Laman

Senin, 10 November 2014

KARUNIA DZIKIR DAN BEBERAPA TANDA


“Jika engkau melihat seorang hamba yang ditetapkan oleh Allah dalam menjaga wirid-Nya dan melanggengkan-Nya dalam keadaan tersebut, namun ia begitu lama mendapat pertolongan-Nya, maka jangan sampai meremehkan apa yang Allah berikan kepadanya. Sebab, engkau belum melihat tanda-tanda orang yang arif ataupun kegembiraan pencinta Allah pada dirinya. Kalaulah bukan karena karunia ilham, tentu tak akan ada wirid.”
–Ibnu Atha’illah dalam Al-Hikam
Sahabatku, mari kita menyadari bahwa dalam shalat, doa, munajat dan wirid kepada Allah SWT terkandung ekspresi penyucian diri dan ibadah yang telah ditentukan. Cipta rasa seorang hamba yang memulai untuk melakukan pendekatan dengan ibadah tentu beragam. Bisa jadi, apa yang kita mohon ada yang cepat diberi pertolongan Allah, ada pula yang lambat, melalui proses dan jangka waktu bertahap. Semuanya terserah kepada Allah. Kita tidak perlu ikut-ikutan “sok mau mengatur” dan tidak berserah diri atas semua yang ditetapkan-Nya.
Dzikir dan doa kepada Allah tanpa keraguan akan menghasilkan nikmat-nikmat yang kadang justru tidak kentara. Sebab, Allah memuliakan hamba-Nya yang berada di jalan itu dengan beragam tanda-tanda. Maka tak heran, jika ada beberapa di antara dari kita, yang tak tampak tanda-tanda kearifannya, meskipun sebenarnya dia termasuk orang yang telah mengalami pencerahan luar biasa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar