Laman

Rabu, 25 Mei 2016

DZIKIR ZAHAR

Cara melakukan dzikir jahar (dzikir dengan suara yang keras) ialah bahwa orang yg berdzikir itu memulai dengan ucapan LAA dari bawah pusat dan d angkatnya sampai ke otak dalam kepala,
Sesudah itu ucapkan ILAAHA dari otak dengan menurunkannya perlahan-lahan bahu kanan.
Lalu memulai lagi mengucap ILLALLAAH dari bahu kanan dengan menurunkan kepala kepada pangkal dada di sebelah kiri dan berkesudahan pada hati sanubari di bawah tulang rusuk lambung dengan menghembuskan lapadz nama Allah sekuat mungkin sehingga terasa geraknya pada seluruh badan seakan-akan di seluruh bagian badan amal yang rusak itu terbakar dan memancarkan Nur Tuhan.
Getaran itu meliputi seluruh bidang LATIFAH sehingga dengan demikian tercapai makna tahlil yang artinya:
(TIDAK ADA YANG DI MAKSUD MELAINKAN ALLAH).
Kalimat nafi melenyapkan seluruh wujud sesuatu yang baru dari pada pandangan dan ibarat,lalu berubah menjadi pandangan fana dari kalimat isbat di tegakkanlah dengan tegak dalam hati dan kepada DZAT yang Maha Besar,lalu memandang wujud Dzat Allah dengan pandangan yg BAQA.
Setelah selesai Dzikir dengan bilangan ganjil,dapatlah kita pada Akhirnya membaca:
SAYYIDUNA MUHAMMADUR RASULULLAH SHOLLALLOHU'ALAIHI WASALLAM.
Diantara syarat"nya,yaitu bahwa orang yg berDzikir itu:
1.Dalam wudhu yang sempurna.
2.berDzikir dengan pukulan gema yang kuat.
3.suara keras yang dapat menghasilkan NUR DZIKIR dalam rongga batin mereka yang berDzikir,sehingga hati mereka itu hidup dengan Nur Hidup yang abadi yang bersifat keakhiratan.
yaitu mencapai Mati sebelum Mati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar