Laman

Selasa, 18 April 2017

RAHASIA MA'RIFATULLAH.

engkau itu telah sampai ke-Hadrat-KU... Wahai hamba-KU yang AKU cintai...
Maha Suci AKU besertamu bila engkau beradam didalam-KU...
Maka lenyaplah didalam dirimu didalam kehampaan...
Ahmad itulah yang dinamakan Diri yang Ghaib...
Muhammad itulah yang disebut zahir diri...
.
.
Bersabda Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam Bersabda Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam :
.
" Ikutilah aku... Ikutilah... Bila engkau tidak mengikuti, maka engkau akan sesat."
sebab itulah kami ajarkan engkau kalimat Tauhid yakni " LAA ILAAHA ILLALLAAHU "
karena itulah kami perintahkan engkau yakni Kalimat Syahadat Rasul " WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASUULULLAAHI "
Bila engkau berpegang teguh keduanya, maka selamatlah engkau dari dunia sampai keakherat. Dan engkaulah Mukmin sejati yang sesungguhnya...
Bahwasanya :
Kalimat Tauhid itu adalah Maqamnya Ruh, setiap saat, ia tidakkan pernah lupa kepada yang menjadikannya...
.
.
Kalimat Syahadat itulah yang menyempurnakan apa yang diperintahkan oleh Nabi kita Muhammad Shallallaahu 'alaihi wasallam...
.
.
" Asal mulamu yang AKU jadikan adalah satu Rahasia Nur yang dinamakan :
NUR DZATI.
Lalu Nur Dzat-KU menjadi DIRI.
Kemudian dirimu didalam NUR ALLAH, lalu Ghaib. Itulah dirimu dinamakan "KOSONG "
Lalu berkata didalam "KUN "
Kun Itulah menjadikan " ALIF "
Alif itulah yang disebut " DIRI "
Maka ghaiblah Alif itu, kemudian menjadi ia " INSAN "
Terus Dia berkata :
" ANA AL-HAQ "
.
Yang HAQ itulah dinamakan " TIDAK ADA WUJUD DAN TIDAK ADA NAMA "
Maka Dirimu itulah yang disebut :
" AKU "
.
Karena itulah Dia bukan diluar maupun didalam. Sehingga Ia meliputi " AKU Semesta Alam "
Maka.. LAISYA LAH AKU DIDALAM DIRIMU ITU.... Bila engkau menempati AKU, maka engkaulah yang ada didalam KALIMAT-KU..
.
Setelah engkau didalam RAHMAT-KU, Maka engkau itulah yang bertubuh " SYAHADAT "
dan setelah engkau bertubuh SYAHADAT, Maka engkaulah yang dinamakan " MUHAMMAD ZAHIR "
Dan Batinnya itu ialah dinamakan " AHMAD "
Setelah Batin engkau bernama AHMAD, Maka engkaulah yang " GHAIB " Maka didalam " HU " itulah " AKU ".
.
engkau dengarkan bunyi didalam tubuhmu yang berbunyi :
" WUJUD DZATI "
Wujud itulah berbunyi :
" HU "
Dan Dzat itulah berbunyi :
" ALLAH "
.
Jadi bunyi keseluruhannya adalah :
" HU ALLAH "
Dia-lah yang memuji Diri-Nya sendiri.
Karena Diri Hamba tadi telah lenyap, ghaib, menjadi hampa, kosong. Tinggallah Dia sendiri yang tiada nama, juga tiada suara bunyi, maupun huruf.
Itulah yang dinamakan :
" AKU " AKULAH YANG HAQ "
.
Oleh sebab itu, hanya bunyi suara yang kosong. Maka Kosong itulah yang disebut :
" FANA "
Inilah arti akhir seorang hamba menuju " BAQA BILLAH."
hilang, lenyap, sirna, ghaib, hanya tinggal :
" KOSONG "
Kosong itulah akhir puncak Ma'rifat hamba kepada Allah Ta'ala.
Didalam kosong itulah hakikat Hidup, puncak hidup Abadi bagi Dzat Qadim-Nya.
Itulah isinya.
Jadi kosong itu ada isinya. Dan isinya itulah kosong bagi hamba yang akhir fananya.
Isi itulah hakikat Allah, yang dinamakan " KUNHU DZAT "
Ini Ma'rifat Allah Ta'ala.
.
Cuma hanya DIRI-NYA lah yang Ujud Qadim serta :
Melihat, Mendengar Rahasia-Nya sendiri.
Semua bagi hamba telah lenyap didalam :
" KOSONG "

Inilah makna hakikat kosong. Tinggallah ma'rifat Allah..
.
.
APA HUBUNGAN DENGAN ISRA' WAL MI'RAJ ???
.
Insya Allah...
Kita akan sambung lagi kajian ini...
.
.
Salam Abi buat kalian semua.
Inilah Suluq Tharaqi...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar