Laman

Senin, 17 April 2017

SINAR CAHAYA ALLAH


Barang siapa yang telah mencapai kepada tahap mengenal diri, dengan hanya melihat alam dan segala isinya, sudah cukup jelas dan sudah cukup terang bagi dijadikan tanda dan bagi dijadikan dalil dalam kaedah melihat Allah.
Dengan hanya melihat alam dan segala isinya kita akan dapat melihat Allah. Lihatlah apa saja yang terpandang oleh mata dan pandanglah apa saja yang terlihat oleh mata. Barang sesuatu yang terpandang, sesungguhnya kita sebenarnya telah melihat Allah, kita sebenarnya telah memandang Allah ( bagi yang mengenal diri )
Memandang dan melihat orang makrifat kepada alam itu, tidak lagi terpandang atau terlihat alam, tidak lagi tertuju kepada alam, tidak lagi tertumpu kepada alam dan tidak sahaja terhenti pada alam. Alam adalah merupakan sesuatu dan merupakan benda (ain). Pandangan atau penglihatan orang makrifat itu tidak terhenti pada alam dan tidak terhenti pada benda. Allah bukan alam, Allah bukan sesuatu dan Allah bukan ain ( benda ). Allah adalah Allah, tidak sesuatupun yang menyerupai atau yang menyamainya.
Pandangan dan penglihatan orang mengenal Allah (makrifat) itu, apabila memandang dan apabila melihat kepada sesuatu benda alam, mereka tidak lagi terlihat alam mereka tidak lagi terpandang benda. Pandangan dan penglihatan mereka hanya ternampak wajah Allah bersertanya. Alam bagi mereka sudah lagi kelihatan, benda bagi mereka sudah menjadi gelap, sesuatu bagi mereka sudah menjadi binasa.
Rupa alam dan wajah alam, tidak lagi kelihatan oleh pandangan mata hatinya. Apa yang ada didepan mereka, sudah tertutup, sedah terlindung dan sudah tidak kelihatan. Pandangan mereka sudah ditutup oleh sinar cahaya Allah yang teramat sangat terang lagi teramat sangat nyata. Mata hati mereka sudah diterangi oleh cahaya yang teramat sangat silau dengan nur cahaya Allah yang meliputi sekalian mata hatinya yang meliputi sekalian alam maya.
Di keranakan tersangat terang dan tersangat jelasnya cahaya wajah Allah itu, sehinggakan wajah seisi alam ini, sudah tidak lagi kelihatan dan sudah tidak lagi terpandang. Begitulah perumpamaan betapa terangnya dalil alam dan seisinya dalam kaedah melihat Allah. Betapa jelasnya tanda alam dan seisinya dalam kaedah menyatakan Allah Ta'ala. Begitulah betapa nyata, betapa terang dan betapa mudahnya untuk melihat dan untuk menyatakan Allah. Sehinggakan melebihi terangnya cahaya matahari dan sehinggakan melebihi mata melihat alam.
Selain Allah, mereka tidak lagi nampak apa-apa, selain Allah mereka tidak lagi kelihatan apa-apa. Alam menjadi kosong dan gelap, segala isinya menjadi binasa, hilang dari pandangan hatinya. Yang mereka nampak dan yang mereka lihat itu, Allah disampingnya, Allah disebelahnya dan Allah bersamanya. Allah yang sebelum kelahirannya dan Allah itu juga yang dia nampak sesudah kematiannya. Allah yang sangat jelas kelihatan disegenap penjuru Alam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar