Laman

Senin, 04 Mei 2015

ILMUL YAQIN, ‘AINUL YAQIN DAN HAQQUL YAQIN


Ini adalah istilah tentang ilmu-ilmu yang amat jelas.
Yaqin (tulisan Indonesianya yakin) adalah suatu pengetahuan yang pemiliknya tidak akan dimasuki keraguan secara mutlak. Keyakinan tidak akan diucapkan dalam penggambaran sifat Al­Haqq karena ketiadaan taufik. Ilmul yaqin adalah yaqin, demikian juga dengan ‘ainul yaqin dan haqqui yaqin.
11mul yaqin dalam pengertian istilah mereka adalah sesuatu yang adanya disertai dengan syarat bukti (argumen atau dalil). ‘Ainu yaqin adalah sesuatu yang adanya dengan hukum bayan (penjelasan). Haqqul yaqin adalah sesuatu yang adanya dengan sifat terang.
Ilmul yaqin untuk pemilik akal, ‘ainul yaqin untuk pemilik ilmu, dan haqqui yaqin untuk pemilik marifat.

WARID
Warid adalah sesuatu yang datang pada hati berupa bisikan-­bisikan yang terpuji. Kehadirannya bukan karena disengaja. Demikian juga dengan sesuatu yang kedatangannya tidak berupa bisikan, dikatakan pula warid.
Kehadirannya bisa jadi dari AI-Haqq, juga bisa dari ilmu. Warid pengertiannya lebih umum daripada khawatir (bisikan) karena khawatir hanya khusus dalam bentuk informasi, pesan-­pesan, bisikan, inspirasi atau apa yang terkandung dalam suatu makna. Sementara warid bisa. berupa (kehadiran) kesenangan, kesedihan, ketakutan, kiecernasan (qabdhu), kelapangan (basthu), dan berbagai rasa yang `terkandung dalam suatu makna.
………….
Keterangan
” Tiga istilah ini tersebut dalam Al-Quran, yaitu: “Jika kamu menge­tahui dengan pengetahuan yang yakin” (QS. At-Takatsur: 5). “Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ainul yaqin” (QS. At-Takatsur. 7). “Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adatah suatu keyakinan yang benar” (QS. Al-Waqi’ah: 95).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar