Laman

Sabtu, 31 Januari 2015

kafir atau kufur kepada allah ta'ala


BISMILLAH HIRRAHMAN NIRRAHIM
============================

assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Seorang hamba akan kafir atau kufur kepada allah ta'ala jika allah ta'ala menutup pendengaran, penglihatan, dan hatinya terhadap kebenaran (AL-HAQ),maka tempat atau kedudukan seseorang tersebut itu berada dalam kegelapan yang artinya tidak ada sama sekali Nur Allah ta'ala walau setitik cahaya pun.

Bagaimana ini bisa terjadi……???

ini bisa terjadi karena, misalnya :
kita tau mencuri itu salah,oleh karena kita beranggapan bahwa mencuri sudah ketentuan dari allah ta'ala dan datang nya dari allah ta'ala kita tetap mencuri
lalu timbul pertanyaan

apakah kita akan hidup dengan terus mencuri dan membiarkan diri yang sebenarnya tetap dalam kegelapan tampa ada upaya untuk taubat agar Nur Nya allah ta'ala itu ada……?

jawaban nya : tentu tidak mau

Kembali……!!!
===========

Adanya cahaya dalam hati atau deria si hamba tsb, apa bila sempurna syahadat nya,maksutnya tidak syirik dan ia taat kepada allah ta'ala,apa bila Nur allah ta'ala telah terpancar dalam hatinya maka bermula lah "UBUDIYYAH" (kehambaan) kita berdasarkan sunah Rasull

pernyempurnaan syariat dalam ubuduyyah adalah langkah pertama dalam menuju ma'rifattullah,dalam hal ini saya ambi contoh pada diri sekalian termasuk para wali (khalifah) allah terdahulu
Walau kedudukan pawa wali allah ta'ala itu tinggi di sisiNya,mereka tetap di atas jalan syariat yang kuat serta mereka bersyukur kepada allah ta'ala atas nikmat dan hidayah ini sebabkan mereka faham akan sekalian perbuata milik allah ta'ala semata-mata dan sekaliannya bermula dengan allah ta'ala dan berakhir dengan allah ta'ala jua

Wabillahi taufik wallhidayah,wassalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar