Laman

Rabu, 05 April 2017

~ KEBERADAAN ALLAH ~

Ikhwani....
.
Ketahuilah kalian...
Sesungguhnya keberadaan Allah itu telah ada dialam ini.
Hanya kebanyakan manusia tidak memahaminya.
Hakikatnya adalah kita didalam Diri Allah, bukan Allah didalam diri kita.
Kenyataanya ialah :
adanya wujud alam dan manusia.
Inilah ruang dan waktu bagi manusia.
Ingat!!
Allah bukanlah dikatakan ruang dan waktu, tetapi- Dia- melingkupi ruang dan waktu...
.
Maka dari itu :
Dia Maha mengetahui segalanya.
Maha melihat segalanya.
Dia Maha Esa dalam lingkupan-Nya.
Segalanya terhubung kepada pengetahuan-Nya.
Itulah Dia :
" ILMU WAL 'ALIMUN "
Tiada yang terlepas dari sangka-Nya.
Karena segalanya ada digenggaman-Nya.
.
Wujud kita adanya adanya Wujud Allah.
Berdiri kita adanya yang Maha berdiri sendiri.
Rupa kita adalah sifat dari Laisya-Nya.
Karena rupa kita tidaklah sama.
Inilah pembuktian bahwa Dzat Rupa kecantikan-Nya tidaklah sama dengan makhluq-Nya.
Makanya Dia-lah bernama : " LAISYA KAMISLIHI SYAI'UN "
.
Jadi...
Kehidupan kita, kematian kita, kuasa kita, kehendak kita pengetahuan kita, pendengaran kita, penglihatan kita, dan perkataan kita...
Semuanya terhubung kepada-Nya.
Makanya kita semua, tiada terlepas dalam pengetahuan yang lebih maha mengetahui.
Dia Dzat awal...
Puncak segala menjadi ada...
Dia Dzat awal Tunggal,..
Ke-Tunggalan Dzat mengadakan atau menciptakan awal mula kehidupan yang bernama sifat-Nya.
Dari Sifat-Nya lah adanya perkembangan baru.
Perkembangan ini awalnya dari sifat kasih- sayang-Nya yang dinamakan Nur terpuji.
Sebagai pujian bagi-Nya.
Untuk mengenal kebesaran dan kekuasan Dzat-Nya atas Sifat terpuji-Nya
itulah Nur Muhammad yang Dia beri nama pujian-Nya kepada dzat-Nya.
Awal inilah baru ada perkembangan jadi, lalu terjadi sifat yang banyak dalam kesatuan-Nya..
Namun Dzat Maha suci tetap Satu dalam kesatuan-Nya...
.
Perkembangan inilah dinamakan makhluq.
Segala sifat makhluq yang banyak inilah, wajib mengetahui hakikat ke- Esaan..
Karena Yang Esa inilah yang mengadakan perkembangan...
.
Semuanya dalah lingkup didalam diri Allah.
Yang banyak ini wajib mengetahui hakikat satu. Dan satu inilah hakikat-Nya yang mengetahui yang banyak...
Maha satu ini menerima segala yang banyak.
Dan yang banyak menghubungi yang satu.
Wajib mengenal dan wajib mengetahui hakikat satu.
Dia-lah Dzat Allah yang melingkupi segala ruang dan waktu,
melingkupi segala sesuatu...
Semuanya berada didalam diri-Nya...
Inilah keberaan adanya Dzat Yang Maha suci.
Segalanya wujud Allah. Karena Allah adalah wujud kenyataan adanya alam dan makhluq.
Semuanya bernama Allah.
Semua semesta dan diri makhluq menyebut Allah. Tandanya adanya Dzat Maha Qadim disebalik nama Allah itu tadi...
Seluruh alam dan makhluq memuji nama-Nya.
Maka semuanya lingkupan Asma Allah yang berdzikir didalam diri Allah Ta'ala...
.
.
Semoga kita bertambah yakin bahwa Allah itu ada kenyataan-Nya.
Karena kita didalam lingkupan Diri-Nya.
Inilah Maqam Tauhid Qadim...
Pandanglah yang satu kepada yang banyak.
Pandanglah yang banyak hakikatnya adalah satu...
.
Lebih dan terkurang...
Mohon Ma'af yang sebesarnya..
Salaam Hiyas Salaam....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar