Laman

Kamis, 13 April 2017

MALAIKAT ITU BERNAMA IBU …

Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan “Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana ?

Tuhanpun menjawab “Diantara semua Malaikat-Ku, akan kupilih seseorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu.” Si kecil bertanya lagi “Tapi disini, di surga ini. Aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Dan itu cukup membuatku bahagia.” Tuhanpun menjawab “Tak apa, malaikatmu itu akan menyenandungkan lagu untukmu dan akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.” Namun si kecil bertanya lagi “Bagaimana aku akan mengerti ucapan mereka, sedangkan aku tak memahami bahasa yang mereka gunakan ?”


Tuhanpun menjawab “Malaikatmu itu akan membisikanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar disampingmu, dan dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia.” Si kecilpun bertanya lagi “Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara dengan-Mu Tuhan ?

Tuhanpun kembali menjawab “Malaikatmu itu akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdo’a.” Lagi-lagi si kecil menyelidik “Namun, aku mendengar disana banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku ?

Tuhanpun menjawa “Tenanglah, malaikatmu akan terus melindungimu. Walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia seriang melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu.” Namun, si kecil kini malah sedih “Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika aku tak melihat-Mu lagi …

Tuhan menjawab lagi “Malaikatmu, akan selalu mengajarkan keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat kepada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walaupun begitu, Aku akan selalu didekatmu.

Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara penggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang. Tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku …

Tuhanpun kembali menjawab “Nama malaikatmu tak begitu penting. kamu akan memanggilnya dengan sebutan : IBU …”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar