Laman

Selasa, 11 April 2017

INTI MA'RIFAT


Assalamu 'Alaikum Wa Rahmatullaahi Wa Barakaatuh...
¤
Ikhwanil Muslimiina RahimakuIkhwanil Muslimiina Rahimakumullaah.....
¤¤
Ketahuilah kalian semua....
Intinya Ma'rifat itu adalah Mengenal Diri yang sebenar- benarnya.
Bahwa kita berasal dari Allah (Qadim) dengan Kalimat :
¤
" INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI'UUN "
¤
¤
Tiga Faktor yang penting dalam kema'rifatan adalah :
¤
PERTAMA : LAA TA'YIN
Belum ada ketentuan- AHADIYAH...
Maha Tunggal Dzatul Buhti.
Dzat Yang Kekal...
¤
¤
PENJELASAN BEGINI :
¤
Disini Allah Ta'ala diumpamakan Laut yang tidak ada bergelombang....
Dia-lah Dzat Tuhan Yang Maha Suci Dan Maha Tinggi.
Tidak ada Martabat lagi diatasnya, bahwa :
Manusia Telah ada semenjak dahulu.
Dan tidak ada terpisah dengan Tuhan-nya.
Kita telah ada dan berada didalam rahasia semenjak dahulu sebelum terciptanya apa- apa.
Hanya kosong.
Hanya alam rahasia Tuhan dan hamba-Nya saja didalam Ilmu-Nya.
Namun belum ada nampak. Maka :
Kita belum dinampakkan-Nya. Cuma bersifat rahasia didalam rahasia-Nya.
¤
Jadi...
¤
Semenjak " Laa Ta'yin ", Manusia sudah tetap didalam Rahasia-Nya. Tetapi belum ada pengakuan apa- apa.
Karena memang belum Nampak dan belum ditampakkan..
¤
¤
KEDUA : TA'YIN AWAL.
Ketentuan yang pertama- WAHDAH...
TUNGGAL.
Hakikat Muhammad yakni :
Asal Mulanya segala menjadi ada dan tersedia.
¤
¤
PENJELASANNYA BEGINI :
¤
Disini Tuhan memperlihatkan Diri-Nya. Maka diperlihatkanlah Diri manusia itu dahulu didalam Diri-Nya sendiri.
Seraya melihat dan berkata :
¤
" ALASTU BIRABBIKUM ?? "
¤
Maka dijawablah dengan :
" BALAA SYAHIDNA "
¤
Setelah pengakuan itu terjadi, Maka Tuhan ber-Firman :
" Saat ini AKU- mengambil empat Anasir dari Tubuhmu...
KU- Jadikan Alam agar engkau menetap kelak "
¤
Maka kita menjawab dengan Kalimat :
¤
" LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHI "
¤
Setelah itu, diambillah dari Rahasianya dijadikan Api...
Dari Ruhnya dijadikan Angin...
Dari Hatinya dijadikan Air...
Dari tubuhnya dijadikan Bumi (Tanah)...
¤
Maka... Jadilah Alam semesta dengan segala isinya...
Selanjutnya " TITIK "
Ini berkembang menjadi " BANYAK "
Tumbuh dan besar lalu menjadi " ALIF "
¤
¤
KE-TIGA : TA'YIN TSANI.
Ketentuan kedua- WAHIDIYAH...
Men-Tauhidkan Hakikat Adam yaitu :
" MANUSIA "
Asal mula manusia...
¤
¤
PENJELASANNYA BEGINI :
¤
Disini Allah seumpama laut dengan Gelombangnya...
Sesungguhnya Allah-Tuhan Yang Mah Suci dan Maha Tinggi diumpamakan : " LAUT " Sedangkan semua yang ada diumpamakan : " GELOMBANG "...
¤
Adapun Gelombang itu :
Tiada terpisah dari laut adanya bahwa :
Ke- Tiga Martabat diatas... Ke-Tiganya adalah : " QADIM "
Yang terdahulu maupun terkemudian hanyalah gelarannya saja, bukan karena waktu...
¤
Ketika kita mengatakan : Ahadiyah (Maha Tunggal)
Wahdah ( Tunggal )
Wahidiyah (ManunggWahidiyah (Manunggal)...
Atau..
Ketika kita mengatakan :
Laa Ta'yin ( Belun tentu)
Ta'yun Awal (Sudah tentu)
Ta'yun Tsani (Ketentuan berikutnya)...
Maka..
Ke-Tiga Martabat itu adalah " QADIM "
Sedangkan yang awal dan akhir, hanyalah perkataan saja, bukan karena waktu...
Namun karena sesungguhnya...
Laut yang tiada bergelombang, disitu juga terdapat satu " Titik " Gelombang...
Maka dari " Titik " itulah Berkembang menjadi " Banyak "
itulah yang dinamakan :
" ALIF "
Pada Hakikatnya adalah :
" SATU JUGA "
Namun tetap Tiga dalam sebutannya......
¤
¤
Wahai Kaum Muslimiin...
¤
Mengertilah kalian semua...
Tentang perkara ini dengan teliti dan benar- benar memahaminya...
Ini sudah jelas ana uraikan...
¤
Jadikanlah dasar pegangan didalam hati nurani kalian bahwa :
" Tiada terpisah kita dengan Allah...
Dari awal yang tiada awalnya hingga akhir yang tiada berakhirnya...
Inilah SATU...
Satu pemahaman Ma'rifat yang sempurna...
¤
¤
Ikhwani...
Semoga kalian semua benar- benar ikhlas dalam beramal.
Ridha dalam kepasrahan...
Semua itu adalah Karunia Allah kepada kita...
Karena Dia- Memang Sifat Ar-Rahmaanu...
Ar-Rahiimu...
Maka keluarkanlah kesadaran itu didalam perasaan kalian,
kelak kalian mencapai klimaks keni'matan disisi-Nya. Itulah Ni'mat Iman sejati sebagai hamba yang dicintai-Nya.
¤
Dan semoga Allah melapangkan hati kalian untuk selalu menerima kesyukuran, bahwa Ni'mat Imanlah yang menjadi diri kalian mencapai Derajat Taqwa.
Dan dimuliakan disisi-Nya.
Terlebih dan terkurang, mohon ma'af yang sedalam- dalamnya dalam penyampaian Da'wah Tauhid yang bukan pada tempatnya, maka dari itu, Ana mohon dima'afkan...
.
Akhirul Kalam :
.
ASSALAAMU 'ALAIKUM WA RAHMATULLAAHI WA BARAKAATUH...
.
Aamiin@
Aamiin@
Aamiin Allaahuma Aamiin@....

-----------------------------------
  Hakikat " Titik " dan "Alif adalah " KOSONG. Maka " (O) itulah yang dinamakan " LAISYA " yang bernama : WAJIBUL WUJUD.... Tajali-Nya Sendiri menjadi " NUR MUHAMMAD " Bernama "TITIK ZARAH "... Dari Titik itulah menjadi " ALIF " Yakni terjadinya " 'AALAMIIN "... Kosong = artinya hilangkan segala yang ada, lalu turunkan Nafas kalian. Lalu tahan.. Artinya berhenti sejenak, inilah disebut " KESEMPURNAAN SYAHADAT, Baru terasa adanya denyuk nadi kita.. TITIK adalah : Rahasia pada Nabi kita yakni " NUR SALASIYA..." Yang lebih terahasia lagi adalah : 2 Nama 1 wujud yaitu : RAHASIA TITIK dan KOSONG., Itulah Ujud adanya..... ALIF waktu keluar nafas kita yakni keluar kata " AAA " inilah QUDRAT DAN IRADAT-NYA yan bernama " ALLAH YANG SEMATA- MATA. Asma dan Sifat namanya. Artinya : yang kita Ucapkan Nama Tuhan dan perbuatan dengan Iqrar lidah, gerak nafas waktu keluar. Itulah Af'al. Tingkah semua itu adalah tingkah laku-Nya juga bila kita menafikan perbuatan tubuh dan meng-Isbatkan batin yakni melebur menjadi kosong, maka perbuatan itulah Allah jua namanya.
-----------------

tanya;
AssaLamu'aLaikum warahmatullahi wabarakatuh Mbah Guru. ....mohon di izinkan bertanya; dalam hal "masuk dan keluar nya" NAFAS. ....
Apakah sama "jalannya"
Misal NAFAS yg keluar melalui MULUT Apakah sama dg yg melalui HIDUNG?

Terima kasih mbah. ...

 -------------------

 Dzikir nafas adalah dg gerak lidah dan dg gerik hati melalui lantunan pertafasan. Ada yang keras suara dzikirnya yakni dzikir orang awam yang lazim saja yaitu : Lantunan kalimat " Laa Ilaaha Illallaahu " terus diucap dg nafas biasa. Sedangkan dzikir yang diam tanpa suara hanya cukup lantunan kalimat pendek saja yakni ' tarik Nafas, ucapkan 'Allah, lalu hembuskan nafas yakni ' Hu ' ini namanya dzikir Anfas bagi yang bertariqat.. Sedangkan tanpa bunyi suara adalah dg isyarat hati saja dg jalan jiwa melalui tarikan hidung saja tapi mulut dan lidah diam... Lantunan hati dan jiwa yakni... ' Hu' biar panjang sampai keperut, tahan ' lalu Isbat Batin.. Ini namanya' Dzikir Tanafas bagi orang maqam hakikat. Dan zikir yang rahasia melalui rasa dg Gerak rasa, yakni Ruh yang berdzikir. Caranya mematikan diri, artinya melebur diri zahir kediri Batin. Menghilangkan diri dari segala ingatan dunia mini. Inilah Isbat diri zahir menjadi diri batin dg dzikir Nufus yakni " Ah " inilah Dzikir Ma'rifat melalui hidung kejantung. Karena kejantung merupakan tempat Nur Qalbu. Disitulah jiwa... Jadi hakikatnya Nafas adalah yang keluar adalah Muhammad zahir dan Masuk adalah Allah batin. Jadi sifat nafas adalah angin. Dan angin hakikatnya ruh yang keluar masuk nafas dari hidung... Semuanya kelakuan Allah jua kepada Muhammad... Maka Nafas itulah ruh, ruh diri kita menjadi hidup, hidup kita menjadi bergerak pada kita menjadi nyawa pada kita yang keluar masuk nafas setiap saat.. Tidak ada ruh, maka tidak ada nafas. Nyawapun tidak hidup, maka ruh lah kunci pertama pada diri. Karena ruh adalah kehidupan tubuh, makanya menjadi hidup dan bergerak. Lihatlah gerak nafas kita yang keluar masuk. dari hidung juga mulut. Itulah tanda adanya kehidupan pada diri manusia, adanya nafas. Nafas itulah gerak dari Ruh itu sendiri.

--------------- 
  Kentut itu dari pencernaan unsur luar yamg masuk kedalam. Dikarenakan ada daya tarikan sari pati makanan. Jangan disamakan kentut itu dg ruh. Ruh adalah unsur kehidupan didalam tubuh kita, lalu menjadi hidup seluruh sendi- sendi organ tubuh. Maka yang dinamakan jasad yang mempunyai rongga mulut dan hidung menjadi adanya gerak nafas... Jika kita fahami tentang angin diluar tubuhpun bisa masuk angin didalam rongga organ usus. Itu disebab kembung, lalu menguap didalam usus perut dan menyebab bau dikarenakan pencernaan sari pati makanan. Hakikatnya hidup itu yang disebut untuk nafas dikarenakan adanya unsur Ruh yang berpungsi pada aliran tubuh. Jadi hakikat itulah yang dinamakan Diri batin yang hidup. Tiada yang lain selain Ruh itu sendiri merupakan kehidupan hingga adanya Nafas.

 ------------------
  Kembali dari asal yakni zahir dan bathin... Asal Alif daripada Bapak atau Haq Allah, lalu jadi tubuh kita. HAQ ALLAH Adalah sudah diterima oleh Ibu. Itulah kenyataan kita yang ada saat ini. Itulah Nama awal kita nama asal kita yakni Alif. Alif itupun nama Allah juga. Jadi nama yang punya memuji nama. Itulah rahasia kita dengan Allah, tidak terpisah.. Jadi yang berkata dan yang bersuara yakni " NUR SALASIYA " inilah nama Allah yang sangat terahasia. Inilah yang menggenapkan 99 Asma Allah menjadi 100 = 1 yaitu ( ..'..)
 -------------------

 Yang meminta diajari atau secara lewat batiniah mesti dari Mursyid. Dari sang Gurulah yang memberi ilmu nya kepada yang diberinya...baru ada keberkahan ilmu yang ia pelajari, baru di ijazahkan.,..

-------------------------- 
Jika telah memahami rahasia ini, maka diamlah. Jika diam maka simpanlah jangan sangsi dan ragu. Baru ada iman namanya. Jika yakin dan mantap, maka amalkanlah. Tetapi bila kurang memahaminya, maka yang ditanyakan itu tidak perlu bertanya, cukup mendengar dan menyimak.
---------------------------------
 
Dzikir dalam pandangan syari'at adalah mengingat Allah dg cara dzikir Asma yakni " Allah yang diucapkan dg lidah kita yg digerak oleh bibir disertai dg hati kita. Dzikir dalam pandangan ilmu Tasawuf adalah satu panggilan seluruh anggota tubuh dg tujuan untuk menyucikan hati dg usaha untuk mengembalikan diri sebenar diri kpada Sang pemilik Diri. Berdasarkan Firman Allah Ta'ala " ILLAA BII DZIKRULLAAHI BAYANUL QULUUB " Artinya : Dg mengan mengingat Allah-Lah mampu menyucikan Hati. Qur'an Ar-Ra'du : 28...... Dzikir bisa diamalkan orang yang berhakikat dan berma'rifat adalah Dzikir Af'al, dzikir Asma, Dzikir Sifat dan dzikir Ma'rifat. Cara dzikir " HU " Dzikir Sifat dan dzikir asma " Allah " adalah : hendaklah dimulai dg kalimat " HU " Dari pusar kita, lalu tarik nafas keatas sampai kepala. Tengadahkan kelangit- langit dalam mulut..... Lalu hembuskan kuat dg kalimat " Allah " dg tenaga kearah pusar. Tahan sejenak. Dan biarkan menular sampai kedenyut jantung. Sebutkan kalimat " HU- ALLAH " dg jelas. Jangan cepat, serta ikuti Mahrajnya dan benar... Selama mengucapkan kalimat " Hu ", hendaklah panjang ucapan " HU" nya . 2 alif 4 harkat. Tarik nafas sampai habis hingga terhenti dipusar. Tahan, diam sejenak. Lalu hembuskan dg kalimat asma yakni " ALLAH '' panjangkan ucapan Alla...h dg 4 harkat juga. Sampai kepusar. Tahan nafas. Sehingga dapat menyebut seberapa banyak HU ALLAH dalam satu nafas. Dilakukan nyaring bagi kita sendiri lewat mulut. Tetapi perlahankan secara berangsur2 sehingga tertutup mulut. Bunyi suarannya tidak kedengaran dikalimat dimulut. Dan berdzikirlah ' Hu Allah didalam hatimu. Berdzikir berulang2 didalam hati dg mengosongkan alam fikiran. Fana. Fokus pada kalimat yg diucapkan tadi sehingga nama-NYA tadi yg didzikirkan membuat dan menciptakan alam bayangan hidup didepan matamu. Sebelum berdzikir nafas berdoalah dulu dg Ta-A'udz. Yakni : A'uuzubillahi.... Lalu " Laa Ilaaha illa Anta Subhaanaka Innii Kuntu Mizh Zhaalimin " lalu lafadzkan " Allaahu Salaamun Hafizuun Waliyyuun Yaa Muhaimuun... Allah yang maha ketentraman, maha pemelihara. Maha pelindung. Dan Maha penjaga Hamba-Nya yang beriman.. Ingat! Dzikir 'Hu' diucap dalam hati dg keadaan fana (kosong) lewat perantaraan tarikan nafas sampai keperut dan tetap keras perutnya biar nafas tak keluar. Tahan... Dalam bahas tenaga ilmu dalam adalah metode pemusatan power lahiriyah dalam perut. Karena perut adalah sumber daya energi kekuatan manusia secara zahiriah dan batiniah. Secara hakiki dzikir Hu sebenarnya pada pusat perut dg perantaraan cahaya nafas yang sangat berharga bagi kita. Begitulah caranya Afwan @November Rain, semoga ada manfa'atnya buatmu.
-----------------------
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar