Laman

Selasa, 12 April 2016

Jiwa


Jiwa/Diri adalah kehidupan yang ada pada setiap diri, dalam Bahasa Arab disebutkan dengan kata : “ NAFS ” yang artinya ; Jiwa/Diri.
Sebagaimana Allah berfirman :
“Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan Ridho serta di Ridhoi. Masuklah ke dalam golongan hamba–hamba Ku. Dan masuklah kedalam Syurga Ku”. (QS, Al- Fajr : 27-30)
Jiwa/Diri adalah suatu kesatuan antara Ruh dan Jasad, di mana tatkala Ruh nasab/misra kepada sekalian batang tubuh/Jasad maka bernamalah ia dengan Jiwa/Diri.
Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari seorang Awliya Allah dan termasuk Ulama Besar di Kalimantan Selatan Kalampaian yang berguru kepada Syech Mursyid Muhammad Saman Al-madani Al-hasani di Kota Madinah salah seorang zuriat daripada Baginda Rosulullah Saw yang juga sebagai penjaga Maqom Nabi, mengatakan :
Bahwa sebenar-benarnya Diri itu adalah Ruh
Sebenar-benarnya Ruh itu adalah Nafs/Jiwa
Sebenar-benarnya Nafs/Jiwa itu adalah Naik Turun Nafas
Naik Turun Nafas itu adalah Sir/Rahasia
rasakanlah Naik tutunnya Nafas itu, karena Nafas itu adalah Sir/Rahasia antara Insan dengan Tuhannya. dengan sering2nya bermusyahadah maka Anda akan semakin sadar bahwa diri Anda adalah sangat dekat dengan Tuhan
Mengenai matikan diri sebelum Mati.
Rosulullah Saw bersabda : “Matikan diri kamu sebelum Mati”
Sungguh Manusia itu tidak akan sampai kepada Tuhannya selama ke DIRI an/ke EGO an/ke AKU an nya masih melekat pada dirinya.
Karenanya matikan lah ke DIRI an/ke EGO an/ke AKU an itu hingga tumbuh kesadaran bahwa saya tidak bisa melakukan ini dan itu melainkan serta Allah.
Lalu bagaimana agar ke DIRI an/ke EGO an/ke AKU an mati???
yaitu dengan Mengenal diri sebenar2nya diri.
Jika sudah dikenal diri sebenar2nya diri maka akan di kenalilah Tuhan yang bernama ALLAH itu.
Dan adapun yang dikatakan Sir/Rahasia itu adalah Nur Muhammad Saw.
Dan adapun yang dikatakan Sir/Rahasia itu adalah Nur Muhammad Saw.
Adalah benar. Saya hanya ingin tambahkan untuk menjaddi bahan renungan mengenai fungsinya.
Saya menganggap tiga ciptaan Allah: AKAL,
ROH DAN JIWA; sebagai three ini one dan masing mempunyi fungsi.
1. AKAL berfungsi untuk membedakan yang HAK dan BATHIL
2. ROH berfungsi sebagai penghubung Allah dan HambaNya
3. JIWA berfungsi untuk menyalurkan hasrat dan keinginan (Nafsu).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar