Laman

Rabu, 05 April 2017

HAKIKAT KATA KUN ALLAH


ASSALAAMU 'ALAIKUM WA RAHMATULLAAHI WA BARAKAATUH...
*
Ikhwani...
*
Ketahuilah...
Allah Subhanallahu Wa Ta'ala menciptakan segala sesuatu, cukup Ia- mengatakan " KUN " maka jadilah sesuatu Sifat yang berbentuk Makhluq...
*
Nah... Jadi, pada siapakah Allah Ta'ala menyampaikan kata " KUN " itu pertama kalinya?
Sehingga terwujudlah sesuatu bentuk sifat atau alam ciptaan-Nya. Berbagai bentuk dan dimensi ruang dan waktu.
*
PERTAMA : ini menentukan Tauhid kita kepada-Nya.
Salah menjawabnya, maka salah pula arah Tauhid kita...
*
JAWABAN :
*
Sesuatu yang belum ada kepada ketiadaan bahwa Allah berfirman : " KUN " Itu kepada ketiadaan.
Lalu ketiadaan menjadi ada, menjadi ciptaan.
Maka saat itu juga lunturlah Tauhid kita sebab : Jawaban itu berada pada saat awal itu ada dua yang wujud yang ada yakni :
" ALLAH DAN KETIADAAN " ada dua : Ada Allah, ada ketiadaan...
*
Apalagi jawaban seperti ini, Allah berfirman kepada sebuah ciptaan, lalu menjelma menjadi ciptaan- ciptaan yang lain.
Jawaban seperti ini lebih tidak bertauhid lagi.
Sebab :
Saat awal itu, terang- terangan ada dua wujud yang ada yakni :
" ALLAH DAN CIPTAAN-NYA "
Jadi ada dua pada saat awal itu...
Jelas sekali saat itu pula runtuhlah Tauhid kita...
*
*
Ikhwanil Muslimiin...
*
Tauhid meng-isyaratkan bahwa : Yang awal sebelum adanya ciptaan, hanyalah semata- mata Dzat Tunggal yang Satu. Ketiadaan pun tidak ada. Satu ciptaan sekecil apapun tidak ada.
Yang ada hanyalah :
" DZAT WAJIBUL WUJUD SEMATA "
*
*
" Allah menciptakan langit dan bumi. Dan jika Dia- berkehendak atas segala sesuatu, maka Dia-hanya mengatakan kepada-Nya " KUN "
Lalu Jadilah ia "
(Al-Baqarah : 117).
*
*
berbagai terjemahan Al-Qur'an, dan juga pembahasan tentang Ma'rifat, selalu Allah mengatakan pada siapa Dia- berkata Kun itu? Adalah kepada-Nya sendiri dengan sekecil apapun artinya :
" Saat berkata " KUN " Allah berkata kepada sesuatu selain daripada-Nya sendiri.
Maka, dengan jawaban beginipun lunturlah Tauhid kita...
*
Sebab itu, orang bertauhid akan menjawab pertanyaan pertama Sebab itu, orang bertauhid akan menjawab pertanyaan pertama bahwa :
" Sabda Kun " itu ditujukan kepada Dzat-Nya sendiri.
Karena memang saat itu hanya Dzat-Nya saja yang " Ada "
Yang wujudnya sendiri.
Tidak ada siapapun yang ada saat itu kecuali :
Hanya Dzat-Nya lah yang " Ada " Wajibul Wujud...
*
*
" Engkau-lah Dzat yang mendahulukan.
Tidak ada Tuhan selain Engkau "
Terjemahan dari Sunan Tarmidzi...
" Pada permulaan, Allah saja yang ada dan tidak ada apapun bersama-Nya "
( Hadits Shahih Bukhari )...
*
*
Dia- hanya mengatakan kepada-Nya :
" Jadilah " Lalu jadilah ia (semua ciptaan) "
*
Inilah Jawaban yang tepat bagi orang yang benar- benar tingkat Tauhidnya,
bukan asal menjawab, tetapi kita perdalami inti Tauhid itu, baru kita mampu mencapai tingkat Ma'rifatnya.
Karena Tauhid itu merupakan Ruhnya Ilmu Ma'rifat.
Jangan berma'rifat saja kita ketahui, tetapi Ruh intinya Tauhid itu, mesti kita fahami.
Karena Untuk mencapai disisi Allah Ta'ala haruslah melalui penyucian hati. Agar hati dan jiwa kita mampu membuka Dinding diri yang selama ini tertutup oleh kabut hitam yang menyelubungi qalbu. Karena hati tempatnya Nur, agar hati terang dan mudah membuka pintu itu.
Itulah Ruhnya Tauhid.
¤¤
¤¤
Nah... Cukup sampai disini dulu pembelajaran hari ini, agar kita benar- benar untuk mengenali apa arti hidup? Karena hidup ini, butuh bimbingan.
Bimbingan itulah Ilmu bermanfa'at, agar jalan hidup itu tidak tersesat...
*
RABBANAA AATINAA FID DUNIYYA HASANATAN WA FIL AAKHIRATI HASANATAN WA QINAA 'ADZAABAN NAARI
*
*
AAMIIN...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar