Laman

Selasa, 11 April 2017

CARA MENJAGA NYAWA KETIKA TIDAK BERDAYA

Assalaamu 'Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh...
.
Alhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin.
Wash shalaatu Wassalaamu 'Alaa Sayyidinaa Muhammad
Wa 'Alaa Aalihi Wa Shahbihi Ajma'iin...
.
Ikhwani...
.
Kita selalu dibelenggu Nafsu, hingga kita kadang lupa akan ruh kita sendiri. Raga kita atau Diri zahir kita ini, memang diliputi kelalaian dan kelupaan. Nafas kita berhembus siang dan malam, padahal sama sekali kita tidak mengerti apa itu hembusan.
Dengan menghirup Udara, adakah kita sedetik saja ingat akan ruh(Nyawa)??

.
Ikhwan...
.
Nyawa kita itu tidak ada putusnya, dan terus- menerus menerima Anugerah Ilahi.
Karena Nyawa Adalah :
Limpahan daripada Ilmu-Nya Allah Ta'ala Yang Maha Qadim, penuh kasih dan sayang-Nya.
.
Jangan putuskan ia dari keinginannya kepada Rahasianya.
Jalani amaliah hingga sampai munculnya kehendak itu.
Karena tiada lain tempatnya untuk menjatuhkan kehendak melainkan kepada kita.
Peliharalah Ruhani kita dengan melakukan :
.
AMALAN HATI.
.
Menghindari timbulnya Niat untuk melakukan perbuatan segala kesalahan apapun.
Selalulah berbuat baik, rendah hati, mema'afkan kesalahan seseorang, melupakan sifat pendendam, ikhlas, sabar dan hati selalu tenang dan penuh Selalulah berbuat baik, rendah hati, mema'afkan kesalahan seseorang, melupakan sifat pendendam, ikhlas, sabar dan hati selalu tenang dan penuh harapan.
.
.
AMALAN NAFSU.
.
Sabar dalam segala bentuk ujian, serta tabah penuh penyerahan diri.
Kembalikan diri dengan berbanyak Istighfar.
Dahulukan keperluan orang lain yang apa saja yang kita bisa bantu.
Kerjakan tanpa meminta imbalan apapun.
.
.
AMALAN RABBANI.
.
Hening...
Hening...
Teguh.
Kuat serta yaqin.
Hening lagi...
Pemusatan latihan cipta.
Berbanyaklah Shalat Da'im.
Selalu menyendiri dalam kesunyian tanpa siapapun.
.
.
AMALAN HIDUP.
.
Selalu membiasakan dengan Nur Muhamad.
Zahir dan Batin, bertubuh Ruhaniah saja.
Inilah yang tidak akan mati hanya kembali.
Artinya :
Matikan dirimu bukan mati benaran.
Tapi meleburkan kealam Ruhani.
Cuma mengembalikan diri atau melihat diri sebenar diri dari sebelum mati benaran.
.
Ruh yang belum bisa meninggal, akan kembali kepada Nur Muhammad. Karena apa?
Karena lagi menunggu hari perhitungan.
Cobalah lihat pengertian kembalinya perjalananCobalah lihat pengertian kembalinya perjalanan jiwa.
Tidak ada yang bisa kembali.
Semuanya akan pasti kembali dan dikembalikan.
Artinya :
Kembali kepada Haq Allah Ta'ala.
Dan dikembalikan lagi semula ruh kita kepada dirinya sebenar dirinya sampai kapanpun.
.
Nah cukup sampai disini, semoga kita benar- benar bisa menjaga diri dan jiwa kita, agar ia kembali dalam perjalanan dengan ketenangan.
Lebih dan terkurang, mohon ma'af yang sedalamnya.
Akhirul Kalam :
.
.
Wassalaamu 'Alaikum
Warahmatullaahi
Wabarakaatuh...
Aamiin...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar