Laman

Sabtu, 31 Januari 2015

"barang siapa mengenal akan dirinya,maka kenallah ia akan tuhan nya"


BISMILLAH HIRRAHMAN NIRRAHIM
---------------------------------------------------------

Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

Mari kita kembali mengingat,wahai para penuntut bahwasannya maksut dari ma'rifat itu seperti asyarat baginda rasulullah dalam sabda nya yaitu :

"barang siapa mengenal akan dirinya,maka kenallah ia akan tuhan nya"

Dan ketahuilah oleh mu,bahwasan nya telah berkata segala arifbillah tentang diri manusia itu terbagi pada dua (2) bagian yaitu :

1.Diri yang zahir
2.Diri yang bathin

}} Adapun diri yang zahir itu,seperti firman allah ta'ala dalam surah al-mu'minuun 12-14 yang artinya :

" dan seaungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati air mani (nutfah) dalam tempat yang kokoh (rahim),kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah (a-laqat),lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging (muzfati).dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang,lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging,kemudian kami jadikan ia mahluk yang berbentuk lain. Maka,maha suci allah pencipta yang paling baik"

Dari pengertian ayat tersebut,allah ta'ala memberikan pelajaran kepada umat manusia di dunia agar mengetahui bagaimana proses terjadinya penciptaan manusia yang di awali dari pada seteter air mani,kemudian air mani itu menjadi darah.lalu kemudian menjadi daging. Selanjutnya air mani,darah dan daging itu di gerak-gerakkan dan di bolak balikkan selama empat puluh (40) hari lamanya.
setelah sempurna empat (4) bulan sepuluh (10) hari. Dari gerakkan air mani,darah dan daging itu,maka terciptalah yang zahir pertama adalah "TELUNJUK" dari pada tangan kanan,pada hari kedua (2) zahirlah kepala,hari ketiga (3) zahirlah tangan dan kedua kakinya,pada hari yang ke empat (4),allah ta'ala menjadikan 360 tulang belulang nya,serta 240 dan 28 sendi di bina,kemudian allah ta'ala menjadikan 366 urat yang sebagian nya gerak dan sebagian nya di. Gerak dan diam inilah merupakan perangai manusia.
pada hari kelima (5) allah ta'ala menjadikan daging,pada hari ke enam (6) kulit,rambut dan kuku di ciptakan,pada hari ke tujuh (7) terciptalah hidung dan mulut.pada hari ke delapan (8) zahirlah lidah.pada hari yang ke sembilan (9) zahirlah kedua telinga serta segala rangka dari pada mulut,dua mata dan tempat keluar segala makanan (anus). dan pada hari ke sepuluh (10) allah ta'ala meniupkan kedalamnya sebagian Ruh (nyawa) kemudian bergerak-geraklah ia.lalu kemudian di ambil hati ibu atau dengan kata lain naluri ibu (kabadan umihi) yang di jadikan sebagai kiblatblnya di alam rahim ibu dan sujudlah anak dalam rahim itu kepada allah ta'ala dengan karunia tuhan (rabb)

Adapun setengah ulama berkata :

= Nutfah itu menjadi tubuh bagi diri manusia
= Wadi itu menjadi suara bagi diri manusia
= Madi itu menjadi pendengaran bagi diri manusia
= Mani itu menjadi pendengaran bagi diri manusia
= Manikam itu menjadi cahaya bagi diri manusia

Adapun jauhar itu,apabila ia ada di alam kabir (besar) itu namanya anfas (anfasi),dan apabila ia turun kepada bapak namanya nufus (nufusin),dan tatkala keluar dari pada bapak lalu turun ke dalam rahim ibu ia bernama "TANAFAS" dan tatkala zahir di dalam perut ibu bernamalah ia nafas dan tatkala ia terlahir ke dunia bernamalah ia insan

}} Adapun diri bathin itu,yaitu tubuh yang "HASIR" atau dengan kata lain "JISMU LATIF "(diri yang ghaib) atau yang di kenal alif ghaib sebagaimana firman allah ta'ala dalam surah al-hijr :28,yang artinya :

"Maka apabila aku (tuhan) telah menyempurnakan kejadiannya. dan aku (tuhan) tiupkan kedalam nya sebagian ruh ku (ciptaan)"

NB :

Di dalam huruf BA tersembunyi huruf ALIF,ini bermakna bahwa di dalam diri jasmani mu itu tersembunyi diri ruhani,dan diri ruhani inilah diri yang sebenarnya.

Wabillahitaufik wallhidayah,wassalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar