Laman

Minggu, 20 Desember 2015

Kejadian Insan


PENGENALAN DIRI
Dalam rahim Bapak 40 hari
Mada, Madi, Mani, Manikam
Pusat, Jantung, Watsulbi, Muntarait, Otak
Dalam Otak ada Lemak, Dalam Lemak ada Minyak, Dalam Minyak ada Nur, Dalam Nur ada Nur Akal, Dalam Nur Akal ada Hizabbannur, Dalam Hizabbannur Hidayamul Amanah Allah SWT.
PENYAKSIAN DI ALAM ROH
ALAS TUBIRABBIKUM : ..... Benarkah Aku Tuhan Engkau
KALU BALA : .................… Benar Engkau Tuhan kami
SHAHIDNA : …............…… Menyaksikan
SUSUNAN DALAM RAHIM BAPAK
Di Otak : 7 hari
Di Rulang Belakang : 7 hari
Di Watsulbi Muntarait : 7 hari
Di Tulang Data : 7 hari
Di Pusat : 7 hari
Di Kalam : 7 hari
Jumlah = 42 hari
Dalam Rahim Ibu 9 Bulan + 9 hari / 7 Bulan + 7 hari, Titik NOKTAH.
1 hari : HU
3 hari : ALLAH
7 hari : INNALLAH (hanya Allah)
4 bulan + 4 hari : TURABBUNNUR (Tanah Nur)
7 bulan + 7 hari : SUBHANALLAH (Maha Suci Allah)
8 bulan + 8 hari : ALHAMDULILLAH (Puji Bagi Allah)
9 bulan + 9 hari : INNA ANNA AMANNA (Sesungguhnya Aku beriman/Pembawa Amanah Allah SWT)
Ujud artinya Ada, Mustahil Tiada, Mana yang Mustahil.
Adalah Akwan Agiyar kita. Wajib Allah Ta’ala ada.
Tidak sah Ma’rifatnya, bila tidak mengetahui asal kejadian Diri kita ini.
Itifak/Mufakat.
Seluruh Arifbillah.
Adapun mengenal diri itu mengetahui daripada asal Nabi Adam A.S. Asalnya Nabi Allah Adam itu nasarnya Air, Api, Angin, Tanah, maka turunlah kepada kita :
Tanah itu = Tubuh kita hurufnya
Angin itu = Nafas kita hurufnya
Api itu = Darah kita hurufnya
Air itu = Rasa kita hurufnya
Maka itulah kita ketahui arti mengenal diri namanya.
Adapun kejadiannya Tanah bernama Syari’at = Tubuh kepada kita
Adapun kejadiannya Angin bernama Tarikat = Laku kepada kita
Adapun kejadiannya Api bernama Hakikat = Hati kepada kita
Adapun kejadiannya Air bernama Ma’rifat = Rasa kepada kita
Itulah mengenal diri namanya.
Syariat umpama Kaki
Tarikat umpama Tangan
Hakikat umpama Tubuh
Ma’rifat umpama Kepala
Adapun yang bernama Diri Terdiri itu Rahasia namanya
Adapun yang bernama Diri Tajalli itu Roh namanya
Adapun yang bernama Diri Terperi itu Hati namanya
Adapun yang bernama Diri Diperikan itu Tubuh namanya
Mengenal Adam Menurut :
Syari’at : adalah ia Manusia yang Pertama
Tarikat : adalah ia Hakikat yang Muncul
Hakikat : adalah ia Asma Allah
Ma’rifat : adalah Hanya Allah (ILLallah)
ASYHADU adalah bagi kita Lidah
ALLA adalah bagi kita Badan
ILLAHA adalah bagi kita Hati
ILLALLAH adalah bagi kita Roh
HUWA adalah bagi kita Rahasia (Air)
Adapun yang sebenar-benar Diri ialah Nyawa/Roh
Adapun yang sebenar-benar Nyawa/Roh adalah Muhammad
Adapun yang sebenar-benar Muhammad adalah Allah
Adapun yang sebenar-benar Allah adalah segala Sifat Allah Ta’ala
Adapun yang sebenar-benar Sifat Allah Ta’ala adalah Zadtullahita’ala
Adapun Sifat Allah Ta’ala adalah wujud Allah Ta’ala yang kata mempunyai Wujud dan hakikat daripada segala yang ada, besar maupun kecil. Bagaimanapun juga pada pandangan lahir maupun bathin adalah sebenar-benarnya termasuk satu sifat yang sempurna, tidak bertulang, berdaging, berdarah, atau berkulit. Pada yakin kita maka yang berbagai sifat dan warna adalah Hanya satu, menurut yakin Ma’rifat kita.
Adapun yang bernama Wujud Hakiki yaitu Zadtullahita’ala. Wujud Hakiki itu mustahil pada pandangan awam, wujud majazi itu tidak ada pada pandangan wujud hakiki.
Wujud ‘Am (umum) itu meliputi pada alam, dan nyata pada Muhammad.
Adapun yang sebenar-benarnya Manusia yaitu Muhammad
Adapun sebenar-benarnya Muhammad yaitu Allah
Dan sebenar-benarnya Allah yaitu Zadtullah
Maka itulah sebabnya kita manusia dilebihkan Allah Ta’ala dari pada semesta sekalian alam ini, karena asalnya kejadian sekalian itu daripada Muhammad.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar