Laman

Sabtu, 31 Januari 2015

" Manusia adalah rahasia ku

BISMILLAH HIRRAHMAN NIRRAHIM
----------------------------------------------------------------
Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh
Dalam hadits qudsi allah ta'ala berfirman :
" Tidur fakir itu tidur ku,makan fakir itu makan ku,minum fakir itu minum ku "
dan firman allah ta'ala yang artinya :
" Manusia adalah rahasia ku,dan aku rahasaia nya dan sifatnya "
ini bermakna, bahwa apa pun yang di lalukan oleh hamba yang fakir itu, ia sertai allah ta'ala di dalam nya.
Ia hidup dengan hidup allah ta'ala,suka dengan kehendak allah ta'ala, bukan berarti apa yang dikehendaki nya itu kehendaknya si hamba lalu allah ta'ala menyukai nya....! tidak...." bukan seperti itu pengertian nya. malah sebaliknya apa yang di kehendaki oleh allah ta'ala itulah yang di ikuti.
lalu timbul pertanyaan, apa yang di kehendaki oleh allah ta'ala itu......???
jawaban nya :
ikuti perintah Nya, dan jauhi larangan Nya sesuai apa yang terkandung dalam al-qur'an serta apa yang di bisik kan dalam kalbu orang-orang mukmin berupa kemaslahatan umat.
KITA KEMBALI PADA PEMBAHASAN............."
--------------------------------------------------------------------------------
Ma'rifat,rindu dan merindui sekalian itu pada ikhtibar nya sifa hamba jua ada nya. jika sekalian itu tiada pada nya... maka lenyaplah ia pada si hamba, ini berarti dzat dan sifat si hamba di nisbatkan kepada allah ta'ala.
Se andainya tiada IA ... maka sifat si hamba seperti ombak pulang ke laut (dzat). inilah makna firman allah ta'ala dalam surat FAJR 89:28 yang artinya :
"pulang kepada tuhan dengan redha dan di redhai"
Dan dalam surat al-baqarah 2:156 yang artinya :
" dari pada allah kami datang, dan kepada allah kami kembali "
Surat al-qashash 28:88 yang artinya :
" Tiap-tiap sesuatu itu akan binasa kecuali wajah allah "
Dan dalam surat AR-RAHMAN 55:26-27 yang artinya :
" Segala sesuatu itu akan fana. dan yang kekal dzat tuhan mu yang empunya kebesaran dan kemuliaan "
KEMBALI LAGI AGAR LEBIH FAHAM.........."
----------------------------------------------------------------------------
Jikalau masih ada lagi citanya,rasanya dan lezatnya itu bermakna sifatnya dua (2).
Se umpama musyahadah,itu pun dua (2) lagi hukum nya
Dan jika lagi syuhud,itu pun masih ada dua (2) kehendaknya
Seperti rasa yang di rasa dan merasa pun itu masih dua (2) laku nya
Seperti mencintai dan di cintai hendaknya semua itu masih dua (2) belum lagi ESA
Sekalian sifat itu,pada ikhtibarnya dua (2) juga
Seperti ombak pada lautnya belum kembali ke kaut
(silahkan di kaji)
DAN :
Apabila ombak dan laut sudah menjadi satu
Muqqabalah pun tidak,musyahadah pun tidak
Maka......" hanya fana dengan fana jua ada nya
Tetapi....!! jika fana itu pun,jika di ketahuinya
Maka...." belum ....! belum bertemu dengan fana nya
Karna lagi ingat akan fana nya,itupun masih lagi dua (2) sifat
Tidak mungkin ombak bercerai dengan laut (dzat)
Dan mustahil laut (dzat) tidak "LAISYA KAMISLIHIN SYAI'UN" pada ombak
(silahkan di kaji agar faham)
Ibarat syair :
Jalan orang birahi (kekasih allah) yang wasal (sampai) kepada kekasihnya
Dan orang itu,satu pun tidak di lihatnya kecuali wajah allah
Segala orang yang melihat itu,dan alam pun tiadalah di lihatnya kecuali wajah allah jua
Yang ada hanya allah ta'ala jua adanya
Jangan ada semata-mata , inilah jalan KAMIL
Jangan bermuka dua (2), inilah sebenarnya WASIL
Karna wasil itu,bukan dua (2) tetapi ESA
Barangkali syak dan yakin tiadalah ada padanya. maka.. wasil lah ia
Namanya ilmu yakin itu,mengetahui dengan yakin
Ainul yakin itu,mengetahui dengan yakin
Dan haqqul yakin itu,sebenarnya yakin
Yakin adanya diri,dengan adanya tuhan allah ta'ala yang ESA
NB :
apa bila si hamba sempurna fakirnya,maka....! ia itu allah dalam pentajalian nya, bukan tuhan dan bukan yang di pertuhan kan, jalannya adalah jalan karna allah ta'ala, dan hidupnya karna allah ta'ala jua adanya
wabillahi taufik wall hidayah,wassalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar