Laman

Selasa, 04 April 2017

GALAUNYA ALI BIN ABI THALIB R.A


Assalamu'alaikun Wr, Wb.
Beginilah Galaunya orang sholeh yakni Sayyidinaa Ali bin Abi thalib yang peduli terhadap ummat Rasulullaah SAW.
Sayyidina Ali bin Abi Thalib merupakan sepupu sekaligus sahabat utama Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Beliau merupakan orang yang pertama masuk Islam dari golongan anak-anak. Dalam perjalanan hidupnya, sayyidina Ali bin Abi Thalib terpilih sebagai salah satu menantu Nabi Shallallahu alaihi wasallam setelah beliau menolak pinangan Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhuma kepada Fathimah binti Muhammad.
Ali bin Abi Thalib terkenal dengan keberanian dan kecerdasannya. ‘Kunci Ilmu’ disematkan kepadanya untuk ‘Gudang Ilmu’ yang diberikan kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam. Maknanya, tiada satu pun ilmu yang berasal dari Nabi Shalllalahu alaihi wasallam kecuali diketahui tafsir dan pembahasannya oleh sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu.
Sebagai bukti atas keberaniannya, anak Abu Thalib ini terpilih sebagai sosok pengganti Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam peristiwa hijrah Nabi ke Madinah al-Munawwarah. Ia diperintah untuk tidur di tempat tidur nabi dengan mengenakan selimut manusia paling mulia ini. Bukan main-main, nyawa menjadi taruhannya.

Sayyidinaa Ali bin Abi Thalib mengatakan rasa kegaulauNya yaitu:
"AKAN DATANG SUATU MASA, DAN AKU KHAWATIR MASA ITU"
1. Keyakinan hanya tinggal di dalam perkiraan.
2. Keimanan tak berbekas dalam perbuatan.
3. Banyak yang baik tapi tak berakal.
4. Adapula yang berakal tapi tak beriman.
5. Ada yang lidahnya fasih tapi hatinya lalai.
6. Adapula yang khusyu tapi sibuk menyendiri.
7. Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
8. Adapula ahli maksiat tapi rendah hati.
9. Ada yang bahagia tertawa tapi hatinya berkarat.
10. Adapula yang sedih menangis tapi kufur nikmat.
11. Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat.
12. Adapula yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
13. Ada yang berlisan bijak tapi tidak memberi teladan.
14. Adapula pelacur tapi menjadi figur.
15. Ada yang memiliki ilmu tapi tidak paham
16. Adapula yang paham tapi tidak menjalankan.
17. Ada yang pintar tapi membodohi.
18. Adapula yang bodoh tapi tidak tahu diri.
19. Ada yang beragama tapi tidak berakhlak.
20. Adapula yang berakhlak tapi tidak berTUHAN.

Jika kita termasuk diantaranya, Marilah kita sama-sama membenahi diri, Semoga kita bisa menjadi manusia yang lebih baik. Aamiin.
Dan Penghulu para wali yakni Syaikh Abdul Qadir Al-Jaylani mengatakan definisi BERMADAH yang zaman sekarang banyak sekali kita lihat.
BERMADAH (Memuji-muji), Syaikh Abdul Qodir Al-Jaylani R.A berkata :
Tidak layak seorang guru duduk diatas sajadah Nihayah (merasa dirinya paling tinggi) dan berkalung padang Inayah (merasa dirinya paling hebat) sampai dia sempurna memiliki 2 (dua) budi pekerti :

- 2 (dua) Budi Pekerti dari Allah SWT.
- 2 (dua) Pekerti dari Rasulullah SAW.
- 2 (dua) Pekerti dari Abu Bakar As-Shidiq.
- 2 (dua) Pekerti dari Umar bin Khattab.
- 2 (dua) Pekerti dari Utsman bin Affan.
- 2 (dua) Pekerti dari Ali bin Abi Thalib.

Adapun 2 (dua) Budi Pekerti dari Allah SWT adalah Sattar (menutupi aib orang) dan Ghaffar (pemaaf pada kesalahan orang).
- 2 (dua) Pekerti dari Rasulullaah SAW adalah Syafiq (welas asih pada siapapun) dan Rofiq (lembut tidak keras).
- 2 (dua) Pekerti dari dari Abu Bakar Ash-Shidiq adalah Shodiq (jujur) dan Mutashodiq (dermawan ahli bersedekah).
- 2 (dua) Pekerti dari Umar bin Khattab adalah Ammar ma'ruf dan Nahha (ahli beramar ma'ruf dan nahi munkar.
- 2 (dua) Pekerti dari Utsman bin Affan adalah Tho'am (ahli memberi makan pada orang dan musholliyan billail (ahli sholat malam).
- 2 (dua) Pekerti dari Ali bin Abi Thalib adalah Aliman (tinggi ilmu pengetahuan) dan Syajja'an (pemberani).
Semoga akhlak kita semua bisa mentauladani sifat Rasulullah SAW dan Para sahabatnya.

SEMOGA BERMANFAAT.
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1 Muharrom 1438 H, Senoga di tahun ini lebih baik dari Tahun Sebelumnya. Aamiin yaa robbal aalamiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar