Laman

Sabtu, 31 Januari 2015

BERTEMU PUN TIDAK dan BERCERAI PUN TIDAK"


BISMILLAH HIRRAHMAN NIRRAHIM
----------------------------------------------------------------

Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Bermula adanya diri bukti adanya allah ta'ala, lalu di manakah allah yang ada dalam diri itu.....?

allah ta'ala berfirman yang artinya :

"Aku berkata-kata dalam dada (kalbu) manusia"

silahkan kaji dan fahami maksut ayat tsb.

KITA KEMBALI PADA PEMBAHASAN.........!!!
----------------------------------------------------------------------------

Ibarat kata syair :

Gelas kaca dan beningnya air minum
Maka serupa ia kedua-dua nya dan sebagai pekerjaan nya
Maka bahwasan nya minuman tiada dengan piala
Dan bahwasan nya piala tiada dengan minuman

Jika demikian kalimat syair itu...! mengapa memandang seperti ombak dan laut pada hal ke dua-dua nya esa jua ada nya......?

karna :
meskipun warna kaca piala dan air minuman itu esa arti nya tidak dapat di bedakan, akan tetapi kerja dari dua nama itu berlainan. Ibarat kata syair :

Asal nya satu jua tapi warna nya terbagi-bagi.
Rahasia ini bagi orang yang tau jua dapat memakainya.
Birahi dan yang birahi dan yang di birahikan itu ketiga-tiga nya esa jua.
Apa bila pertemuan tiada lulus,perceraian di mana kan ada.

Mengapa di kata bertemu dan bercerai itu dua...?
Hendak nya pada alim (yg mengetahui) hakikat nya tiada dua
Seperti ombak dan laut pada zahir nya esa jua ada nya.
Tetapi BERTEMU pun tidak dan BERCERAI pun tidak
Di dalam nya tiada dan di luar pun tiada

(hati-hati) dalam syair itu ada kalimat "BERTEMU PUN TIDAK dan BERCERAI PUN TIDAK"
sebab kalimat itu sesuai dengan dalil :

"Janganlah kamu berfikir tentang dzat ku,tetapi bernalar lah akan ciptaan ku "

Jika seperti itu penjelasan nya, lalu timbul sebuah pertanyaan.mana kebaktian terlebih pada tuhan......???

Jawaban nya adalah seperti firman allah ta'ala yang artinya :

" Sembahyang yang di dalam nya tiada lain selain dari pada ku,dan yang menyembah itu ghaib "

(fahami baik-baik agar kalian tidak sesat)

Apa hakikat dari firman allah ta'ala tsb....???

Jawaban nya adalah : Nyata lah dari pada diri yang di sembah itu pun jua allah dan yang menyembah itu pun jua allah adanya karna hak allah ta'ala

Ibarat kata syair :

Tiada yang mengenal allah,hanya allah jua ada nya yang mengenal
Tiada yang mengetahui allah,hanya allah jua ada nya yang mengetahui
Orang yang wasal (sampai) itu,seperti orang yang duduk kesal
Tauladan nya di ceritakan dari percerai an nya
Seru dan tangis nya,sehingga jadi harum
Dari pada wasal (sampai) terhenti oleh nya

Maka dari pada itu
Aku seperti katak tinggal di dalam laut
Jika aku buka mulut,niscaya akan di penuhi air (fitnah)
Jika aku diam,niscaya matilah aku dalam percintaan ku (tiada manfaat)

fahami baik-baik syair itu

KEMBALI LAGI.........!!!
----------------------------------------

Janganlah di cari tiada akan di peroleh,Jika di pandang tiada di lihat, karna perbuatan kita seperti angin di laut,jikalau berhenti angin,ombak pulang pada asalnya yaitu laut

Ini bermakna :

Bagi orang yang sudah sampai puncak pengenalan sempurna maka ia seperti angin berhenti (tiada nafsu) yang artinya segala perbuatan yang tidak di sertai dengan nafsu yang buruk.akan tetapi segala perbuatan nya yang baik itu akan kembali pada allah.

Wabillahi taufik wallhidayah,wassalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar