dajjal. (Allahumma inni a'uzubika min azabil qabri, azabnar, fitnati mahya wa mamati wamin fitnati dajjal). Dan berdoa sesuai dgn kebutuhan kita.
____________________
7. Duduk Tasyahud (Tahiyah). Pada hakikatnya adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita di padang masyar( alam Akhirat). Dimana Segala Kehormatan, Keberkahan, keselamatan, kebaikan, adalah milik Allah SWT. di fase inilah manusia akan mempertanggung jawabkan segala bentuk tingkah laku dan amal perbuatannya didunia. Disinilah kehakikatan dua kalimat syahadat sewaktu kita menunjukan jari telunjuk ketika mulai membaca Asyhadu anla ilaha ilallah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah. Inilah jalan yg lurus itu (Titian Sirathol Mustaqim). Sang pembawa agama yg diridhoi, Nabi yg Mulia, Muhammad SAW. Berdiri memberikan Syafaat kepada setiap dari umatnya.inilah keutamaan dari shalawat yg agung itu yg kita baca setelah pengucapan Syahadat. Perbanyaklah bacaan Shalawat diwaktu ini. Karena Shalawatmu diwaktu inilah yg diangkat dan diperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawatmu yg akan jadi signal untuk tersambung secara lansung kepada Nabi Muhammad SAW, pada kondisi semua Hamba berlutut dihadapan Sang Malikul Mulki Dzul Jalali Wal Ikram.
🕋🕌 اَللَّٰہُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَیٰ سَیِّدِنَا مُحَمَّدِِ عَبْدِڪَ وَرَسُوْلِڪَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وعَلَی آلِــهِہ وَصَحْبِـهِہ وَسَلِّمْ تَسْلِيـمََا ڪَثِيْـرََا
___________________
8. Salam ( Keselamatan). Pada hakikatnya adalah gambaran dari perjalanan nyawa kita memasuki Alam keselamatan ( Surga). Setelah selesai proses perhitungan segala amal perbuatan kita. Balasan yg setimpal yg telah dipersiapkan oleh Allah terhadap Hamba yg dirahmati-Nya. Inilah keutamaan kita untuk memulai salam dan wajib hukumnya untuk membalas Salam itu sendiri.
Inilah sebagian dari Rahasia Sholat yg kita laksanakan. Ternyata akan kembali ke diri kita sendiri.
Inilah konsep Tauhid yg sebenarnya.
QS. Al-Anbiya 25:
وَمَاۤ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْۤ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَاۡ فَا عْبُدُوْنِ
"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Aku maka sembahlah Aku."
,QS. Az-Zumar 65-66:
وَلَـقَدْ اُوْحِيَ اِلَيْكَ وَاِ لَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ لَئِنْ اَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ بَلِ اللّٰهَ فَا عْبُدْ وَكُنْ مِّنَ الشّٰكِرِيْنَ
"Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, "Sungguh, jika engkau menyekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi. Karena itu, hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur."
Semoga bermanfaat dan bisa menjadi bahan renungan.
@semua orang
Wassalam